home -> Unik -> 10 Reptil Yang Aman Untuk Dijadikan Peliharaan
16 Mei 2021 19:37

10 Reptil Yang Aman Untuk Dijadikan Peliharaan

Oleh serba_tahu dalam Unik pada April 16, 2021

Banyak jenis hewan yang kini mulai dijadikan opsi sebagai hewan peliharaan. Jika kucing, anjing, kelinci, sudah biasa, kini orang-orang sudah beralih dengan hewan yang lebih unik dan eksotis yakni reptil. Reptil sendiri ada banyak lagi contohnya. Kadal, ular, dan tokek hanya sebagian kecil dari jenis reptil yang kita ketahui yang bisa dijadikan peliharaan. Kalau kalian tertarik untuk mencoba memelihara reptil, ada beberapa hewan yang bisa kalian jadikan bahan pertimbangan. Tak perlu khawatir karena reptil ini juga masih bisa ditangangi bahkan oleh mereka yang masih pemula di dunia reptil.

10. Crested Gecko

Crested Gecko

Kalian semua sudah kenal dengan yang namanya gecko? Gecko termasuk salah satu jenis kadal dengan ukuran yang lebih kecil. Mirip seperti cicak tapi lebih besar. Gecko sendiri termasuk hewan yang unik sehingga banyak orang yang tertarik untuk memeliharanya. Ada banyak jenis gecko, yang pertama-tama mungkin cocok untuk kalian adalah jenis Crested gecko.

Crested gecko merupakan gecko asli dari New Caledonia, sebuah kelompok pulau yang berada dekat dengan Australia. Seperti gecko pada umumnya, Crested gecko sangat suka memanjat, jadi pastikan kalian membuat kandang yang cukup tinggi, hangat, dan juga lembap. Tidak perlu pencahayaan khusus karena gecko aslinya adalah hewan malam.

9. Argentine Black and White Tegu

Argentine Black and White Tegu

Apabila kalian ingin mencari reptil yang mudah untuk dirawat, bisa mencoba untuk memelihara Argentine black and white tegu. Kadal tegu ini berwarna hitam dan putih ini banyak ditemukan di Amerika Selatan. Mungkin satu-satunya hal yang perlu kalian perhatikan adalah ukuran dari kadal tegu ini.

Kadal Argentine black and white tegu bisa tumbuh hingga sepanjang 120 cm. Kalau kalian merasa ukuran ini tidak menjadi masalah, kalian bisa memeliharanya di rumah. Meski berukuran cukup besar, kadal tegu tergolong jinak. Sangat mungkin untuk dipegang dan juga sangat pintar. Makanan mereka antara lain seperti tikus, serangga, dan juga buah-buahan.

8. Corn Snake

corn snake

Termasuk dalam hewan reptil, ular juga bisa dijadikan pilihan hewan peliharaan yang berbeda dengan orang pada umumnya. Hanya saja bagi mereka yang memiliki fobia dengan ular, akan sulit untuk bisa dekat dengan ular walaupun ular tersebut tidak berbisa. Tapi bagi yang mau belajar memelihara sekaligus mengatasi fobia ular, bisa mulai dengan ular jenis Corn snake.

Corn snake biasa hanya tumbuh hingga 180 cm saja, membuatnya cukup aman untuk dipegang di tangan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Warnanya sangat bervariasi, membuat kita bisa bebas mau memilih ang mana. Tidak perlu diberikan pencahayaan yang khusus serta makanannya hanya tikus. Pastikan untuk sering memegang ular agar mereka terbiasa dengan tangan manusia.

7. Uromastyx

uromastyx

Uromastyx, kadal cantik dengan nama yang sulit disebut. Kalian bisa menyebut kadal ini dengan Spiny-tailed lizards. Kadal ini masih termasuk dalam keluarga yang sama dengan Bearded dragon. Uromastyx banyak ditemukan di Timur Tengah, memiliki kombinasi warna kuning-abu-abu dan lebih banyak menghabiskan waktu di darat.

Tidak perlu pusing memikirkan kandang untuk kadal ini. Uromastyx umumnya hanya berukuran 14-16 inci saja. Namun tubuh mereka memang agak besar dan juga berat. Uromastyx memiliki hobi menggali, jadi pastikan saja kalian punya area yang bisa mereka gunakan untuk menggali. Untuk makanan, Uromastyx adalah kadal herbivora. Kadang-kadang saja mereka memakan serangga.

6. Green Basilisk

green basilisk

Green basilisk, mendengar namanya mungkin beberapa orang akan terbayang dengan sosok ular raksasa yang muncul dalam film Harry Potter and the Chamber of Secrets. Berbeda di film, beda juga di dunia nyata. Green basilisk bukanlah nama dari spesies ular, melainkan nama dari salah satu jenis spesies kadal.

Dinamakan green basilisk karena kadal ini memiliki warna hijau yang sangat cantik. Salah satu daya tarik dari kadal ini adalah ia mampu berlari di atas air. Green basilisk banyak ditemukan di hutan hujan tropis di Amerika Tengah. Tidak sulit untuk memelihara kadal satu ini karena ia termasuk hewan omnivora. Ia bisa memakan hewan seperti tikus dan juga buah-buahan. Ukurannya hanya sekitar 91 cm.

5. Chinese Water Dragon

chinese water dragon

Ada beberapa jenis water dragon atau kadal air. Di antara sekian banyak, ada 2 yang mudah untuk dirawat yaitu Chinese water dragon dan Australian water dragon. Soal popularitas. Chinese water dragon lebih popular dan banyak dipelihara oleh orang. Padahal memelihara kadal satu ini termasuk yang susah namun mudah.

Untuk memelihara Chinese water dragon, kalian perlu tempat yang agak besar. Sebisa mungkin desain kandangnya agar sesuai dengan habitat ia tinggal. Pastikan ia mendapatkan kelembapan yang tepat agar bisa bertahan hidup. Ukuran kandang disarankan sekitar 121 cm - 182 cm. Siapkan juga air karena kadal ini sangat suka berenang.

4. Blue Tongued Skink

blue tongued skink

Terlihat lucu, kadal ini memiliki nama Blue tongued skink. Salah satu keunikan atau daya tarik dari reptil ini adalah lidahnya. Blue tongued skink memiliki lidah panjang yang berwarna biru. Blue tongued skink merupakan hewan asli benua Australia. Reptil ini direkomendasi untuk para pemula di dunia reptil karena mudah perawatannya dan karakternya yang jinak.

Tubuh Blue tongued skink memang tergolong besar, ia bisa tumbuh hingga 20 inci. Tapi tidak perlu khawatir, kadal ini jinak dan juga pendiam. Seperti kebanyakan kadal, Blue tongued skink termasuk hewan omnivora atau pemakan segalanya, Pastikan kalian memberikannya makanan yang cukup, kombinasi antara daging, sayur, dan buah.

3. Veiled Chameleon

Veiled chameleon

Bunglon juga termasuk dalam hewan reptil loh. Tak sedikit hewan satu ini dijadikan peliharaan. Terdapat lebih dari 200 jenis bunglon yang hidup di dunia. Yang paling populer dan mudah untuk ditemukan adalah jenis Veiled chameleon. Kalau kalian tidak berhasil menemukan Veiled chameleon, bisa beralih pada Panther chameleon yang memiliki hubungan dekat dengannya. Veiled chameleon hampir bisa ditemukan dimana saja.

Mereka memiliki usia hidup antara 4 sampai 8 tahun dengan panjang tubuh berkisar antara 18-22 inci. Menu diet mereka sebagian besar adalah serangga. Untuk bunglon jenis ini, jangan langsung mencoba untuk memegangnya. Biarkan mereka yang datang sendiri pada kalian. Karena mereka termasuk hewan teritorial, apapun yang sembarangan masuk ke wilayah mereka, kemungkinan besar akan mendapat peringatan berupa desis. Apabila masih nekat, bisa jadi akan mengigit.

2. Leopard Gecko

Leopard Gecko

Popularitas gecko sudah tidak perlu ditanya lagi. Bukan cuma menjadi hewan peliharaan favorit bagi pemula, bahkan yang sudah lama bergelut di dunia reptil juga tertarik memelihara gecko. Bahkan ada yang sampai menjadikan gecko sebagai salah satu investasi karena harganya bisa naik sewaktu-waktu.

Bila sebelumnya sudah dijelaskan mengenai Creste gecko, kini adalah jenis gecko lainnya yakni Leopard gecko. Leopard gecko memiliki warna coklat gelap dengan beberapa bintik, mirip seperti leopard. Butuh kalsium yang tinggi untuk membuat gecko ini tumbuh dengan sehat. Solusinya bisa kalian berikan serangga dan juga suplemen kalsium. Cukup jinak, jarang menggigit, dan mudah perawatannya, cocok untuk para pemula.

1. Bearded Dragon

Bearded Dragon

Tidak lupa untuk menyebutkan kadal jenis Bearded dragon sebagai salah satu reptil yang direkomendasi untuk dijadikan peliharaan. Kadal ini begitu populer karena karakteristiknya. Dia easy going, ramah, jinak, dan mau untuk dipegang. Jadi kalian yang ragu atau takut terhadap kadal, bisa memulai dari yang paling mudah terlebih dahulu.

Bearded dragon berasal dari Australia. Kadal ini memiliki lipatan kulit di bagian bawah dagu mereka yang membentuk seperti beard atau jenggot. Berbeda dari kadal lain yang aktif pada malam, Bearded dragon aktif di siang hari. Untuk pemilihan makanan, Bearded dragon yang termasuk omnivora bisa memakan serangga dan juga buah. Jangan lupa untuk memberikan mereka tambahan suplemen yang mengandung kalsium.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas