home -> Unik -> 10 Fakta Menarik Mengenai Binatang Peliharaan
17 Oktober 2018 21:26

10 Fakta Menarik Mengenai Binatang Peliharaan

Oleh admin dalam Unik pada September 28, 2013

Bagi beberapa dari kita, binatang perliharaan adalah bagian penting dalam kehidupan manusia. Tapi tidak semua hal mengenai binatang peliharaan diketahui oleh pemiliknya, bahkan beberapa fakta mungkin sama sekali tidak diketahui. Berikut 10 fakta menarik dan mengejutkan yang mungkin tidak Anda tahu terkait binatang peliharaan.

10. Gigitan Kucing Sangatlah Berbahaya

Kucing Menggigit

Mungkin beberapa dari Anda sudah tahu bahwa gigitan kucing memang dapat beracun dan berbahaya. Untuk informasi, sebuah gigitan kucing dapat berakhir dengan infeksi bakteri yang sangat serius.

Memang penanganannya sangatlah mudah hanya denga penicillin, tetapi jika dibiarkan begitu saja, khususnya pada orang tua, maka akan menjadi hal yang tidak boleh diremehkan. Bakteri tersebut akan perlahan-lahan di bawah kulit Anda, menyebar ke sistem limpa dan dalam kasus yang sangat unik, mengarah ke kematian. Merupakan ide yang sangat baik untuk pergi ke dokter jika Anda digigit atau dicakar oleh hewan peliharaan Anda.

9. Miskonsepsi Hewan Peliharaan Eksotis

Bajing Terbang

Belakangan ini hewan eksotis menjadi salah satu hewan peliharaan yang popular namun juga sering menjadi kontroversi dan ada berbagai larangan terkait atas pemeliharaan hewan tertentu. Hal ini karena beberapa hewan eksotis dapat bermasalah dan tidak cocok untuk dipelihara, seperti sigung, fennec fox,  chinchillas, dwarf catfish dan seterusnya. Untuk daftar lainnya mengenai hewan eksotis, lihat "10 Hewan Peliharaan yang Unik."

Walaupun begitu hewan-ewan ini sebenarnya dapat dilatih dan dijinakkan, bahkan kenyataannya beberapa hewan eksotis jauh lebih baik untuk dipelihara dibandingkan hewan peliharaan umumnya. Seberapa masalahkah hewan yang akan dipelihara itu semua tergantung dari bentuk pemeliharaan dari si pemilik peliharaan tersebut.

8. Moluska Merupakan Alternatif Peliharaan Yang Baik

Udang Peliharaan

Kita sering melihat aquarium dengan ikan-ikan, dan itu terkadang membosankan. Oleh karena itu kita dapat membuat Moluska atau hewan bertubuh lunak tanpa tulang belakang dapat menjadi binatang peliharaan.

Daripada mengisinya dengan ikan, cobalah isi aquarium Anda dengan berbagai hewan ini seperti berbagai spesies udang beragam warna, tiram atau kerang hidup cantik dengan berbagai bentuk cangkang yang juga menarik. Itu saja sudah menjadi peliharaan yang menarik, jika ingin membuatnya lebih menarik buat aquarium Anda lebih alami dengan batu-batuan dan ikan-ikan kecil warna warni.

7. Hamster Dapat Memakan Anak Mereka Sendiri

Hamster

Beberapa dari Anda yang memelihara Hamster mungkin mengetahui bahwa ibu Hamster dapat melakukan aksi kanibalisme pada saat mereka telah melahirkan dengan memakan bayi atau anak mereka sendiri. Tapi hal ini juga tidak terbatas hanya kepada hamster betina, hamster jantan juga dapat memakan bayi hamster jika mereka merasakan kekurangan makanan. Oleh karena itu pisahkanlah hamster jantan dengan hamster betina jika hamster betina sedang hamil.

Ada berbagai alasan mengapa hal ini dapat terjadi terutama karena Ibu Hamster sangatlah sensitif dalam masa kelahiran anak-anak mereka, mereka akan memakan anak mereka sendiri jika mereka merasa dalam bahaya, kandang yang terlalu kecil, bayi yang terlalu banyak, serta bau manusia. Usahakan jangan menyentuh bayi hamster, hal ini akan membuat si ibu hamster tidak dapat mencium bau anak mereka dan mengira anak mereka adalah predator yang mengancam.

6. Burung Nuri Adalah Burung Yang Mengerikan

Parrot

Burung nuri adalah salah satu burung peliharaan terpopular sebagai burung peliharaan. Tidak seperti kebanyakan burung serupa lainnya, burung nuri sangatlah ramah, berinteraksi dengan manusia sangat baik dan sangat mudah untuk diberi makan. 

Memang, jika berdasarkan hal ini, burung nuri merupakan burung peliharaan terbaik tapi itu semua tidak tanpa kerugian. Ketahuilah bahwa mereka dapat menghasilkan sebuah serbuk halus atau kotoran yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru, yang dikenal sebagai "bird fancier's lung." Hal lain yang menjadi alasan mengapa burung nuri disebut begini adalah karena sering berhubungan dengan burung ini juga memberikan resiko akan penyakit lain yang disebut "parrot fever (psittacosis)." Selain itu jika burung nuri tidak dirawat dan diletakkan dalam kandang yang benar, burung nuri ini dapat mencabik diri mereka (self-mutilation)  dan mencabut bulu mereka sendiri (feather-plucking).

5. Burung Kolibri (Hummingbird) Dapat Dijadikan Peliharaan

Burung Kolibri (Hummingbird)

Kita sering melihat burung-burung seperti burung nuri, kenari, kutilang, atau jalak dijadikan burung peliharaan. Tapi ternyata tidak terbatas kepada burung-burung ini saja, burung kolibri atau yang dikenal sebagai burung pemakan nektar bunga ternyata juga dapat dijadikan hewan peliharaan.

Mereka diletakkan dalam sebuah kandang khusus yang dilengkapi dengan nektar bunga sebagai makanan mereka dan beberapa bunga alami untuk membuat mereka serasa di alam liar. Alasan mengapa ada pemilik hewan peliharaan yang menjadikan burung ini hewan peliharaan adalah karena keunikan mereka yang dapat menggerakkan sayap mereka hingga 50 kali setiap detiknya. Untuk memelihara burung ini pastikan terlebih dahulu ke hukum yang berlaku di negara Anda terkait hewan ini.

4. Anjing, Keringat, Dan Panas

Dog Paw

Jika Anda memelihara atau melihat anjing, apakah Anda menyadari bahwa mereka tidak pernah berkeringat dan mengapa mereka selalu terengah-engah? Sama halnya seperti manusia, anjing juga mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan keringat namun dalam cara yang berbeda, yaitu melalui kaki dan telapak kaki mereka.

Sedangkan alasan mengapa mereka selalu terengah-engah, itu adalah cara mereka untuk menghilangkan panas tubuh mereka. Jika Anda melihat hal ini pada anjing Anda, khususnya bulldog dan pug, maka berahati-hatilah karena mereka sangat memiliki resiko tinggi untuk merasakan panas berlebih.

3. Gigitan Kodok Adalah Hal Yang Serius

Pacman Frog

Kita sering mengira bahwa kodok pada umumnya merupakan hewan yang tidak akan berbahaya bagi manusia, terlepas dari beberapa kodok yang memiliki racun mematikan. Beberapa pemilik hewan peliharaan, memilih kodok sebagai salah satu alternatif hewan peliharaan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa gigitan kodok tidak boleh diremehkan? Khususnya dari kodok yang bernama Pacman Frog atau Ceratophrys.

Dikenal sebelumnya sebagai Kodok Bertanduk Argentina, dapat bertumbuh hingga panjangnya 16 cm dan akan makan hingga apapun yang dapat dimakannya, hingga mengkanibal kodok lainnya. Bahkan saking menyakitkannya, ada mitos bahwa kodok ini dapat membunuh kuda yang sedang merumput dengan menggigit dan bergantung bibir kuda tersebut. Kodok jenis ini juga dapat mengeluarkan suara seperti teriakan mamalia kecil.

2. Anjing dan Kucing Dapat Membutakan Anda

Dog and Cat

Sudah pengetahuan umum bahwa seluruh kotoran dan interaksi dengan binatang peliharaan dapat menjadi sumber dari parasit. Namun interaksi dengan anjing atau kucing dapat berakhir dengan parasit cacing khusus yang menyebabkan Toxocariasis.

Toxocariasis sendiri dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan baik, selain itu juga dapat menyebabkan rasa demam, kesulitan bernafas, serta infeksi retina tingkat lanjut yang mengarah ke kebutaan permanen. Setiap tahunnya ada ribuan kasus terkait hal ini terjadi di US. Oleh karena itu sangatlah disarankan untuk mencuci tangan setelah berinteraksi dengan binatang peliharaan Anda.

1. Tikus Akan Pura-Pura Mati Saat Mereka Ketakutan

Mice

Terkadang saat seekor tikus berada dalam situasi yang sangat mereka takuti maka mereka akan tiba-tiba berhenti atau pura-pura mati. Hal ini mungkin bukan disengaja tapi merupakan akibat dari rasa takut berlebih dalam diri mereka dan membuat mereka tidak dapat bergerak.

Ini juga tergantung dari lingkungan mereka berada, jika mereka berpikir mereka dapat kabur dari situasi tersebut karena banyaknya tempat bersembunyi maka mereka akan mencoba kabur. Jika tidak, maka mereka akan seperti pura-pura mati.

 

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas