home -> Lainnya -> 10 Tips Agar Pernikahan Awet
27 November 2022 06:38

10 Tips Agar Pernikahan Awet

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada November 08, 2022

Ketika seseorang memutuskan untuk menikah, pastinya ingin pernikahan tersebut dilakukan hanya sekali dan bisa bertahan lama. Meski semua orang tahu bahwa menikah itu sulit dan akan ada banyak masalah yang datang menguji, sebisa mungkin masalah tersebut dihadapi bersama pasangan dan semakin memperkuat hubungan antara suami dan istri. Bagi kalian yang menginginkan kehidupan pernikahan yang harmonis dan langgeng, ada sejumlah tips yang bisa kalian ikuti. Inilah dia tipsnya.

10. Saling Support

support

Hidup akan ada yang namanya naik dan turun. Ketika sedang berada di atas, kita bisa bersenang-senang bersama dengan pasangan. Tapi bagaimana jika hidup sedang dalam masa menurun? Meski kita bukan cenayang, tapi kita harus bisa melakukan sesuatu untuk mencegah dan juga mengatasi masa-masa sulit yang akan datang.

Saling support satu dengan yang lain sangat dibutuhkan dalam hidup pernikahan. Tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa support dari pasangannya. Selalu siapkan telinga untuk mendengar cerita pasangan dan berikan saran yang bisa membantu meringankan bebannya. Kalau tidak bisa memberikan solusi, setidaknya dengarkan keluh kesah dari pasangan.

9. Buat Batasan

boundaries

Meski sudah menjalani hidup sebagai suami dan istri, bukan berarti semua hal harus dilakukan bersama-sama. Tetap saja kalian adalah individu berbeda yang masing-masing pasti memiliki kesukaan yang berbeda. Bagaimana cara agar bisa melakukan hal yang disuka sendiri tanpa gangguan orang lain?

Inilah fungsi dari boundaries atau batasan. Suami istri harus membuat batasan apa saja yang harus boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Hal ini harus dilakukan agar di ke depannya tidak terjadi pertikaian. Lebih baik dibicarakan di awal daripada harus tunggu ada ribut-ribut baru membicarakan hal ini. Buat juga hukuman apa yang harus diberikan jika sampai melanggar batasan yang telah dibuat bersama..

8. Jalani Hidup Pernikahan Seperti Teman

seperti teman

Ada loh pasangan suami istri yang sudah menikah tapi lebih dekat dengan temannya. Maksud dekat dengan teman di sini seperti jika ada masalah, maka orang yang akan dikabari terlebih dahulu adalah teman. Ingat, kalian sudah menikah, bukan hal yang bagus jika terus-menerus membicarakan masalah bersama dengan teman, harusnya dibicarakan dengan pasangan.

Makanya ketika kalian menikah, coba menjalaninya bukan hanya sekedar suami atau istri. Tapi anggap saja kalian seperti teman atau sahabat. Jadi, kalian bisa lebih terbuka dan rileks ketika membicarakan suatu hal. Kalau menjalani hidup sebagai suami atau istri terasa berat, bisa diringan dengan cara ini, menjalani hidup pernikahan seperti teman.

7. Luangkan Waktu Bersama

luangkan waktu

Ketika sudah menikah, kalian akan menjalani hidup berumah tangga dalam satu atap. Meski sudah tinggal satu atap, tetap ada rasa canggung karena perubahan hidup yang terjadi. Semula hanya pacaran, sekarang sudah benar-benar harus menjalani semuanya berdua. Kadang ada momen dimana masih ingin apa-apa dilakukan sendiri.

Boleh saja kalian melakukan sesuatu sendiri, tapi perlu diingat lagi bahwa status sudah berubah menjadi menikah, sudah seharusnya menatap masa sekarang dan masa depan. Sebagai pasangan harus ada meluangkan waktu bersama. Bisa itu dilakukan dengan jalan berdua, makan malam di satu restoran, dan lain sebagainya. Ini bisa menambah kedekatan dan intimasi pasangan.

6. Memaafkan

apologize

Perlu diingat bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Apalagi jika berbicara mengenai manusia, manusia bisa melakukan kesalahan. Bagaimana cara merespon kesalahan ini yang bisa menjadi kunci penentu dalam menjalin hubungan. Mau itu hubungan keluarga, pertemanan, dan juga ketika sudah menikah.

Marah yah silahkan ketika pasangan membuat kesalahan. Tapi harus dicari tahu juga alasan kenapa kesalahan itu terjadi. Pertimbangan apakah itu kesalahan yang berat atau ringan. Kalau berat tapi masih mau memaafkan, pastikan bahwa ada konsekuensi berat jika hal tersebut sampai terjadi lagi. Tapi kalau masih ringan, bisa lah diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya.

5. Hargai Perbedaan Pendapat

beda pendapat

Jangan mengira bahwa setelah menikah bahwa semua hal akan lancar-lancar saja. Ya mungkin saja di awal bulan masih terbawa suasana bahagia, tapi setelah itu barulah sejumlah masalah akan muncul. Masalah perbedaan pendapat akan terjadi dan akan menguji seberapa kalian bisa menerima perbedaan itu.

Biar sudah diikat dengan tali pernikahan, dua individu tetaplah dua. Masing-masing memiliki pola pikir yang berbeda. Meski menghadapi masalah yang sama, belum tentu jalan keluar akan bisa ditemukan karena masing-masing memiliki cara penyelesaian masalah yang berbeda. Menghargai perbedaan pendapat harus bisa dilakukan. Jangan memaksakan kehendak sendiri karena malah bisa membuat usia pernikahan bisa jadi pendek.

4. Bisa Berkompromi

compromise

Menikah berarti apa yang menjadi masalah pasangan akan menjadi masalah bersama. Karena dua orang memiliki cara pikir yang berbeda, cara kerja yang berbeda, ketika ada masalah atau perbedaan maka bisa saja memicu konflik. Bagaimana cara menangani hal tersebut bisa menentukan awet atau tidaknya hubungan pernikahan.

Sebagai pasangan suami istri harus bisa berkompromi satu sama lain. Segala macam perbedaan harus bisa dibicarakan dan didiskusikan berdua. Ini bisa meminimalisasi terjadinya konflik jika sebelumnya melakukan kompromi satu dengan yang lain. Kalau pun pasangan melakukan kesalahan, jangan langsung dihakimi karena bisa saja kamu malah menyakiti perasaannya.

3. Terbuka Dengan Pasangan

terbuka

Ketika sudah menikah, keterbukaan menjadi salah satu kunci penting agar pernikahan bisa bertahan lama. Pernah ada ungkapan bahwa tidak semua hal harus dibuka terhadap pasangan, justru ini malah bisa memunculkan masalah. Pasangan malah bisa mengira bahwa kebohongan atau ketidak percayaan terhadap pasangan.

Kalau masih adanya keraguan, rasa tidak percaya, yang membuat harus berbohong, akan jadi pertanyaan kenapa juga harus menikah. Justru sebagai suami istri harus bisa saling terbuka satu dengan yang lain. Jangan ada yang ditutupi dan membohongi pasangan. Apabila ada sesuatu yang mengganjal di hati, dibicarakan saja berdua.

2. Komunikasi

communication

Komunikasi juga menjadi hal penting yang bisa menentukan panjang atau pendeknya usia pernikahan. Tidak sedikit pasangan yang memutuskan untuk berpisah karena komunikasi yang terjadi sangat minim. Sekalipun adanya komunikasi, komunikasi yang dilakukan tidak lancar dan juga tidak bermakna.

Kalau kalian memiliki masalah dalam hal komunikasi, silahkan bicara dengan pasangan. Cari jalan keluar agar komunikasi yang dilakukan bisa sesuai dengan yang diharapan. Jangan berdiam diri dan menganggap pasangan bisa menebak pikiran mu. Bagaimana pasangan bisa tahu apa yang kamu rasa jika tidak dibicarakan.

1. Tinggal Jauh Dari Orang Tua

jauh dari orang tua

Ada beberapa pasangan yang menikah di saat masih belum memiliki tempat tinggal atau rumah. Solusi bagi pasangan ini ada beberapa seperti kontrak atau tinggal bersama orang tua. Jika dipertimbangkan masalah lebih hemat yang mana, tentu saja akan lebih hemat jika tinggal di rumah orang tua. Tapi ini bukanlah hal yang bijak.

Jika ada masalah dalam kehidupan pernikahan, kira-kira apa yang akan dilakukan orang tua? Insting orang tua biasanya akan langsung menolong anaknya agar bisa keluar dari kesulitan. Jika kesalahan ternyata dilakukan oleh anaknya, ada kecenderungan orang tua bisa berat sebelah dalam mengambil keputusan. Bukannya masalah jadi selesai, yang malah jadi makin parah karena menantu akan merasa bahwa dirinya tidak dianggap atau pasti salah.

Makanya sebaiknya setelah menikah, tinggal di rumah yang terpisah dari orang tua. Jika terjadi masalah, maka kalian lah yang harus menyelesaikannya. Jangan menggantungkan nasib pada orang tua. Biarlah orang tua hidup dan menikmati masa tuanya.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas