home -> Lainnya -> Pasangan Kamu Selingkuh? 10 Alasan Ini Penyebabnya
17 Oktober 2018 21:28

Pasangan Kamu Selingkuh? 10 Alasan Ini Penyebabnya

Oleh reagan dalam Lainnya pada May 27, 2016

Tidak hanya dalam masa pacaran saja seseorang bisa selingkuh dari pasangannya, bahkan yang sudah menikah juga ada yang masih suka selingkuh. Ada beberapa alasan kenapa seseorang selingkuh dari pasangannya. Berikut ini tahupedia akan membahas 10 alasan yang paling sering mendorong seseorang untuk selingkuh. 

10. Rendahnya Rasa Percaya Diri

percaya diri rendah

Kenapa rasa percaya diri bisa menjadi alasan seseorang selingkuh dari pasangannya? Ketika kamu merasa tidak percaya diri sendiri, kamu menjadi memiliki perasaan tidak menghargai atau mencintai diri sendiri. Akibatnya kamu berpikir bahwa pasangan tidak menghargai atau mencintai kalian. Alasan ini mendorong seseorang untuk mencari orang lain yang mungkin bisa mecintai kamu sepenuhnya.

Meskipun kamu memiliki pasangan yang mencintai dengan tulus, tapi karena rendahnya rasa percaya diri membuat kamu tidak yakin akan rasa cinta yang kamu dapatkan dari pasangan. Untuk mengembalikan rasa percaya diri seseorang, diperlukan bantuan konseling atau bisa juga perbanyak membaca buku yang bisa membangun rasa percaya diri.

9. Lebih Menantang

lebih menantang

Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa ada orang yang sudah berpasangan tapi masih suka selingkuh. Dari sekian banyak alasan yang mendorong pasangan untuk berselingkuh, salah satunya adalah karena orang yang selingkuh menyukai tantangan. Biasanya para prialah yang menjadi makhluk yang menyukai tantangan, jadi mereka memutuskan untuk mencoba selingkuh dari pasangan.

Selingkuh dapat memberikan seseorang perasaan senang karena mereka seakan telah berhasil melakukan sebuah tantangan besar dalam hidup mereka. Dan jika mereka tidak ketahuan, maka mereka ada kemungkinan akan terus mencari target baru untuk dijadikan simpanan. Memang kaum pria yang diketahui menyukai tantangan tapi tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga wanita yang menyukai tantangan untuk berselingkuh.

8. Long Distance Relationship

LDR

Tidak ada yang menyangkal bahwa long distance realtionship atau pacaran jarak jauh dapat mendorong seseorang untuk selingkuh. Suatu hubungan asmara yang baik tentunya memerlukan waktu dimana pasangan bisa menghabiskan waktu bersama, menceritakan keluh kesah dan cerita lucu bersama. Apa yang terjadi jika salah satu pasangan harus pergi jauh karena urusan kerja atau pendidikan?

Ditinggal pasangan dalam waktu yang lama membuat munculnya lubang dalam diri pasangan. Lubang yang tadinya diisi oleh pasangan yang telah pergi, mendorong seseorang untuk mencari orang lain yang bisa mengisi lubang tersebut. Semakin lama dan jauh LDR mendorong seseorang untuk mencari orang lain yang bisa dijadikan tempat curhat.

7. Kebebasan

tidak bebas

Memiliki pasangan tentunya akan membuat kebebasan kita menjadi lebih terbatas. Yang tadinya kita bisa pergi kemana dan dengan siapa menjadi berubah total. Kita tidak lagi sebebas dulu ketika masih berstatus single. Pasangan diharuskan tahu kemana dan dengan siapa kita pergi. Apabila dia tidak suka dengan teman kita, maka kita tidak diperbolehkan untuk pergi.

Sikap overprotective inilah yang membuat kebebasan pasangan merasa tidak nyaman karena kehidupannya terlalu dibatasi. Dan jika terus menerus dilakukan, maka tidak mungkin bahwa nantinya pasangan kamu akan mencari kekasih lain. Jika telah menemukan kekasih lain yang bisa memberikan kebebasan, kamu yang overprotective sudah pasti akan menjadi pilihan yang kedua.

6. Tidak Dihargai Pasangan

tidak dihargai

Sebagai pasangan kekasih atau juga suami istri sudah seharusnya menghargai perasaan dari pasangannya. Jika kamu selalu membandingkan pasangan dengan yang lain, hal tersebut sudah menjadi tanda bahwa kamu tidak menghargai orang yang telah bersamamu. Sikap tidak menghargai pasangan ini yang akhirnya bisa mendorong seseorang untuk berselingkuh.

Untuk menghindari sikap tidak menghargai pasangan, perlu disadari bahwa manusia itu merupakan makhluk yang unik. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebelum memutuskan untuk hidup bersama, kalian harus bisa menerima bukan hanya kelebihan namun juga kekurangan mereka. Jika tidak, lebih baik kamu tidak usah melanjutkan hubungan. Untuk itulah adanya masa PDKT atau pendekatan.

5. Bosan

bosan

Masa awal pacaran adalah masa yang paling menyenangkan. Dua sampai tiga bulan adalah masa dimana masa pacaran masih hangat-hangatnya. Bagaimana kalau hubungan kalian sudah berlangsung lama. Satu tahun misalnya? Apakah kehangatan itu masih tetap ada? Kebanyakan yang terjadi justru seiring berjalannya waktu, kehangatan yang dirasakan ketika awal pacaran perlahan semakin menurun dan berganti dengan rasa bosan.

Bukan lagi menjadi hal yang baru bahwa rasa bosan mendorong seseorang untuk selingkuh. Jika diberi kesempatan mencari lain yang bisa memberikan rasa hangat ketika awal percintaan, sudah pasti banyak orang yang akan mengambil kesempatan itu dan akhirnya terjadilah yang namanya perselingkuhan. Bagaimana cara menjaga kehangatan ketika awal pacaran menjadi kunci membuat hubungan yang awet dengan pasangan. 

4. Hubungan Sex Yang Tidak Memuaskan

sex life

Ketika sudah menjadi suami istri, hubungan sex menjadi tolak ukur bahagia atau tidaknya suatu pernikahan. Jika ada masalah dalam hubungan sex, hal tersebut bisa berakibat buruk dalam rumah tangga. Semakin dibiarkan, hal tersebut bisa menjadi alasan pendorong suami atau istri untuk selingkuh.

Ketidakmampuan suami atau istri dalam memuaskan pasangan, akan membuat pasangan lebih memilih untuk mencari kepuasaan di tempat lain. Kalian tentunya tidak ingin pasangan kamu bersenang-senang dengan orang lain bukan. Jadi, hal yang perlu kalian lakukan adalah saling berkomunikasi dan bertukar pikiran apa yang diinginkan oleh pasangan. Jangan memperdulikan ego sendiri.

3. Balas Dendam

revenge

Diselingkuhi oleh pasangan tentunya bisa membuat luka hati yang mendalam. Apalagi jika kita diselingkuhi oleh pasangan yang benar-benar kita cinta dan sayang. Pastinya akan membuat hati kita terasa sakit. Rasa sakit mendalam yang berlangsung dengan lama bisa membuat kita menjadi ingin membalas perlakuan yang telah dilakukan pada kita.

Ketika kita berhasil mendapatkan kekasih baru, disaat itu pula kita teringat dengan apa yang pernah terjadi pada kita ketika diselingkuhi. Hal tersebut bisa menjadi alasan pendorong untuk melakukan hal yang sama. Balas dendam ini bisa menjadi suatu bentuk pembalasan atas rasa sakit yang pernah kita alami dulu dengan mantan kekasih. Balas dendam ini patut untuk kalian waspadai karena hal ini justru bisa menyebabkan kamu menjadi sulit mencari pasangan karena seringnya melakukan selingkuh.

2. Merasa Kesepian

loneliness

Tidak hanya LDR saja yang bisa menyebabkan rasa kesepian. Yang sudah memiliki pasangan juga kadang bisa merasa kesepian. Alasan kesepian inilah yang mebuat orang-orang mencari seseorang yang bisa membuatnya seperti manusia utuh yang tidak lagi merasakan kesepian. Dan akhirnya, perselingkuhan terjadi.

Tidak heran jika orang yang melakukan LDR merasakan kesepian, tapi jika yang sering berhubungan tapi masih juga merasa kesepian, ini pasti ada suatu hal yang terjadi. Setiap hal yang terjadi pasti ada sebab dan akibat, sama halnya dengan kesepian. Mempunya kekasih tetapi masih merasa kesepian mungkin karena kekasih kamu kurang memberikan perhatian yang cukup. Setiap kekasih pastinya ingin selalu diperhatikan, tapi jika perhatian tersebut tidak terpenuhi, maka bisa jadi kesepian akan datang menghampiri. 

1. Pernikahan Yang Tidak Bahagia

unhappy marriage

Kamu yang sudah berumah tangga, coba cek apakah kehidupan rumah tangga kalian itu harmonis. Jika tidak, ketidakbahagiaan dalam rumah tangga bisa mendorong pasangan kamu untuk selingkuh loh. Atau jangan-jangan malah kamu sendiri yang selingkuh. Ketidakbahagiaan rumah tangga bisa berujung pada selingkuh dan yang terburuk adalah perceraian.

Banyak sekali indikator yang menandakan apakah keluarga hidup harmonis atau tidak. Sebagai suami istri, kalian harusnya bisa mengetahui seperti apa kondisi rumah tangga yang kalian jalani. Jika ada masalah, ada baiknya untuk membicarakannya secara baik-baik. Tidak ada pasangan manapun yang ingin keluarganya berantakan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas