home -> Unik -> 10 Tradisi Paling Populer Ketika Tahun Baru Imlek
13 Desember 2018 12:54

10 Tradisi Paling Populer Ketika Tahun Baru Imlek

Oleh reagan dalam Unik pada February 04, 2016

Hari raya imlek atau tahun baru Cina adalah hari raya yang sudah lama ditunggu oleh warga etnis Tionghoa manapun. Menjelang imlek, ada banyak tradisi yang dipercaya wajib untuk dilakukan oleh warga Tionghoa. Beberapa orang menyebut hal ini sebagai takhayul, namun hal tersebut teruslah dilakukan setiap tahunnya. Berikut 10 tradisi Paling Populer ketika Hari Raya Imlek.

10. Festival Lentera

festival lentera

Festival lentera dilakukan sebagai penanda berakhirnya perayaan tahun baru imlek. Pada waktu itulah banyak orang akan menyalakan lentera berwarna merah di jalanan. Selain menyalakan lentera, orang-orang juga banyak membuat puisi dan teka-teki sebagai hiburan bagi orang lain. Dalam festival lentera tersebut ada juga lentera yang dibuat sesuai dengan bentuk dari salah zodiak Cina yang menjadi lambang dari pergantian tahun.

9. Kue Tahun Baru

kue tahun baru

Dalam merayakan perayaan tahun baru imlek, tradisi membuat dan membagikan kue tahun baru merupakan salah satu bentuk harapan yang dinginkan di masa depan. Harapan berupa jabatan yang tinggi, penghasilan yang meningkat, dan tingkat kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Oleh sebab itu masyarakat Cina sangat senang menyediakan kue tahun baru ini kepada anggota keluarga yang lain.

8. Shou Sui / Tidak Tidur

tidak tidur

Tidak tidur adalah suatu kebiasaan yang tidak baik untuk kesehatan, namun untuk kali ini, tidak tidur pada malam tahun baru menjadi kegiatan spesial yang harus dilakukan. Kegiatan tidak tidur ini sudah termasuk dalam tradisi wajib yang tidak boleh dilewatkan. Biasa dilakukan setelah acara makan malam bersama telah usai. Dimana semua anggota keluarga berkumpul bersama dan saling bercakapan sambil menunggu detik-detik pergantian tahun. Hal ini bertujuan untuk bersyukur akan waktu yang telah diberikan dan menghargai waktu yang akan datang. Bagi para anak-anak, tidak tidur memiliki tujuan mendoakan agar para orang tua memiliki umur yang panjang.

7. Lukisan Tahun Baru

lukisan tahun baru

Memasang gambar atau lukisan bertemakan imlek termasuk juga ke dalam tradisi rutin yang cukup populer yang dilakukan oleh para warga keturunan Cina. Karena kebanyakan etnis Cina masih percaya dengan keberadaan dewa-dewa, maka biasanya pada lukisan yang dipasang terdapat gambar dewa-dewa yang dianggap dapat membawa keberuntungan dan hal-hal positif dalam rumah. Biasanya lukisan yang sering digunakan adalah lukisan dewa pembawa rezeki, dewa Fu Lu Shou, lukisan musim semi, lukisan panen, dan lukisan zodiak Cina.

6. Naga

liong dance

Naga biasa digunakan dalam beberapa perayaan di Cina. Salah satunya adalah ketika imlek tiba. Sebagai salah satu dari simbol hewan mistis, keberadaan naga ini dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi banyak orang. Oleh karena itu banyak orang yang memasukkan amplop merah ke dalam mulut sang naga. Para warga etnis Cina percaya bahwa semakin panjang tubuh dari naga, semakin banyak keberuntungan yang akan ia berikan pada manusia. Tradisi barongsai ini adalah tradisi paling populer yang paling sering dilihat selama perayaan imlek.

5. Makan Di Malam Tahun Baru

makan malam

Makan bersama di malam tahun baru telah menjadi salah satu tradisi penting yang dilakukan oleh para keluarga keturunan Cina. Pada normalnya, makan malam bersama ini adalah suatu kegiatan yang dilakukan sebagai ajang reuni bagi anggota keluarga yang berada tinggal jauh dari para sanak saudara. Makanan utama yang biasa disajikan ketika imlek adalah ikan dan juga pangsit. Kedua makanan tersebut melambangkan kemakmuran bagi para etnis Cina.

4. Petasan dan Kembang Api

petasan dan kembang api

Mungkin banyak orang dari kita menggunakan petasan sebagai alat untuk menjahili orang. Namun ketika imlek datang, biasa warga etnic Cina menggunakan petasan dan kembang api sebagai alat populer memeriahkan hari raya imlek. Semakin banyak dan berisik suara petasan dan kembang api tersebut membuat perayaan imlek akan semakin meriah. Menyalakan petasan dan kembang api di malam tahun baru bertujuan untuk menyambut hari depan yang lebih cerah dan berguna untuk mengusir nasib-nasib buruk yang telah dilewati.

3. Dekorasi Rumah

dekorasi rumah

Setelah membersihkan rumah, kini waktunya untuk menghias seluruh ruangan rumah sebagai tradisi mempersiapkan tahun yang baru. Dalam imlek, ada satu warna yang selalu diidentikan dengan imlek yakni merah. Hal tersebut membuat hampir semua bagian rumah didekorasi dengan warna merah. Ada sejarah kenapa warna merah identik dengan imlek.

Ada sebuah kisah dimana dahulu di Cina ada seekor monster bernama Nian yang mengancam warga kota. Terdapat 2 cara untuk mencegah Nian masuk ke dalam kota yakni dengan membunyikan suara yang keras dan juga warna merah dari darah. Semenjak saat itulah warna merah dijadikan warna keberentungan ketika imlek tiba.

2. Membersihkan Rumah

membersihkan rumah

Tradisi membersihkan rumah ketika hari raya imlek ini telah menjadi tradisi turun menurun sejak zaman kakek nenek. Biasanya perabotan rumah yang telah usang dan rusak dibuang dan diganti dengan yang baru. Selain mengganti perabotan rumah, pergantian cat rumah dan juga menyapu debu menjadi hal yang rutin dilakukan. Membersihkan rumah ini memiliki tujuan untuk membuang segala ketidakberuntungan dan nasib buruk dari rumah.

1. Amplop Merah

amplo merah

Pernah berpikir apa sih maksud dari amplop merah di hari raya imlek? Biasanya pemberian amplop merah ini hanya dilakukan oleh para orang tua dan juga orang dewasa yang telah menikah. Tidak sekedar amplop kosong, melainkan amplop tersebut berisikan sejumlah uang yang diberikan untuk anak-anak. Para warga etnis Cina percaya dengan tradisi pemberian amplop merah ini dapat mengusir roh jahat yang ada dalam diri anak, membawa kesehatan dan juga umur yang panjang. Sama halnya dengan barongsai, pemberian amplop ini juga merupakan tradisi yang sangat populer bahkan tidak hanya oleh warga Cina saja.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas