home -> Lainnya -> 10 Tanda Hubunganmu Tidak Layak Untuk Dipertahanka...
01 Agustus 2021 20:19

10 Tanda Hubunganmu Tidak Layak Untuk Dipertahankan

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada March 05, 2021

Menikah itu harusnya dilakukan hanya sekali untuk seumur hidup. Maka dari itu, penting untuk mencari pasangan yang tepat agar tidak terjadi penyesalan di masa mendatang. Masa mencari dan mengenal pasangan bisa dilakukan pada saat tahap pendekatan dan pacaran. Jika ada tanda-tanda yang dirasa tidak cocok, hubungan bisa diselesaikan lebih cepat daripada harus dipertahankan sampai ada rasa sakit hati. Ada beberapa tanda yang menandakan bahwa hubungan kamu dan pasangan tidak layak untuk dipertahankan. Berikut ini tandanya.

10. Hanya Satu Pihak Yang Bekerja Keras

kerja keras

Yang namanya menjalin hubungan asmara itu dibutuhkan kerja sama baik dari pihak pria dan juga wanita. Karena ketika sudah menikah akan ada masalah yang datang silih berganti. Pasangan harus menghadapi masalah tersebut bersama-sama. Bukannya malah menunjuk ini adalah masalah kamu jadi kamu yang harus menyelesaikan sendiri.

Kalau kalian ada menemukan masalah ini dalam tahap pacaran, ada baiknya kalian pertimbangkan lagi mengenai hubungan kalian di masa mendatang. Tiba bisa masalah hanya satu orang saja yang berkerja keras menyelesaikannya. Kalau hanya ada satu pihak saja yang berjuang atau bekerja keras, apa bedanya dengan pada saat single.

9. Komunikasi Tidak Lancar

komunikasi

Komunikasi menjadi hal yang penting ada dalam suatu hubungan. Mau kalian sama-sama memiliki sifat pendiam atau introvert, tetap harus ada komunikasi yang dilakukan. Komunikasi yang dilakukan juga bukan cuma berdasarkan jumlahnya saja. Harus dilihat juga apakah komunikasi yang dilakukan berkualitas atau tidak.

Kurangnya kuantitas dan kualitas komunikasi bisa menuju pada akhir hubungan. Bukan cuma pada saat setelah menikah saja komunikasi penting, pada saat pacaran pun komunikasi harus tetap lancar dan berkualitas. Komunikasi buruk akan mempengaruhi keutuhan suatu hubungan. Ada salah informasi karena komunikasi yang tak baik beresiko pada kekesalan dan mungkin ada yang bisa sakit hati.

8. Tidak Bisa Menempatkan Diri Di Posisi Orang Lain

posisi

Menjalani hubungan asmara melibatkan tidak hanya satu orang tapi dua. Jadi apapun masalah yang datang, harus diselesaikan oleh kedua belah pihak. Tidak bisa hanya menilai satu masalah dari satu sudut pandang saja. Cobalah sesekali melihat dari sudut pandang pasangan. Mungkin saja pasanganmu memiliki padangan dan solusi yang berbeda.

Kalau pada tahapan pacaran saja di poin ini tidak bisa dilakukan, kesulitan akan bertambah ketika kalian sudah menjalani hubungan yang lebih serius alias menikah. Mungkin pria merasa bahwa ia nantinya yang jadi kepala keluarga jadi harus ia yang menyelesaikan semuanya. Tidak ada salahnya membuat ego kalau memang pasangan memiliki solusi yang lebih baik. Lebih baik masalah bisa diselesaikan secepat mungkin dan tak menimbulkan efek berkelanjutan.

7. Merasa Pasangan Lebih Superior

superior

Tidak ada yang lebih diunggulkan ketika menjalani suatu hubungan. Hubungan asmara harusnya dilakukan berdua dan berimbang. Ketika salah satu pihak merasa bahwa dirinya memiliki posisi yang lebih dari pasangannya, disinilah masalah akan muncul terus muncul tanpa henti. Perlu diingat bahwa ini mengenai menjalani hubungan cinta bersama, bukan kompetisi siapa yang menang atau kalah.

Coba dicek apakah pada diri kalian dan pasangan. Apakah ada di antara kalian yang memiliki rasa superior daripada yang lain. Komunikasikan masalah ini dengan pasangan untuk mencari jalan keluarnya. Jika ternyata masalah superior inferior ini tak ada titik temu, lebih baik tak perlu melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.

6. Pasangan Bersikap Kasar

abusive

Kekerasan tak bisa menjadi penyelesaian. Yang ada malah menimbulkan masalah baru dan membuat luka di perasaan orang yang tersakiti. Kekerasan yang dilakukan disini bukan hanya dari fisik saja, melainkan juga perasaan. Pasangan yang memiliki sifat kasar seperti ini tak layak untuk dijadikan pasangan hidup.

Menyakiti perasaan pasangan bisa berdampak luka hati. Luka hati sangat sulit disembuhkan. Ibaratnya kalian sudah diberi kepercayaan lalu dikecawakan. Sulit untuk mengembalikan kepercayaan tersebut. Kekerasan fisik pun juga sebaiknya tidak dilakukan karena bisa membuat kalian bermasalah dengan hukum.

5. Terlalu Sering Bertengkar

bertengkar

Karena menjalani hubungan asmara membutuhkan dua orang, pastinya akan muncul perbedaan pendapat yang bisa mengacu pada terjadinya perdebatan. Hal ini wajar terjadi karena setiap orang pasti memiliki pola pikir yang berbeda. Akan ada sudut pandang, pola pikir, dan cara penyelesaian yang berbeda tiap orang.

Bertengkar sesekali masih bisa dianggap wajar apabila kalian bisa kembali berdamai dan masalah yang dihadapi selesai. Tapi kalau pertengkaran yang terjadi sudah terlalu sering, terlalu hebat, dan berakhir dengan kekesalan, ini merupakan salah satu tanda bahwa hubungan kalian tidak sehat. Lebih baik diakhiri sebelum bertambah buruk.

4. Tidak Pertengkaran Sama Sekali

no fights

Kalau orang berpikira bahwa terlalu banyak bertengkar adalah tanda buruk, berarti tidak adanya pertengkaran adalah tanda yang baik. Ternyata hal ini tidak begitu benar juga. Karena hubungan asmara memerlukan dua pihak, dua pihak berarti akan ada perbedaan pikiran yang bisa memunculkan perdebatan.

Perdebatan justru sudah pasti akan terjadi. Justru dengan berdebat kita bisa tahu apa yang dipikirkan oleh pasangan. Dari perbedabatan ini juga nantinya bisa dicari akar masalah dan mencari jalan keluarnya bersama-sama. Inilah yang dinamakan perdebatan yang sehat, bukan berdebat, saling adu keras kepala, dan tidak ada jalan keluar.

3. Selalu Menjadi Yang Meminta Maaf

maaf

Ketika seseorang melakukan kesalahan pastinya harus melakukan yang namanya minta maaf. Tidak perduli jenis kelamin dan usia, kalau memang melakukan kesalahan sudah seharusnya untuk minta maaf. Tapi bagaimana yang terjadi apabila hanya salah satu pihak yang selalu meminta maaf, sedangkan yang lain tidak mau?

Ini bisa menjadi tanda hubungan yang tidak sehat. Meminta maaf kalau memang melakukan kesalahan, jangan pernah meminta maaf apabila memang kalian tidak melakukan kesalahan. Meminta maaf meski tidak membuat salah hanya untuk membuat pasangan senang hanya akan membuat ego pasangan menjadi semakin besar.

2. Selalu Berbohong

lie

Kejujuran menjadi landasan penting dalam berhubungan. Bahwa adanya anggapan bahwa berbohong itu baik untuk pasangan, tidaklah benar. Kalau memang untuk kebaikan pasangan, kenapa juga harus berbohong. Justru mengatakan hal yang sebenarnya untuk membuat pasangan tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Jika sudah berbohong sekali dan ketahuan, akan sulit untuk bisa dipercaya lagi. Karena dari satu kebohongan akan muncul kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan yang lain. Hal ini membuat pikiran jadi terbebani karena harus menutupi suatu hal dari pasangan. Kalau memang ingin memiliki hubungan yang awet, jujurlah pada pasangan.

1. Kehadiran Pasangan Malah Membuat Kesal

annoying

Masalah pasti akan datang untuk menguji apakah kita bisa menyelesaikannya dengan baik bersama pasangan atau tidak. Saling marah dan cuek wajar terjadi. Tapi jika marah dan cuek terjadi secara terus menerus hingga keberadaan pasangan malah membuat kita selalu emosi dan bad mood, bisa jadi hubungan ini sedang mengalami masalah berat.

Kehadiran pasangan seharusnya bisa menjadi penyemangat. Kalau pun ada masalah, segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut dan membuat saling diam satu sama lain. Kalau sampai parah dan kehadiran pasangan malah membuat kesal, bisa jadi ini adalah pertanda bahwa hubungan kalian tidak ada harapan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas