home -> Lainnya -> Mengapa Beberapa Orang Lebih Sensitif Terhadap Ras...
17 Desember 2017 07:21

Mengapa Beberapa Orang Lebih Sensitif Terhadap Rasa Sakit?

Oleh raza dalam Lainnya pada June 19, 2015

Rasa sakit yang dapat membuat orang lain menangis mungkin sama sekali tidak berarti di orang yang berbeda. Ternyata beberapa orang memang lebih sensitif terhadap rasa sakit dan toleransi rasa sakit dari setiap orang itu berbeda-beda. Berikut alasan mengapa beberapa orang lebih sensitif terhadap rasa sakit. Alasan psikologi? Studi menunjukkan alasan yang juga biologis.

Rasa Sakit

Rasa sakit dan pegel sekitar leher pada wanita muda

Seperti biasa, sebelum kita membicarakan semua hal terkait topik ini tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu rasa sakit. Rasa sakit adalah sebuah perasaan tidak mengenakkan yang pada umumnya disebabkan oleh sebuah rangsangan yang dapat melukai tubuh Anda.

Rasa sakit sendiri adalah bagian yang sangat penting dalam tubuh manusia dan tidaklah boleh terlepaskan. Alasannya adalah karena rasa sakit dapat memberitahukan tubuh Anda bahwa Anda sedang dalam bahaya dan merespon hal tersebut dalam cara yang seharusnya, baik dengan melindungi tubuh Anda, berusaha menghindarinya, mengetahui kondisi tubuh yang tidak sehat, ataupun belajar bahwa hal yang sedang Anda lakukan tidaklah baik. Bayangkan apa jadinya jika pada saat Anda terbakar Anda tidak dapat merasakan rasa sakit?

Dari penjelasan ini kita sudah tahu bahwa rasa sakit adalah hal yang sangat penting bagi manusia. Tapi apakah benar beberapa orang merasakan rasa sakit yang jauh lebih kuat dibandingkan yang lainnya?

Toleransi Terhadap Rasa Sakit

Toleransi rasa sakit berbeda-beda di setiap orang

Sebuah studi menunjukkan bahwa hal itu ternyata terbukti benar. Studi tersebut meminta 116 partisipan sehat untuk menilai sensitivitas mereka terhadap rasa sakit pada saat bagian sangat kecil dari tangan atau kaki mereka dipanaskan hingga sekitar 48oC. Sesudah percobaan dilakukan, para partisipan menjalani tes MRI untuk dibandingkan otaknya.

Hasilnya menunjukkan bahwa alasan yang biasanya sebagian besar orang kira hanya alasan psikologis ternyata juga merupakan alasan biologis, atau tepatnya struktur otak mereka. Semua itu berhubungan dengan ketebalan lapisan otak mereka pada area yang berkaitan ke fokus dan instropeksi. Semakin tipis lapisan tersebut, maka seseorang akan lebih sensitif terhadap rasa sakit. Hal ini juga berarti bahwa mereka yang memiliki konsentrasi dan fokus tinggi akan lebih toleran terhadap rasa sakit.

Hasil dari studi ini akan membantu menentukan perawatan yang tepat bagi mereka yang menderita penyakit kronis dan memiliki toleransi rasa sakit yang lebih sedikit dibandingkan orang umumnya. Jadi jika lain kali Anda terbingung-bingung melihat orang lain merasakan rasa sakit yang tidak ada apa-apanya untuk Anda, ketahuilah bahwa besar kemungkinan orang tersebut benar-benar merasakan rasa sakit yang tidak ketara.

Tidak Melupakan Alasan Lainnya

Berbagai alasan yang menentukan sensitivitas rasa sakit

Studi di atas memang menunjukkan bahwa ada alasan biologis atau tepatnya struktur otak yang menentukan bagaimana seseorang mengartikan rasa sakit, namun Anda juga tidak boleh melupakan bahwa selain hal di atas masih banyak alasan lain yang menentukan toleransi rasa sakit. Sebagai contoh, seorang anak kecil pasti memiliki sensitivitas rasa sakit yang berbeda dibandingkan dengan seorang remaja.

Singkatnya, beberapa alasan lain yang menentukan toleransi rasa sakit adalah usia, emosi seseorang, kondisi tubuh, dan juga gaya hidup. Mereka yang depresi dan gelisah diketahui ternyata lebih sensitif terhadap rasa sakit, sama halnya dengan mereka yang merokok. Di sisi lain, mereka yang aktif berolahraga memiliki toleransi rasa sakit yang lebih tinggi.

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah bagaimana sensitivtias rasa sakit wanita dengan pria? Sebagaimana wanita dan pria memiliki perbedaan masing-masing, wanita sering dikatakan lebih sensitif terhadap rasa sakit namun hal ini masihlah sangat diperdebatkan mengetahui mereka harus mengatasi rasa sakit melahirkan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas