home -> Lainnya -> Radiasi Nuklir? Tidak Jadi Masalah Bagi 10 Makhluk...
16 Oktober 2018 04:53

Radiasi Nuklir? Tidak Jadi Masalah Bagi 10 Makhluk Hidup Ini

Oleh reagan dalam Lainnya pada May 20, 2016

Kemajuan teknologi terutama di bidang nuklir sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Bahaya yang muncul dari radiasi nuklir juga bisa mengancam keselamatan makhluk hidup yang tinggal di bumi. Namun ada beberapa makhluk hidup yang secara mengejutkan bisa selamat dari ancaman radiasi nuklir. Setidaknya terdapat 10 makhluk hidup yang bisa bertahan. Makhluk hidup apa sajakah itu? 

10. Lingula

Lingula

Menjadi makhluk hidup yang bisa bertahan hidup dari radiasi nuklir, Lingula adalah hewan yang termasuk dalam golongan Brachiopod atau hewan yang tinggal di dalam kerang. Hewan unik ini ternyata memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dalam keadaan yang ekstrim.

Menurut sejarah, bumi sudah 5 kali mengalami kepunahan massal dimana banyak makhluk hidup yang mati karenanya. Nah, Lingula ini adalah makhluk hidup yang telah selamat dari 5 kali kepunahan massal tersebut. Jadi, apabila terkena radiasi nuklir, diperkirakan oleh para ilmuwan bahwa hewan ini akan sanggup bertahan hidup.

9. Lalat Buah

fly fruit

Siapa disini yang benci lalat? Tentu semua orang benci akan hewan satu ini karena hewan ini sama sekali tidak memberikan manfaat apa-apa bagi manusia. Hanya penyakit yang selalu diakibatkan oleh lalat. Lalat buah atau Drosophilla adalah salah satu dari sekian banyak makhluk hidup yang dikatakan dapat bertahan dari bahaya radiasi nuklir. 

Tidak hanya lalat buah, kebanyakan serangga dikatakan memliki kemungkinan besar untuk bisa bertahan dari radiasi nuklir. Kemampuan bertahan hidup tersebut berkat lambatnya pembelahan sel dan juga reproduksinya yang cepat. Reproduksi memungkinkan untuk lalat buah ini untuk bervolusi dan menaikan kemungkinan untuk bertahan hidup.

8. Manusia

manusia

Apa kalian terkejut akan kemampuan manusia untuk selamat dari radiasi nuklir? Jangan pernah kalian meremehkan kemampuan manusia untuk bertahan hidup. Ada banyak alasan kenapa manusia bisa bertahan hidup dari radiasi nuklir, salah satunya adalah jumlah senjata nuklir di dunia yang sudah semakin sedikit. 

Jumlah nuklir yang semakin sedikit menandakan bahwa bom nuklir juga semakin berkurang. Walaupun bom nuklir dapat menghancurkan segala sesuatu tapi jumlah manusia di dunia ini sangatlah banyak dan tersebar dimana-mana. Meskipun bom nuklirnya memiliki kekuatan 1.000 kali lebih kuat dari Hiroshima, bukan berarti orang yang terkena efek radiasi nuklir juga meningkat 1.000 kali lipat.

7. Mummichog

mummichog

 

Mendengar namanya, seolah mengingatkan kita dengan nama hewan dari dunia sihir Harry Potter. Tapi makhluk hidup ini hanyalah sejenis ikan. Jika ikan biasa bisa meninggal dengan perubahan suhu ataupun polusi, Mummichog adalah ikan yang spesial. ikan ini dikenal dapat hidup dimana saja, bahkan di air yang dipenuhi dengan polusi. 

Tidak hanya itu saja, kemampuan bertahan hidup ikan ini juga sudah diuji di luar angkasa. Pada tahun 1973, Mummichog dibawa ke Skylab Space Station untuk dites. Dan hasilnya adalah, ikan ini mampu berenang di luar angkasa. Jadi, apabila terjadi perang nuklir, radiasi nuklir diperkirakan tidak akan mempengaruhi makhluk hidup ini.

6. Kecoak

cockroach

Siapa yang tidak mengenal hewan menyebalkan satu ini. Keberadaan hewan ini sangatlah menganggu kehidupan kita. Dan ditambah lagi, hewan ini akan terlihat lebih menyeramkan ketika mereka terbang. Ditambah lagi, yang membuat mereka lebih menyebalkan adalah ternyata mereka sulit untuk dibasmi.

Sayangnya, makhluk hidup satu ini tidak akan mudah dilenyapkan, bahkan dengan bantuan radiasi nukllir sekalipun. Dikatakan bahwa kecoak mampu selamat dari radiasi nuklir. Makhluk hidup satu ini diperkirakan bisa bertahan dari tingkat radiasi yang levelnya mencapai 10.000 rads. Padahal jika dibandingkan dengan manusia yang terkena radiasi nuklir setinggi itu, manusia dipastikan akan membuat manusia berada dalam kondisi koma.

5. Amoeba

amoeba

Makhluk hidup satu ini adalah makhluk hidup yang paling simpel di dunia. Dan mungkin saja makhluk hidup inilah yang menjadi awal mula kehidupan. Ya, dipastikan jika terjadi perang nuklir, amoeba menjadi salah satu makhluk hidup yang bisa bertahan dari radiasi nuklir. Amoeba memiliki kemampuan untuk berkembang biak hampir di semua habitat.

Dengan ukuran yang sangat kecil, amoeba adalah makhluk hidup bersel satu yang bisa bertahan dari radiasi nuklir. Mereka juga dapat berkembang biak dengan cara membelah diri dengan sangat cepat. 

4. Braconidae Wasp

Braconid Wasp

Salah satu jenis tawon yang bisa bertahan dari radiasi nuklir adalah jenis Braconidae. Makhluk hidup ini termasuk hewan parasitoid dimana mereka meletakkan telur mereka di dalam tubuh binatang lain. Hewan kecil ini secara mengejutkan mampu bertahan dari radiasi nuklir sebesar 180.000 rads.

Tidak hanya mampu bertahan dari radiasi nuklir, Braconidae juga memiliki penciuman tajam dimana mereka bisa mendeteksi bahan kimia berbahaya. Bisa dibilang, tawon ini adalah anjingnya di dunia serangga.

3. Milnesium Tardigradum / Water Bears

milnesium tardigradum

Water bears atau dalam bahasa Indonesia yang berarti beruang air adalah makhluk hidup yang memiliki lingkungan habitat yang cukup luas termasuk di laut Antartika. Tidak hanya bisa bertahan dari radiasi nuklir, makhluk hidup ini juga bisa bertahan di ruang yang hampa udara. Water Bears juga bisa bertahan hidup di tempat dengan suhu yang ekstrim.

Water Bears dapat menghidupkan dirinya kembali setelah dirinya mengalami dehidrasi, radiasi, dan dari ruang hampa udara lebih dari 200 tahun. Jika makhluk hidup ini bisa bertahan hidup di ruang hampa udara, tidak diragukan lagi bahwa Water Bears bisa bertahan hidup dari radiasi nuklir.

2. Deinococcus Radiodurans

deinococcus radiodurans

Oleh para ilmuwan, makhluk hidup ini diberi julukan sebagai "Conan The Bacterium". Makhluk hidup ini termasuk makhluk hidup super yang bisa bertahan hidup di lingkungan yang ekstrim, beracun, dan mengandung bahan kimia berbahaya. Makhluk hidup ini juga tidak diragukan lagi akan menjadi organisme yang bertahan hidup paling terakhir dari radiasi nuklir.

Ketangguhan organisme ini dalam bertahan hidup dari radiasi nuklir membuatnya masuk ke dalam Guinness Book of World Records sebagai makhluk hidup yang paling sulit dibasmi. kemampuannya dalam memperbaiki DNA yang rusak sedang dimanfaatkan oleh para ilmuwan untuk membantu dunia kesehatan.

1. Thermococcus Gammatolerans

Thermococcus Gammatolerans

Menjadi makhluk hidup pertama yang akan dijumpai di bumi setelah terjadi radiasi nuklir yang sangat besar, Thermoccus Gammatolerans. Makhluk hidup adalah mikro organisme yang tidak memiliki inti sel pada tubuhnya. Bisa bertahan di tempat yang paling ekstrim, organisme ini juga tidak akan musnah hanya karena radiasi nuklir.

Gy yang merupakan satuan ukur radiasi, mikro organisme ini dapat bertahan dari radiasi sebesar 30.000 Gy. Jauh lebih kuat daripada bakteri E. Coli yang hanya bisa bertahan 60 Gy. Untuk lebih meyakinkan, mikro organisme ini sanggup bertahan hidup dari ledakan yang terjadi di kota Hiroshima meskipun dalam jarak 300 meter.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas