home -> Lainnya -> 10 Masalah Yang Sering Dihadapi Oleh Pasangan Yang...
29 Juni 2022 16:40

10 Masalah Yang Sering Dihadapi Oleh Pasangan Yang Baru Menikah

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada April 20, 2022

Menikah bukanlah hal yang mudah. Akan ada banyak masalah yang hadir ketika seseorang sudah menikah atau berkeluarga. Masalah ini yang bila tak diatasi dan terus didiamkan, maka bisa menjadi bom waktu. Suatu saat nanti masalah tersebut akan muncul dan dampaknya bisa merusak hubungan suami istri. Oleh karena itu penting bagi pasangan yang belum menikah, hendak menikah, atau yang sudah menikah, melakukan pembicaraan mengenai sejumlah hal agar tak menjadi masalah di kemudian hari. Kira-kira apa saja masalah yang bisa muncul setelah menikah? Inilah daftarnya.

10. Cuek Pada Batasan

boundaries

Menikah memang menyatukan dua individu menjadi satu, tapi ini bukan berarti semua hal boleh dilakukan atau dilanggar. Tetap harus ada batasan yang dibuat dan ditaati oleh kedua belah pihak. Setiap pihak baik istri atau suami pasti punya batasan yang tidak boleh dilanggar oleh pasangannya dan ini harus dibicarakan.

Membicarakan batasan perlu dilakukan agar membuat jelas apa-apa saja yang tidak boleh dilanggar. Tak sedikit pasangan suami istri yang baru menikah menjumpai masalah ini. Mereka merasa sudah menikah, hidup bersama, jadi bebas melakukan apa saja. Ini malah seperti mencari masalah sendiri. Jika sampai ada ribut karena ada pihak yang cuek pada batasan, ini sudah bukan hal yang mengejutkan.

9. Adat Istiadat Yang Berbeda

adat

Menikah tidak selalu hanya fokus pada hubungan suami dengan istri saja. Ada juga keluarga yang pastinya ikut terlibat. Menyatukan pola pikir dua orang saja sudah hal yang merepotkan, apalagi jika harus melibatkan lebih banyak pihak. Dan yang namanya keluarga pastinya ada adat istiadat yang harus dilakukan.

Di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan agama memunculkan berbagai macam juga adat istiadat yang tentunya berbeda antara satu keluarga dengan keluarga lain. Kita pasti pernah mendengar adanya pasangan suami istri yang ribut karena masalah adat istiadat yang berbeda. Yang awalnya pasangan suami istri hidup damai tentram, tapi karena memiliki orang tua yang memiliki adat istiadat kuat, memunculkan friksi dalam kehidupan berumah tangga.

8. Perubahan Bentuk Tubuh

bentuk tubuh

Tubuh itu bisa berubah. Yang semula saat masih single, yang pria memiliki tubuh kekar berotot sementara yang wanita memiliki tubuh yang ramping, lalu setelah pacaran dan menikah, bentuk tubuh mereka langsung berubah drastis. Yang pria menjadi gemuk dan buncit, yang wanita pun juga tak selangsing dulu.

Ada yang mengalami ini dan masih bisa hidup damai tanpa ada ribut, tapi ada juga pasangan yang ribut karena melihat perubahan tubuh pasangannya yang ekstrim. Setiap pihak baik pria dan wanita tentu ada yang perduli dengan bentuk tubuh pasangannya. Jika bentuk tubuh pasangannya menarik, itu menjadi tanda bahwa pasangannya menjaga betul fisiknya. Tapi jika berubah, rasa kecewa akan muncul dan kata-kata "kamu berubah, sudah tak seperti dulu" juga akan muncul.

7. Masalah Kebersihan

kebersihan

Menikah bukanlah perkara yang mudah. Mau menikah banyak masalah yang harus dihadapi, setelah menikah pun juga akan ada masalah yang siap datang. Masalah yang datang bisa saja lebih sulit dan rumit mengingat masalah yang dihadapi oleh pasangan maka akan menjadi masalah bersama. Dari sekian banyak masalah yang bisa muncul, salah satunya adalah kebersihan.

Semua orang juga sudah tahu bahwa kebersihan adalah hal yang utama. Kebersihan menentukan kesehatan juga, dan karena sudah tinggal bersama, maka sudah menjadi kewajiban bersama juga untuk menjaga kebersihan. Tapi masing-masing pihak punya kriteria kebersihan yang berbeda. Perbedaan kebersihan ini yang bisa memunculkan masalah. Yang satu merasa rumah sudah bersih, tapi yang lain merasa masih belum bersih.

6. Tugas Rumah

house work

Kalian yang sudah menikah, pernahkah kalian bertengkar dengan pasangan? Meski baru awal menikah, jika ada masalah dan tidak menemukan jalan keluarnya, bisa jadi akan terjadi pertengkaran. Ada banyak hal yang bisa memunculkan pertengkaran dan salah satunya mengenai siapa yang harus mengerjakan apa.

Masalah tugas rumah menjadi masalah bersama yang harus dibicarakan. Harus ditentukan siapa yang harus mengerjakan apa. Buat jadwal pembagian tugas rumah yang harus dilakukan baik oleh suami dan istri. Buat juga hukuman bagi mereka yang melanggar. Yang namanya suami istri, tinggal bersama, maka semuanya harus dilakukan bersama-sama.

5. Manajemen Waktu

time management

Manajemen waktu yang buruk bisa mendatangkan masalah. Tidak percaya? Telat datang ke kantor, telat datang jemput pacar juga bisa menjadi masalah. Karena masalah waktu ini sangat penting, maka semua orang harus bisa mengatur waktunya dengan baik. Apalagi jika kalian sudah menikah, manajemen waktu ini sangat harus diatur dengan baik.

Karena sudah memiliki pasangan hidup, tidak bisa baik orang tersebut untuk melakukan hal sebebas seperti saat masih pacaran atau single. Harus ada waktu yang disediakan untuk keluarga ya karena sudah menikah tentu saja. Tentu harus ada diskusi yang dilakukan untuk membicarakan masalah pembagian waktu. Mengenai jam kerja, waktu berduaan, me time, dan lain sebagainya harus dibicarakan.

4. Masalah Intimasi

intimasi

Ketika sudah menikah, akan ada banyak masalah yang datang silih berganti. Masalah intimasi juga bisa menjadi masalah besar jika tak bisa ditangani. Intimasi tak hanya melulu tentang hubungan fisik semata tapi juga masalah emosi. Sudah hubungan fisik kurang, emosi antara kedua belah pihak juga kurang, ragu bahwa pernikahan itu bisa bertahan lama.

Intimasi adalah ikatan antara kedua individu dalam suatu hubungan. Saling berbagi perasaan, mendukung satu dengan yang lain, menjalin kehangatan adalah beberapa hal yang termasuk dalam intimasi. Butuh waktu dan usaha dari masing-masing pihak untuk menjaga intimasi tetap dalam level tertinggi.

3. Ketertarikan Berbeda

ketertarikan

Setiap orang pastinya punya ketertarikan yang berbeda. Meski sudah menikah pun, ketertarikan suami tidak harus sama dengan istri. Dengan komunikasi dan keterbukaan dari kedua belah pihak, perbedaan ketertarikan ini tidak akan menjadi masalah. Tapi bagi mereka yang tidak bisa menerima perbedaan ini, perdebatan bisa terjadi kapan saja.

Perlu adanya kesadaran bahwa setiap orang punya ketertarikan berbeda. Memaksakan ketertarikan satu pihak pada pihak lain bukanlah hal yang bijak. Selama ketertarikan tersebut tidak mengganggu kehidupan berumah tangga, seharusnya itu tidak menjadi masalah. Kecuali kesukaan suami atau istri bisa mengganggu pasangan, sebaiknya dibicarakan dengan baik-baik.

2. Keuangan

keuangan

Karena sudah menikah, semua masalah pasangan akan menjadi masalah bersama. Masalah keuangan juga menjadi masalah bersama. Bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga bisa menjadi penentu awet atau tidaknya hubungan pernikahan. Meski masih baru, tapi kalau masalah keuangan tak dibereskan, perceraian bukanlah hal yang mengagetkan.

Karena masalah keuangan ini termasuk salah satu masalah yang rumit, sebaiknya tentang keuangan ini sudah dibicarakan bahkan sebelum menikah. Masing-masing pihak harus bekerja sama dalam mengatur keuangan rumah tangga. Jangan terlalu boros, harus ingat ada simpanan sebagai bentuk jaga-jaga jika sampai terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

1. Perbedaan Pendapat dan Visi

beda opini

Ketika mendengar berita perceraian, ada saja pasangan yang bercerai karena alasan perbedaan pendapat dan visi. Tidak hanya satu tapi banyak pasangan yang bercerai dengan alasan ini. Padahal hal ini bisa dihindari jika sebelum menikah sudah ada komunikasi tentang perbedaan pendapat dan visi dari masing-masing pihak.

Karena masing-masing orang pasti memiliki pendapat dan visi berbeda, makanya ketika mencari pasangan hidup harus mencari orang yang memiliki pendapat dan visi yang sama. Kalau pun tidak sama, setidaknya bisa mengerti dan menerima perbedaan itu dan menjalani kehidupan pernikahan dengan pikiran terbuka. Kalau memang benar-benar tidak bisa menerima, setidaknya terjadi sebelum menikah, bukannya setelah menikah.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas