home -> Lainnya -> 10 Gunung Berapi Yang Masih Aktif Di Dunia
17 Oktober 2018 21:17

10 Gunung Berapi Yang Masih Aktif Di Dunia

Oleh reagan dalam Lainnya pada February 01, 2016

Dulu, letusan gunung berapi dianggap sebagai hukuman yang diberikan oleh dewa. Namun sekarang kita tahu sebenarnya letusan gunung berapi adalah kondisi dimana magma panas yang berada dalam perut bumi keluar keatas melalui lubang yang ada pada gunung. Di beberapa bagian dari dunia ini masih ada sejumlah gunung berapi yang terbilang masih cukup aktif. Inilah 10 gunung berapi di dunia yang masih aktif tersebut. 

10. Mauna Loa - Hawaii

mauna loa

Gunung berapi ini berlokasi di kepulauan Hawaii dan diperkiran telah aktif sekitar 700.000 tahun yang lalu atau bisa juga lebih. Erupsi gunung Mauna Loa diketahui terjadi pada tahun 1984. Biasanya lava yang keluar dari gunung ini tidaklah begitu cepat. Namun pada tahun 1950, salah satu dari sekian banyak erupsi yang pernah terjadi, lava yang keluar bergerak dengan sangat cepat. Kemudian lava tersebut berhasil menghancurkan desa Ho'okena Mauka. 

9. Ulawun - Papua Nugini

gunung ulawun

Gunung Ulawun menjadi satu dari sekian banyak gunung berapi yang paling aktif yang berada di Papua Nugini. Diketahui sebanyak 22 erupsi telah terjadi di gunung ini sejak tahun 1700an. Beberapa tahun inipun gunung Ulawun masih cukup aktif melakukan aktivitasnya. Terdapat beberapa kali Ulawun melakukan letusan-letusan kecil dan memuntahkan sejumlah debu debu dan lava di area sekitar. Dilihat dari karakteristik gunung Ulawun, erupsi pada gunung Ulawun dapat mengakibatkan kerusakan bangunan yang fatal dimana area seluas 100 kmdapat rusak karenanya.

8. Gunung Nyiragongo - Kongo

gunung nyiragongo

Adalah gunung berapi yang paling aktif yang terletak di Kongo, Afrika. Di sekitar kawah gunung, berlokasi beberapa danau lava yang sangat panas. Pada tahun 1977, sebuah retakan terjadi di dinding danau lava. Hal tersebut mengakibatkan lava tumpah keluar, menghancurkan sejumlah pedesaan dan membunuh banyak orang. 

Pada tahun 2002, Nyiragongo kembali terjadi erupsi. Dimana erupsi tersebut berhasil merusak kota Goma yang berada tidak jauh dari gunung. Walaupun sudah melakukan evakuasi terhadap warganya, namun masih ada beberapa orang tidak beruntung yang menjadi korban dari erupsi gunung Nyiragongo.

7. Merapi - Indonesia

gunung merapi

Merupakan gunung berapi paling aktif yang dimiliki oleh Indonesia. Gunung Merapi ini diketahui sebagai gunung berapi yang memproduksi lava dalam jumlah yang cukup besar. Bila dibandingkan dengan gunung berapi lain di dunia, gunung Merapi lah yang paling banyak memproduksi lava. Merapi tercatat sering terjadi erupsi sejak tahun 1548 dan cukup aktif 10.000 tahun terakhir ini. 

Lava dari gunung Merapi biasanya dapat menjangkau area sejauh radius 4-6 km. Walaupun begitu, pernah ketika terjadi erupsi, lava dari gunung Merapi mampu mencapai jarak hingga 8 km. Tidka hanya mampu meerusak wilayah dalam raius yang jauh, lava dari gunung Merapi juga mampu mencapai kecepatan yang cukup tinggi yaitu 112 km/jam.

6. Galeras - Kolombia

gunung galeras

Gunung Galeros terletak deket dengan perbatasan Ekuador. Para peneliti menilai bahwa gunung berapi ini sudah aktif sejak 1 juta tahun yang lalu. Dimana erupsi pertama tercatat di tahun 1580. Galeros sempat tidur di tahun 1978, namun 10 tahun kemudian pada tahun 1988 Galeros kembali aktif melakukan erupsi. Ketika para peneliti melakukan pertemuan untuk membahas bahaya dari gunung Galeras, terjadi erupsi yang tidak terduga, membunuh 6 ilmuwan dan 3 turis. Sejak tahun 2000, Galeros terus aktif melakukan erupsi tiap tahunnya. Memuntahkan sejumlah besar debu dan lava dan akibat erupsi itu, beberapa daerah merasakan getarannya.

5. Sakurajima - Jepang

gunung sakurajima

Mendapat julukan Vesuvius dari Asia karena aktivitas erupsinya yang cukup sering sama seperti gunung Vesuvius yang berada di Italia. pada awalnya gunung ini berada terpisah dari kepulauan Jepang. Namun hal tersebut berubah ketika erupsi yang terjadi pada tahun 1914. Erupsi tersebut mengeluarkan lava panas yang kemudian berubah menjadi jembatan yang menghubungi gunung Sakurajima dengan Jepang. Setiap tahunnya gunung Sakurajima rajin mengeluarkan letusan-letusan kecil dan mengeluarkan debu ke area sekitar gunung. Sebagai penanggulangan erupsi yang lebih parah, pemerintah Jepang sudah menyiapkan tempat berlindung bagi para warganya.

4. Popocatepetl - Meksiko

gunung popocatepetl

Gunung berapi satu ini hampir saja memakan korban sebanyak 41.000 jiwa ketika erupsi terakhinya yang terjadi pada tahun 2000. Untungnya pemerintah melakukan tindakan super cepat dengan mengevakuasi para warganya. Sejak tahun 1519 gunung Popocatepetl tercatat telah melakukan erupsi sebanyak lebih dari 20 kali. Efek dari erupsi gunung Popocatepetl memiliki radius jangkauan yang cukup luas. Dimana dalam area itu hidup sebanyak 9 juta orang yang apabila terjadi erupsi dapat menjatuhkan banyak korban jiwa.

3. Gunung Vesuvius - Italia

gunung vesuvius

Gunung Vesuvius yang berada di timur Naples merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Gunung berapi ini juga memiliki sejarah buruk akan letusannya yang terjadi pada tahun 79 Masehi. Dimana saat itu erupsi yang dihasilkan gunung Vesuvius melenyapkan 2 kota Herculaneum dan Pompeii. Terakhir kali gunung ini aktif adalah ketika tahun 1944. Yang menjadikan gunung berapi ini berbahaya juga karena di sekitar gunung berapi ini memiliki kepadatan yang sangat tinggi, sehingga suat saat gunung Vesuvius kembali erupsi dapat menjatuhkan banyak korban jiwa. 

2. Eyjafjallajokull - Islandia

gunung

Gunung yang sulit dieja ini merupakan satu dari sekian banyak gunung es yang berada di Islandia. Gunung setinggi 1.666 meter ini selalu tertutup dengan selimut es di bagian puncaknya. Pernah pada tahun 2010 gunung Eyjafjallajokull mengalami erupsi hebat yang efeknya terasa sampai barat dan utara Eropa. Erupsi di beberapa negara tersebut juga menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan menjadi terganggu.

1. Yellowstone Caldera - USA

yellowstone caldera

Menjadi gunung berapi paling aktif di dunia nomor 1. Meskipun dibilang masih aktif namun taman nasional Yellowstone Caldera masih bisa menjadi daya tarik bagi para pengunjung entah itu asing maupun lokal. Setidaknya dalam tiap tahunnya, taman nasional Caldera berhasil meraih pengunjung sampai 3 juta orang. Banyak para wisatawan mengatakan bahwa sumber mata air dan juga gleyser di taman nasional ini memiliki pemandangan yang sangat bagus. 640.000 tahun yang lalu, Yellowstone Caldera mengalami erupsi terbesarnya sepanjang sejarah. Diperkirakan oleh pemerintah USA bila gunung berapi ini erupsi kembali, sebanyak 87.000 jiwa orang dipastikan meninggal.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas