home -> Lainnya -> 10 Perusahaan Startup Mengungkapkan Alasan Kegagal...
19 Januari 2018 06:55

10 Perusahaan Startup Mengungkapkan Alasan Kegagalan Mereka

Oleh admin dalam Lainnya pada October 14, 2013

Belakangan ini, banyak sekali perusahaan startup baru yang bermunculan. Beberapa berhasil, namun banyak yang gagal. 10 Perusahaan start-up atau baru berdiri yang gagal ini mengungkapkan alasan di balik kegagalan mereka. Apa saja alasan tersebut? Berikut kutipan mereka.

Perusahaan startup atau startup adalah sebuah perusahaan, bentuk kerjasama, organisasi sementara yang dibangun untuk mendapatkan model bisnis yang terbaik. Perusahaan-perusahaan ini dapat disebut sebagai perusahaan baru, yang masuk dalam tahap perkembangan. Startup ini dikenal secara internasional karena kemunculan perusahaan-perusahaan berbasis dot-com (.com) yang mudah didapatkan.

1. Boompa.com - Banyak sekali kesalahan dalam riset, memilih tim, ruang kerja dan modal

Boompa.com

Walaupun banyak sekali artikel dan dokumen di web yang membahas mengenai hal ini, kebanyakan dari mereka berdasarkan pada kenyataan setelah keberhasilan. Mereka tidak memberikan pengetahuan terkait sudut pandang "kita baru keluar dari pekerjaan kita!" dan "kita tidak memiliki kontak untuk mendapatkan modal." 

Berdasarkan kegagalan-kegagalan ini, Dave Snider dan Ethan Lance sebagai founder, memberikan pengetahuan terkait kegagalan mereka di kuro5hin.org, apa saja yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan Anda sendiri dan apa yang Anda butuhkan, beberapa di antaranya adalah riset yang matang, tim selektif, ruang kerja (kantor) dan modal.

2. Xmarks - Memberikan jasa secara gratis dan akhirnya kehabisan modal untuk membayar tagihan

Xmarks.com

Xmarks adalah layanan yang memperbolehkan semua bookmark pada browser Anda disinkronkan ke berbagai browser yang Anda gunakan. Selama 4 tahun mereka memberikan layanan sinkronisasi secara gratis, berdasar pada hipotesis sebuah model bisnis akan muncul untuk mendukung layanan gratis tersebut. Hipotesis tersebut gagal, tidak ada cara untuk membayar tagihan, gaji dan hosting. Pada akhirnya mereka harus menjual layanan ini.

Beberapa dari Anda yang pernah menggunakan Xmarks mungkin merasa bingung karena Xmarks masih berfungsi dengan baik. Xmarks sendiri pernah menyatakan mereka akan menutup jasanya, namun akhirnya berhasil dijual ke pembeli yang berkomitmen untuk melanjutkan jasa sinkronisasi ini sendiri. Inilah yang menyebabkan Xmarks sekarang memiliki jasa premium untuk mendapatkan keuntungan dari jasa mereka.

3. YouCastr - Tidak terpusat, tidak memiliki passion, terlalu banyak founder dan berbagai kesalahan lainnya

Youcastr.com

Youcastr adalah jejaring sosial untuk penggemar olahraga yang dapat berkomunikasi satu sama lainnya saat live broadcast, serta banyak fitur jejaring lainnya. Sayangnya dalam sebuah perusahaan, seberapa banyak-pun founder perusahaan tersebut, harus ditentukan siapa yang menjadi pemimpin dan siapa yang akan mendukung pemimpin tersebut. Berikut perkataan founder YouCastr.

"Kami memulai perusahaan ini karena kami menyukai idenya dan ingin melakukan sesuatu yang kewiraswastaan. Kami tidak jatuh cinta atau memiliki passion dengan ide atau pasar yang kami masuki, bahkan bukan pemain inti dari produk kami. Walaupun begitu, kami berusaha sangat keras untuk mencegah kejatuhan perusahaan kami, pada akhirnya kami tidak lagi memiliki semangat dan energi untuk itu."

4. Devver - Kami telah salah dengan fokus ke pembangunan terlebih dahulu dan relasi customer kedua

devver.net

Kebanyakan kesalahan yang dilakukan adalah terlalu berfokus pada pembangunan (development) yang seharusnya terlebih dahulu berfokus ke relasi customer dan melakukan MVP (Minimum Viable Product). MVP adalah sebuah strategi pengujian pasar dengan menguji produk ke subset customer terlebih dahulu.

Ini jugalah yang menjadi salah satu penyebab kegagalan Devver. Mereka meminimalisir interaksi user dan customer dengan basis bahwa waktu berelasi dengan customer dapat digunakan untuk mengembangkan produk. Berikut perkataan mereka: "Kami seharusnya bertanya apakah ada cara yang sederhana untuk lebih mengerti akan harga, lingkup pasar dan tantangan teknis?" dimana cara ini adalah MVP.

5. Kiko - Ide kami tidak buruk, kami hanya terlalu lambat dan berfokus pada hal yang salah

Kiko Online Calendar

AJAX Calendar bukanlah ide yang buruk, hal ini telah dibuktikan dengan adanya Google Calendar, 30boxes, calendar hub dan banyak lainnya. Kiko tidak ditakdirkan untuk gagal sejak awal, ia telah diliput dalam berbagai media seperti ebay, techcrunch, reddit, serta dukungan investor. Sayangnya mereka terlalu lambat dan berfokus pada hal yang salah.

Justin Kan sebagai founder dari Kiko mengataan "Kiko adalah ide yang baik dan dapat mencapai banyak user, sayangnya bukan saya yang akan membawa ia ke sana." Kan sendiri memberikan berbagai pelajaran dari startup pertamanya ini.

6. Overto - Tidak ada yang bekerja full-time, kekurangan kemampuan marketing, melewatkan kesempatan untuk dibeli dan model bisnis kami payah

Overto

Yang menentukan garis tipis hidup dan mati dari layanan di dunia Internet adalah jumlah user-nya. Pada tahap awal jumlah user yang berkembang sangatlah stabil hingga pada akhirnya angka tersebut berhenti. Waktunya untuk melakukan marketing. Sayangnya tidak ada yang memiliki pengetahuan dan keahlian di area atau lingkup itu.

Banyak alasan mengapa overto bisa gagal, dimulai dari tidak ada yang bekerja full-time, perubahan pasar, tidak ada kemampuan marketing, model bisnis yang payah, hingga melewati kesempatan untuk dibeli dengan memasang harga yang terlalu tinggi.

7. PlayCafe - Jika Anda adalah wiraswasta (entrepreneur) atau investor yang mencakup konten, pikirkan kembali

Playcafe

Jika Anda sedang mempertimbangkan menjadi entrepreneur terkait konten (seperti blog, jurnal, media publikasi, video, dan sejenisnya), pikirkan kembali. Konten itu sangatlah terkait dengan jumlah dan kualitas dari konten tersebut, daripada teknologi yang mendukungnya. Salah satu alasan terbaik jika Anda memang ingin memulainya adalah karena Anda memang suka dan memiliki passion untuk membuatnya.

8. eCrowds - Saat produk kami menjadi kompleks dan kompleks, kinerja kami menurun

ecrowds

Kecepatan adalah fitur utama dari semua aplikasi web, jadi kinerja yang menurun tidaklah dapat ditoleransi, apalagi jika itu web itu adalah web publik yang diakses ribuan orang tiap harinya. eCrowds sendiri adalah web yang berjalan di bidang konten, forum, blog, pertukaran ide, dan wiki.

Untuk mendukung hal ini maka dibutuhkan perencanaan yang matang terkait proses bisnis dan kinerjanya melalui praktik-praktik yang sudah berhasil sebelumnya (benchmarking). Perencanaan ini harus dimasukkan ke dalam tahap-tahap pengembangan dari awal.

9. Backfence - Terlalu lokal adalah hal yang sangat sulit, butuh upaya yang sangat besar untuk membangun komunitas

Backfence

Ini adalah hal yang sangat nyata. Jika produk atau sebuah perusahaan terlalu lokal maka upaya yang dibutuhkan sangatlah besar. Anda tidak dapat berharap membuka pintu dan tiba-tiba orang mengantri di depan pintu tersebut. Coba bandingkan blog nasional dan blog internasional yang sam-sama aktif, Anda pasti menyadari bahwa blog internasional tersebut tentu akan memiliki komunitas yang jauh lebih besar daripada blog nasional.

Siapapun yang membangun situs atau produk lokal maka akan dapat memberitahukan Anda bahwa membutuhkan waktu bertahun-tahun agar situs atau produk tersebut dapat memiliki komunitasnya sendiri. Dan untuk mengubahnya menjadi bisnis akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

10. SMSNoodle - Kami tidak mevalidasikan ide kami

SMSNoodle

Anda mungkin dapat memikirkan ide yang belum pernah ada sebelumnya dan unik, namun Anda juga harus melihat bagaimana ide tersebut direalisasikan dan apakah ide tersebut dapat diterima oleh pasar. Inilah mengapa Anda harus mevalidasikan ide tersebut dengan menanyakan ke orang-orang sekitar dan menelitinya lebih dalam. Tidak perlu takut ide Anda dicuri kemungkinannnya hanyalah 0.01%.

Diskusikan ide tersebut tidak hanya kepada teman Anda, namun juga ke orang-orang yang tidak Anda kenal. Anda akan dapat belajar banyak dari itu. SMSNoodle gagal dalam hal itu dan meremehkan pasar Singapura.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas