home -> Lainnya -> 10 Pemain Sepakbola Yang Rentan Cidera
03 Oktober 2022 22:38

10 Pemain Sepakbola Yang Rentan Cidera

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada June 10, 2022

Cidera adalah mimpi buruk bagi semua atlet, termasuk itu adalah atlet sepakbola. Semakin tua seorang pemain, biasanya akan sering mengalami cidera dan tentunya akan butuh waktu lama untuk bisa pulih. Tapi ada juga pemain yang usianya masih termasuk muda dan produktif tapi sering mengalami cidera. Jika melakukan perawatan yang tepat dan istirahat cukup, dipastikan bisa untuk kembali merumput. Meski begitu, ada juga pemain yang sudah cidera, pulih, lalu harus absen lagi karena cidera. Pemain yang sering cidera pastinya akan mengganggu karir sepakbolanya. Tak jarang pemain yang sudah terlalu sering cidera, pindah ke klub kecil yang mau menampungnya atau pilihan terakhir adalah pensiun. Ada banyak pemain sepakbola yang dianggap sebagai pemain yang rajin cidera. Membuat club berpikir ulang jika mau membeli mereka. Siapa saja pemain sepakbola terkenal yang sering mengalami cidera? Inilah daftarnya.

10. Aaron Ramsey

Aaron Ramsey

Arsenal dikenal sebagai salah satu club di Premier League yang sering membeli pemain muda. Salah satu pemain muda yang pernah dibeli oleh Arsenal adalah Aaron Ramsey. Ia dibeli dari Cardiff City ketika usianya masih 18 tahun. Selama berkostum The Gunners, Aaron Ramsey yang memiliki posisi sebagai gelandang, memiliki masalah dengan kebugarannya.

Ramsey sebenarnya pemain yang hebat dan memiliki work ethic yang bagus. Cidera yang menghantamnya secara terus menerus membuat dia harus absen lama. Pemain sepakbola yang absen lama karena cidera pasti akan membuat performnya semakin sulit untuk berkembang. Cidera terparah yang pernah ia alami terjadi di musim 2009-2010 saat ia mengalami patah tulang tibia dan fibula. Akibat cidera itu, ia absen selama 248 hari.

9. Alexander Pato

Alexandre Pato

Penggemar AC Milan pastinya tidak akan lupa dengan sosok Alexandre Pato. Pato yang saat itu masih muda, digadang-gadang bisa menjadi striker menakutkan menggantikan Andriy Shevchenko yang pergi ke Chelsea. AC Milan membeli Alexandre Pato dari Internacional dengan harga 24 juta Euro di tahun 2007.

Pemain semuda Pato seharusnya memiliki karir yang panjang dan punya kesempatan besar untuk berkembang. Sayang, Pato lebih sering cidera daripada bermain dan mencetak gol. Cidera otot dan ankle adalah cidera yang sering dialami oleh pemain asal Brazil ini. Total ada 13 cidera berbeda yang dialami oleh Pato dalam kurun waktu 3 tahun.

8. Marco van Basten

Marco van Basten

Belanda memiliki banyak pemain sepakbola hebat. Sebut beberapa di antaranya seperti Johan Cruyff, Dennis Bergkamp, Edwin van der Sar, Ruud Gullit, dan Marco van Basten. Dari sekian banyak pemain hebat asal Belanda tersebut, Marco van Basten adalah pemain yang paling sering mengalami masalah dengan cidera.

Striker legendaris asal Belandanya pensiun cepat di usia 30 tahun. Dua tim yang pernah ia bela yaitu Ajax Amsterdam dan AC Milan. Karirnya yang begitu pendek disebabkan karena ia bermasalah dengan ankle. Sampai akhirnya cidera ankle terakhirnya di tahun 1994, membuat ia memutuskan untuk berhenti bermain sepakbola.

7. Owen Hargreaves

Owen Hargreaves

Kepergian Roy Keane yang berposisi sebagai gelandang bertahan sebagai kapten, membuat Manchester United ingin mencari penggantinya dengan segera. MU lalu melihat sosok pengganti Keane pada diri Owen Hargreaves. MU lalu membeli Hargreaves dari Bayern Munich di tahun 2017 dengan mahar 17 juta Pounds.

Sebenarnya Hargreaves memiliki permainan yang bagus, sayangnya cidera yang ia alami membuat ia lebih sering absen. Hargreaves sering mengalami masalah dengan lututnya, membuat ia absen lama hingga 25 bulan. Ketika ia pergi ke Manchester City karena kontraknya tak diperpanjang Manchester United, Hargreaves sempat menunjukkan bahwa dirinya bukanlah pemain yang rentan cidera.

Ketika berseragam Manchester City, Hargreaves sempat mengkritik Manchester United bahwa mereka tidak bisa menangani cideranya dengan baik. Tapi tidak butuh waktu lama hingga cideranya kembali kambuh. Di Manchester City juga Hargreaves tidak bisa tampil maksimal karena cideranya yang sering kambuh.

6. Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate

Inggris pernah memiliki bek tengah berbakat yang bernama Jonathan Woodgate. Penampilannya yang bagus di Leeds United membuatnya dibeli oleh Newcastle United. Tampil bagus, Real Madrid membelinya di tahun 2004. Tapi karena performanya tidak memuaskan, ia dipinjamkan ke Middlesbrough selama satu tahun.

Performa yang tidak stabil bukanlah tanpa alasan. Jonathan Woodgate tidak bisa tampil stabil karena lebih sering absen karena cidera. Seringnya mengalami cidera ini yang membuat Madrid melepasnya ke Middlesbrough. Tapi di Middlesbrough juga tak tampil seperti yang diharapkan. Mau bagaimana lagi, Woodgate memang atlet yang mudah cidera. Tak bisa mengharapkan lebih dari dirinya.

5. Sergio Aguero

sergio aguero

Manchester City bisa dibilang sangat beruntung bisa memiliki striker seperti Sergio Aguero. City membeli Aguero dari Atletico Madrid di tahun 2011 dengan harga 35 juta Pounds. Dia dibeli untuk menggantikan Carlos Tevez. Dia membela Manchester City dari tahun 2011 sampai 2021. Total gol yang sudah ia buat sebanyak 184.

Barcelona yang tertarik melihat performa Aguero, merekrutnya dari City dengan status free transfer. Sebenarnya saat masih membela Manchester City, Sergio Aguero sudah sering mengalami cidera. Meski begitu, Barcelona tetap mau merekrutnya. Sampai akhirnya ternyata diketahui ia mengalami masalah jantung sehingga tidak bisa melanjutkan karirnya di lapangan hijau.

4. Michael Owen

Michael Owen

Liverpool sempat memiliki satu striker menakutkan yang bernama Michael Owen. Orang boleh saja menghinanya karena tubuhnya yang pendek dan kecil, tapi kecepatan yang dimiliki oleh Owen tidak bisa dianggap remeh. Dengan catatan 216 pertandingan bersama Liverpool, ia berhasil mencetak 118 gol. Sampai akhirnya dia dibeli oleh Real Madrid.

Di Madrid, ia tidak bisa tampil penuh, ia lebih sering berkutat dengan cidera. Dilepas Real Madrid ke Newcastle United lalu sempat ke Manchester United sebelum menutup karirnya di Stoke City. Saking seringnya ia cidera, ketika di Manchester United ia sampai rela tidak digaji full. Ia baru digaji ketika ia bermain. Jika saja Owen tidak dibekap cidera, ia pasti menjadi salah satu striker menakutkan di dunia.

3. Ousmane Dembele

Ousmane Dembele

Borussia Dortmund beberapa tahun belakangan ini diisi oleh pemain muda berbakat. Pemain muda dan hebat ini lalu banyak dibeli oleh club besar. Salah satu pemain muda berbakat yang pernah bermain di Borussia Dortmund adalah Ousmane Dembele. Dembele adalah pemain asal Perancis yang memiliki posisi sebagai winger.

Dembele dibeli oleh Barcelona dengan harapan bisa membuat lini serang Barcelona menakutkan. Sayangnya keinginan itu tidak terwujud. Dembele lebih sering absen karena cidera. Entah berapa kali ia mengalami cidera, padahal usianya masih muda yaitu 24 tahun. Maka dari itu Barcelona masih berpikir lebih lama apakah mau memperpanjang kontraknya atau tidak.

2. Marco Reus

marco reus

Amat disayangkan bagi Marco Reus karena ia sebenarnya memiliki skill yang bagus namun rusak karena cidera. Ketika ia dalam kondisi fit, Marco Reus selalu bisa menunjukkan performanya yang luar biasa. Berasal dari Borussia Mönchengladbach, penampilan bagusnya yang membuat Borussia Dortmund membelinya di tahun 2012.

Marco Reus sangat sering mengalami cidera, ini membuatnya mendapatkan julukan si kaki kaca. Masih teringat ketika Marco Reus gagal membela timnas Jerman di ajang World Cup tahun 2014 gara-gara cidera yang ia alami. Di clubnya, Borussia Dortmund, dia juga sering didera cidera. Tapi ketika bermain, ia selalu tampil bagus.

1. Ronaldo

Ronaldo

Berbicara soal striker terhebat tentu tak mungkin tak menyebut nama Ronaldo. Ronaldo yang dimaksud di sini bukanlah Cristiano Ronaldo dari Portugal karena Cristiano Ronaldo memiliki fisik yang kuat. Ada satu lagi striker hebat yaitu Ronaldo Luis Nazario de Lima yang rentan dengan cidera. Orang-orang lebih mengenalnya dengan nama Ronaldo.

Ronaldo sangat rentan cidera, cidera yang paling sering menyerangnya adalah cidera di bagian lutut. Awal mula cidera lutut ini terjadi pada saat ia membela Inter Milan. Pada pertandingan melawan Lazio di event Coppa Italia pada tanggal 12 April 2000, Ronaldo kembali merumput setelah 5 bulan absen. Tak berakhir baik, Ronaldo mengalami cidera lutut parah saat hendak melakukan stepover ciri khasnya.

Semenjak cidera itu, lutut Ronaldo tidak bisa kembali seperti saat ia masih sehat. Beberapa kali ia mengalami cidera di lutut yang sama. Bahkan ketika Real Madrid membelinya pada tahun 2002, cideranya sering kambuh. Inilah yang membuat Ronaldo tidak bisa kembali setajam dulu.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas