home -> Lainnya -> 10 Fakta Menarik Tentang Ular
30 September 2022 23:26

10 Fakta Menarik Tentang Ular

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada August 30, 2022

Ular merupakan salah satu hewan berbahaya yang ada di dunia. Diperkirakan ada lebih dari 3.000 jenis spesies ular yang dapat ditemukan di Bumi. Beberapa ada yang beracun dan ada juga yang tidak. Orang yang sangat takut pada ular disebut dengan ophidiophobia. Meski hewan ini sangat menakutkan dan juga berbahaya, ular memiliki peran yang penting dalam ekosistem. Dan tentu saja ada banyak hal menarik yang bisa dipelajari dari hewan melata satu ini. Jika kalian tertarik dengan ular, berikut sejumlah fakta menarik dari ular.

10. Ular Mencium Dengan Lidah

lidah

Biasa kita mencium bau atau aroma menggunakan hidung, tapi hal ini tidak terjadi pada beberapa jenis hewan. Sebut saja contoh hewan tersebut adalah ular. Memang benar bahwa ular memiliki dua lubang di kepalanya yang mungkin kita kira itu adalah hidung yang digunakan untuk mencium bau. Tapi ternyata ular tidak mencium bau dengan menggunakan hidungnya.

Untuk mencium bau atau aroma, ular menggunakan lidahnya. Jika kalian lihat ular sering menjulurkan lidahnya, itu karena mereka memang indera penciumnya justru terletak ada lidahnya. Di bagian dalam mulutnya, di bagian atasnya terdapat suatu organ yang disebut dengan Jacobson's atau vomeronasal. Aroma yang dibawa oleh lidahnya akan masuk ke organ ini.

9. Ada Beberapa Spesies Yang Beracun

tidak semua ular beracun

Jika ada orang yang melihat langsung ketakutan, itu adalah hal yang wajar. Memang hewan ini sudah sejak lama ditakuti karena dianggap sebagai hewan beracun. Racunnya sangat berbahaya dan mematikan, bisa membunuh manusia jika sampai racunnya masuk ke dalam tubuh. Tapi memang semua ular beracun?

Spesies ular yang berhasil diidentifikasi sebanyak lebih dari 3.000 jenis. Dari ribuan jenis ular, tidak semua ular beracun. Ada beberapa jenis ular yang tidak memiliki racun. Meski tidak beracun bukan berarti ular tersebut tidak berbahaya. Jika contohnya ular phyton, dia memang tidak berbisa tapi lilitannya bisa membuat korbannya kehabisan nafas yang ujung-ujungnya juga bisa meninggal dunia.

8. Berganti Kulit

shedding

Kita saja manusia bisa memiliki kulit mati, hewan pun juga sama. Ketika kulit sudah mati, maka kulit harus berganti dengan yang baru. Ular juga mengalami hal demikian, mereka akan mengalami masa berganti kulit atau shedding. Masa ini tidak terjadi tiap hari, ular biasanya berganti kulit sekitar 4 sampai 12 kali dalam setahun.

Perlu kalian ketahui bahwa kulit ulat tidak ikut tumbuh sedangkan ular akan terus tumbuh. Nah, ini mengharuskan ular untuk harus mengganti kulitnya. Kulitnya sudah terlalu sempit sehingga mereka harus melepasnya. Ada juga alasan lain ular mengganti kulit yaitu karena kulitnya sudah diserang oleh banyak parasit seperti kutu.

7. Rahang Fleksibel

rahang fleksibel

Ular adalah hewan karmivora, mereka mencari mangsa berupa hewan yang lebih kecil, setara, atau bahkan yang lebih besar dari ukuran kepala mereka. Kalau makanannya lebih kecil dari ukuran kepalanya, kita tidak akan kaget. Yang justru mengherankan adalah bagaimana bisa ular makan sesuatu yang ukurannya lebih besar dari ukuran kepalanya.

Ternyata kuncinya ada di rahang mereka. Ular memiliki rahang yang sangat fleksibel, ini memungkinkan mereka untuk membuka mulutnya jauh lebih besar dari ukuran kepalanya. Tinggal tergantung pada ukuran hewan yang dimangsanya saja. Lalu makanan tersebut akan dicerna di perutnya menggunakan asam lambungnya.

6. Tidak Semua Ular Bertelur

telur

Ketika belajar di sekolah, diajarkan bahwa hewan reptil berkembang biak dengan cara bertelur. Ular termasuk dalam kategori hewan reptil yang menjadikan hewan ini berkembang biak dengan cara bertelur. Tapi ternyata tidak semua ular berkembang biak dengan bertelur. Ada juga beberapa jenis ular yang justru melahirkan.

Melahirkan atau bertelur itu ditentukan dari di mana tempat mereka tinggal. Jika tempat mereka tinggal tidak memungkinkan untuk bertelur, maka mereka akan melahirkan. Ular yang tinggal di daerah dengan iklim dingin yang biasanya akan melahirkan. Karena jika mereka bertelur di iklim dingin, telurnya tidak akan bertahan hidup.

5. Tidak Memiliki Kelopak Mata

eyelids

Pernahkah kalian mengadakan kompetisi dengan teman dimana siapa yang bisa menahan untuk tidak mengedipkan mata paling lama, dia yang keluar jadi juara? Mungkin kalian bisa adu kuat untuk tidak mengedipkan mata lawan teman, tapi jangan coba-coba adu tahan lama tidak berkedip dengan hewan ular.

Ular tidak memiliki kelopak mata, ini menyebabkan mereka tidak bisa mengedipkan matanya. Mata ular dilapisi oleh membran tipis untuk melindungi mata mereka. Membran ini dinamakan "brille". Karena mereka tidak memiliki kelopak mata, mereka tidak bisa menutup mata saat tidur. Ketika mereka tidur, matanya akan tetap terbuka.

4. Hewan Berdarah Dingin

berdarah dingin

Pernah mendengar yang namanya hewan berdarah dingin? Kira-kira sejauh mana kalian tahu tentang hewan berdarah dingin ini? Hewan berdarah dingin disebut juga dengan poikiloterm. Hewan ini memiliki suhu tubuh yang mengikuti suhu lingkungan sekitarnya. Beberapa contoh hewan berdarah dingin seperti ikan, amfibi, reptil, dan hewan invertebrata.

Ular termasuk reptil dan membuatnya masuk dalam kategori hewan berdarah dingin. Bukan berarti ular benci dengan panas atau tidak bisa hidup di kondisi panas. Justru ular sangat butuh suhu panas, apalagi ketika mereka sedang ingin mencerna makanan. Ular tetap butuh panas untuk mencerna makanan dan menghangatkan tubuh. Jadi mereka akan mencari tempat yang hanga atau panas untuk menaikkan suhu tubuhnya.

3. Tahan Lapar Dalam Waktu Lama

tahan lapar

Hidup di daerah yang panas, kering, dan jarang ditemukan makanan, membuat beberapa jenis hewan sulit untuk bertahan hidup. Yang tetap bisa bertahan hidup berarti hewan tersebut memang benar-benar kuat dan bisa beradaptasi dengan lingkungan yang keras. Kemampuan bertahan hidup hewan ini pastinya sangat mengagumkan.

Ular diketahui bisa bertahan hidup dalam jangka waktu yang lama. Ini dikarenakan mereka bisa menahan lapar. Mereka hanya makan saat memang waktunya untuk makan dan bisa tidak makan dalam waktu yang lama. Ular bisa mengistirahatkan tubuhnya dan menyimpan energinya. Ini adalah salah satu manfaat positif dari hewan yang berdarah dingin. Mereka bisa menaikan dan menurunkan metabolisme disesuaikan dengan tempat dan waktu.

2. Ular Terpanjang Jenis Reticulated Python

Reticulated Python

Ada ribuan jenis ular yang bisa kita temukan di dunia ini. Beberapa ada yang beracun, ada juga yang tidak. Ada yang ukurannya keci, ada juga yang besar. Ada yang pendek dan ada juga yang besar. Jika kalian ingin tahu tentang ular jenis apa yang memiliki ukuran tubuh paling panjang, jawabannya adalah reticulated phyton.

Ular jenis reticulated phyton adalah ular yang mampu tumbuh hingga bermeter-meter. Inilah yang membuat ular ini sebagai jenis ular terpanjang. Reticulated phyton termasuk ular yang tidak berbisa. Mereka akan menggunakan tubuhnya yang panjang untuk melilit korbannya sampai kehabisan nafas lalu menelannya. Diketahui bahwa reticulated phyton bisa tumbuh hingga sepanjang 6 meter.

1. Tidak Bisa Menebak Ular Beracun Dari Bentuk Tubuh

ciri ular beracun

Masing-masing ular memiliki karakteristik yang berbeda. Ini membuat ular menjadi hewan yang unik. Kalian pasti sering menemukan artikel bahwa untuk membedakan yang mana ular beracun dan mana yang tidak adalah dengan melihat bentuk mata, bentuk kepala, sisik, dan ciri-ciri terlihat lainnya. Percayalah, itu tidak efektif.

Ada yang mengatakan bahwa ular beracun memiliki bentuk pupil mata yang vertikal. Tidak semua ular beracun memiliki ciri demikian. Ada juga ular beracun yang pupil matanya berbentuk bulat. Untuk bisa mengenali yang mana ular beracun dan tidak hanya dengan mempelajari ular secara mendalam. Apalagi yang mengatakan ular bisa diusir dengan menggunakan garam. Faktanya, garam tidak memberikan pengaruh apa-apa pada ular.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas