home -> Unik -> 10 Kelakuan Lucu Pengendara Kendaraan Bermotor Di ...
11 Agustus 2022 10:21

10 Kelakuan Lucu Pengendara Kendaraan Bermotor Di Indonesia

Oleh serba_tahu dalam Unik pada August 03, 2022

Mengendarai kendaraan bermotor mau itu mobil atau motor, sudah seharusnya mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Tujuannya sudah jelas untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Meski aturannya sudah ada, ada saja pengendara kendaraan bermotor yang memiliki kelakukan aneh-aneh. Dan lucunya jika terjadi sesuatu di jalan atau ditegur orang, justru dia yang marah. Pernahkah kalian menghadapi orang lucu seperti itu? Atau jangan-jangan kalian malah pernah melakukan kelakuan tersebut? Inilah sejumlah kelakuan lucu para pengendara kendaraan bermotor di Indonesia.

10. Lawan Arah

lawan arah

Jika ada kelakuan lucu yang dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor di Indonesia, kelakuan tersebut adalah lawan arah. Berbicara soal aturan, sudah jelas bahwa lawan arah adalah tindakan yang dianggap berbahaya dan dilarang. Oleh polisi, pelaku yang melakukan tindakan lawan arah akan dikenai tilang.

Kalau ditanya kenapa melakukan lawan arah, mayoritas orang akan menjawab sedang terburu-buru. Mereka rela bertaruh nyawa demi bisa cepat sampai tujuan. Masalahnya itu kalau sampai di tujuan, bagaimana kalau tidak? Bisa dikatakan mereka yang melawan arah ini adalah pencuri dan perampok. Mereka merampok hak orang lain yang ingin berkendara dengan aman di jalur yang benar.

Lebih lucunya lagi, jika ditegur malah mereka yang lawan arah yang lebih galak. Tidak segan-segan pelaku lawan arah akan marah dan bertindak kekerasan pada mereka yang menegurnya. Ditambah lagi dengan orang yang melawan arah lain juga akan ikut-ikutan marah jika ditegur. Sepertinya kalau salah tapi dalam jumlah yang banyak, mereka akan menjadi benar.

9. Merokok Sambil Berkendara

merokok berkendara

Merokok adalah hak semua orang. Yang penting merokok dilakukan di tempat yang disediakan. Jalan raya bukanlah tempat yang tepat untuk merokok. Mau kalian berkendara menggunakan motor atau mobil, merokok sambil berkendara bukanlah tindakan yang dibenarkan karena sekarang sudah pasal yang mengatur tentang merokok.

Yang merokok sambil berkendara memiliki kebiasaan membuang abu rokoknya ke luar jendela bagi pengendara mobil. Sementara pengendara motor tinggal menjentikkan rokoknya maka abunya bisa jatuh dan terbang ke belakang. Abu rokok yang terbang ke belakang ini suhunya sangat panas dan bisa melukai pengendara lain. Bagaimana kalau sampai abu rokok ini mengenai mata pengendara lain?

Seperti biasanya, orang salah kalau ditegur malah lebih galak. Mereka malah memarahi orang yang terkena abu rokok kenapa tidak menutup helmnya. Entah apa yang ada di kepala orang yang merokok saat berkendara. Mungkin tunggu sampai mereka kena akibat atas ulahnya sendiri baru sadar. Adalah undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) nomor 22 tahun 2009 yang mengatur aturan mengenai larangan merokok saat berkendara. Pelakukanya bisa dikenai hukuman pidana 3 bulan dan denda 750.000 ribu Rupiah.

8. Membunyikan Klakson Saat Lampu Hijau Menyala

klakson saat lampu hijau

Saat lampu merah menyala, sudah kewajiban pengendara kendaraan bermotor untuk berhenti. Lampu kuning berarti kendaraan harus bersiap-siap untuk jalan atau berhenti. Sementara lampu hijau menandakan kendaraan boleh melaju. Kalian yang sehari-hari menghabiskan waktu di jalan pasti ada mengalami masa di mana lampu hijau baru menyala lalu kalian diklakson.

Klakson memiliki fungsi untuk memberi sinyal pada kendaraan lain jika ada sesuatu. Ketika lampu hijau baru menyala, biasanya ada saja orang yang langsung membunyikan klakson dengan harapan kendaraan di depannya bisa langsung jalan. Perlu diketahui bahwa ketika lampu hijau menyala memang semua pengendara akan jalan. Tidak ada yang ingin berlama-lama diam di tempat.

Jika memang suatu kendaraan tetap diam saat lampu hijau menyala pastinya ada sesuatu yang terjadi. Sepertinya orang-orang yang langsung membunyikan klakson setelah lampu hijau menyala seperti sedang terburu-buru ada meeting penting yang harus segera dihadiri. Semua orang juga sibuk dan ingin segera jalan, bukan cuma kalian saja yang sibuk.

7. Sein Kanan Tapi Belok Kiri

sein

Selama berkendara di jalan raya kita harus selalu hati-hati dan menjaga jarak. Tidak hanya hati-hati dan jaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan saja tapi juga samping kiri, kanan, serta belakang. Karena kita tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh pengendara tersebut. Bisa saja ia menyalakan lampu sein kanan tapi belok ke kiri atau sebaliknya.

Kalian pasti pernah menemukan pengendara yang menyalakan lampu sein kanan tapi berbelok ke kiri atau sebaliknya. Ini jelas berbahaya karena orang ini bisa menyebabkan kecelakaan karena salah menyalakan lampu sein. Lampu sein dinyalakan dari jauh sebelum berhenti atau berbelok untuk memberi tanda pada pengendara di samping atau belakang agar berhati-hati. Tidak bisa menyalakan sein kiri tapi belok ke kanan.

Ada juga orang main belok saja tanpa menyalakan lampu sein. Ditambah lagi jika ada pertigaan atau perempatan jalan, orang menyalakan lampu hazard. Di kepalanya ia berpikir kalau mau lurus harus menyalakan hazard. Hazard digunakan jika ada hal darurat yang terjadi. Bukan digunakan untuk memberi sinyal jalan lurus di pertigaan jalan atau juga dinyalakan di saat hujan deras.

6. Naik Motor Bonceng Tiga

bonceng tiga

Di Indonesia, kendaraan yang paling banyak digunakan adalah motor. Semua keluarga pasti memiliki motor minimal satu. Motor dipilih sebagai kendaraan utama dan banyak digunakan orang karena harganya yang murah dan cepat. Meski di jalan bertemu dengan kemacetan, motor dapat dengan mudah menyelip dalam sela kendaraan.

Motor hanya bisa mengangkut dua orang saja. Lebih dari itu sudah dianggap melanggar peraturan. Membonceng hingga 3 orang atau lebih bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang yang dibonceng. Di jalan pasti ada banyak ditemukan pengendara motor yang melakukan bonceng tiga atau lebih. Berbahaya? Tentu saja. Tapi orang sepertinya tidak perdulu akan bahaya dan lebih mementingkan cepat sampai daripada hal lainnya.

5. Berhenti Tidak Di Belakang Garis Saat Lampu Merah

lampu merah

Jika sebelumnya ada kelakuan lucu pengendara kendaraan bermotor di mana mereka membunyikan klakson padahal lampu hijau baru saja menyala, kini ada lagi kelakuan lucu yang bisa ditemukan di lampu merah. Kelakuan lucu ini adalah para pengendara kendaraan bermotor yang tidak berhenti di belakang garis. Mereka malah berhenti jauh di depan garis sampai lampu merah tidak terlihat.

Jika berhenti jauh di depan lampu merah, kalau lampu merah mati dan berganti lampu hijau nyala, orang-orang ini maka malah jadi penghambat. Mereka harus diklakson agar segera jalan. Sudah diberikan garis tanda berhenti tapi malah berhenti sembarangan. Ada juga yang berhenti di zebra cross. Zebra cross adalah marka jalan untuk orang menyebrang. Bukan untuk kendaraan bermotor berhenti.

4. Menggunakan Helm Tidak Di Kepala

helm

Berkendara menggunakan sepeda motor harus dilengkapi dengan berbagai macam pengaman. Mulai dari sepatu yang tingginya sampai mata kaki, celana panjang, jaket, sarung tangan, dan yang terpenting adalah helm. Helm berguna untuk mengurangi resiko mengalami cidera parah di kepala. Mau itu pengendaranya dan juga yang dibonceng wajib menggunakan helm.

Kebanyakan dari pengendara motor malas menggunakan helm. Kalau sekedar jarak dekat biasanya tidak akan pakai helm. Kalau jalan jauh baru pakai helm. Alasannya juga karena takut ditilang bukan karena ingin selamat. Tapi apakah membawa helm sudah benar? Ada saja pengendara yang membawa helm tapi tidak memakainya di kepala. Helmnya malah ditaruh di lutut atau dikalungkan di siku.

3. Kendaraan Biasa Masuk Jalur TransJakarta

jalur transjakarta

Kehadiran bus TransJakarta agar orang yang mengendarai kendaraan pribadi bisa beralih ke kendaraan umum. Bus TransJakarta disediakan jalur khusus agar bisa tetap melaju tanpa kena macet. Jalur TransJakarta hanya boleh dilalui oleh bus TransJakarta atau kendaraan khusus seperti ambulance, polisi, dishub, pemadam kebakaran, dan kendaraan penting lainnya.

Kendaraan pribadi tidak diperbolehkan masuk jalur TransJakarta dengan alasan apapun. Kendaraan biasa harus menggunakan jalur biasa. Jadi kalau ada macet, bus TransJakarta bisa tetap jalan. Sayangnya ada pengendara egois yang mengambil jalur bus TransJakarta. Hal ini menyebabkan bus TransJakarta jadi terhambat. Sudah sering dilakukan razia polisi tapi tetap saja ada pengendara bandel yang masuk jalur TransJakarta.

2. Motor Naik Jalan Flyover

motor flyover

Karena kemacetan yang semakin parah, pemerintah mencari akal untuk mengurai kemacetan tersebut. Makanya dibuat jalan underpass dan flyover agar bisa dilalui oleh pengendara kendaraan bermotor. Untuk jalan underpass biasanya diperbolehkan kendaraan apa saja untuk lewat. Tapi kalau jalan flyover, pengendara motor tidak boleh lewat.

Jalan di flyover dilarang dilalui oleh motor karena bukan cuma jalannya yang kecil. Tapi karena jalan tersebut diperuntukan untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan agak tinggi. Ditambah lagi dengan adanya angin yang bisa membuat motor jadi goyang. Sudah banyak kecelakaan terjadi di flyover karena pengendara motor memaksa naik flyover. Mereka memilih untuk berjudi dengan maut apakah akan selamat sampai tujuan atau celaka.

1. Menerobos Lampu Merah

terobos lampu merah

Lampu merah menyala memiliki arti pengendara di jalan tersebut harus berhenti. Kuning tandanya harus bersiap-siap untuk jalan atau berhenti dan hijau artinya boleh jalan. Melanggar lampu lalu lintas tidak hanya bisa membuat kamu ditilang tapi juga mengalami kecelakaan. Jika kamu tidak takut celaka, setidaknya takutlah kena tilang polisi.

Sayangnya banyak orang yang tidak takut dengan celaka dan polisi. Mau lampu merah atau kuning, jalan terus. Yang penting bisa cepat sampai tujuan, tidak perduli dengan keselamatan diri sendiri apalagi orang lain. Kenapa juga harus perduli orang lain iya kan? Yang penting kitanya cepat sampai. Paling seru menunggu jika ada orang yang lawan arah dan menerobos lampu merah mengalami kecelakaan. Kira-kira siapa yang akan mengaku salah karena dua-duanya pasti akan sama-sama marah dan mengaku sedang sibuk sehingga harus cepat-cepat sampai tujuan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas