home -> Lainnya -> 10 Hewan Dengan Perilaku Kanibal
29 Januari 2022 14:12

10 Hewan Dengan Perilaku Kanibal

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada January 03, 2022

Kanibalisme atau kanibal adalah suatu fenomena makhluk hidup memakan makhluk sejenisnya. Contohnya manusia memakan daging manusia yang kasusnya pernah heboh di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Di dunia hewan, kanibal sudah menjadi hal yang biasa. Beberapa jenis hewan akan memakan hewan sejenis yang masih kecil atau bahkan baru lahir. Alasannya bisa ada banyak, bisa untuk nutrisi, bertahan hidup, menyelamatkan anak yang lain, atau memang naluri predator. Beberapa hewan dengan perilaku kanibal tersebut akan dibahas di artikel berikut ini.

10. Tiger Salamander

tiger salamander

Salamander meski terlihat lucu dan tidak berbahaya, ternyata hewan ini sangat berbahaya. Mereka memiliki racun yang setiap saat bisa dikeluarkan dari kulitnya. Racun ini dikeluarkan salamander ketika mereka berada dalam kondisi berbahaya. Predator yang hendak memakan salamander bisa mendapatkan rasa yang sangat tidak enak bahkan sampai mati.

Salamander jenis Tiger salamander adalah jenis salamander yang paling besar yang ada di Amerika Utara. Salamander dewasa akan kehilangan insang seiring berjalannya waktu dan menggunakan paru-paru untuk menghirup udara. Di dunia salamander, kanibalisme bukanlah suatu hal yang asing. Sejak dari kecil, Tiger salamander sudah harus berjuang keras bertahan hidup. Mereka yang bisa tumbuh lebih cepat daripada saudaranya akan memakan saudara-saudaranya yang masih kecil.

9. Praying Mantis

Praying Mantis

Sepertinya kita semua setuju bahwa praying mantis atau belalang sembah adalah serangga yang menakutkan. Dia menjadi predator puncak di dunia serangga dengan senjata ampuhnya yaitu dua tangan yang memiliki ketajaman seperti silet. Serangga apapun yang sudah dicengkram olehnya, kecil kemungkinan akan lolos.

Praying mantis betina memiliki sifat kanibal dan yang menjadi mangsanya adalah praying mantis jantan. Perlu diketahui bahwa ketika masa kawin tiba, praying mantis jantan harus bertaruh nyawa untuk bisa membuahi si betina. Jika praying mantis jantan gagal untuk kabur, ia akan menjadi korban selanjutnya dari si betina.

8. Kelinci

rabbits

Kecil, berbulu, memiliki telinga yang panjang, dan gemar makan wortel. Hewan yang dimaksud adalah kelinci. Dengan alasan itulah kenapa banyak orang yang suka memelihara kelinci. Jangan sampai kalian tertipu dengan kelucuan mereka karena ternyata mereka memiliki sifat kanibal. Mereka tidak ragu untuk makan sesamanya.

Hewan kecil berbulu ini bisa menjadi kanibal yang mengerikan. Berkembang biak dengan cara melahirkan, kelinci betina memiliki kecenderungan untuk menjadi kanibal. Yang menjadi sasaran untuk dimakan adalah bayinya sendiri. Perilaku kanibal ini bisa disebabkan karena beberapa hal seperti stres dan kekurangan nutrisi.

7. Simpanse

chimpanzee

Ada satu keluarga kera yang memiliki perilaku kanibal. Jenis kera tersebut adalah simpanse. Simpanse termasuk anggota dari Hominidae bersama dengan gorila, manusia, dan orangutan. Simpanse hidup dengan cara berkelompok dan tidak menutup kemungkinan pejantan dari tiap kelompok akan berkelahi dengan pejantan dari kelompok lain.

Ketika sesama jantan berkelahi untuk memperebutkan wilayah kekuasaan dan memperbesar kelompok, jantan yang menang akan menyingkirkan jantan pesaingnya termasuk dengan keturunannya. Anak-anak dari jantan yang kalah tak jarang akan menjadi makanan dari jantan pemenang. Ada juga jantan yang memakan simpanse dari kelompoknya sendiri yang lebih kecil untuk alasan nutrisi.

6. Dyeing Poison Frog

Dyeing Poison Frog

Ketika melakukan perjalanan ke hutan lalu menemukan hewan dengan yang warna mencolok, satu saran untuk kalian agar jangan mengganggu atau bahkan menyentuh hewan tersebut. Hewan dengan warna yang mencolok meski terlihat cantik, ada bahaya yang bersembunyi di balik kecantikan itu. Sebut saja salah satu hewannya adalah Dyeing poison frog.

Dyeing poison frog adalah salah satu jenis katak yang sangat beracun. Hanya sedikit dari racunnya bisa membunuh manusia. Katak ini diketahui memiliki perilaku kanibal. Katak betina yang sudah siap bertelur, akan bertelur di tempat yang dimana dikelilingi oleh katak dewasa. Katak dewasa ini tidak perduli itu adalah bayi katak siapa, mereka akan melahap kecebong dari Dyeing poison frog tersebut.

5. Sand Tiger Shark

Sand Tiger Shark

Ketika membahas kanibalisme, sudah tentu akan membahas yang namanya hiu. Beberapa jenis hiu dikenal memiliki sifat kanibalisme semenjak kecil. Sebut saja salah satu contohnya adalah sand tiger shark. Hiu jenis ini tinggal di daerah subtropis dan perairan hangat. Mereka biasa mencari mangsa di kedalaman 191 m di bawah permukaan laut.

Sand tiger shark sudah menjadi kanibal bahkan sebelum mereka lahir. Sand tiger shark bisa mengandung sampai beberapa bayi. Embrio mana saja yang mampu tumbuh lebih cepat dari yang lain, maka hiu yang masih bayi tersebut akan menyantap saudaranya yang lain yang masih dalam tahap embrio. Jadi yang lahir benar-benar adalah hiu yang lolos dari seleksi alam.

4. Freshwater Shrimp

Freshwater Shrimp

Perairan air tawar menjadi habitat yang pas bagi beberapa jenis udang. Udang yang tinggal di perairan tawar disebut dengan freshwater shrimp atau Gammarus duebeni. Udang air tawar dikenal sebagai udah yang hidup dengan damai dan tidak memiliki indikasi untuk memakan udang air tawar lainnya. Sampai akhirnya ia dijangkiti oleh sebuah parasit.

Adalah parasit bernama Pleistophora mulleri yang sering menyerang udang air tawar. Parasit ini sangat kecil, ukurannya sama dengan sel darah merah yang manusia miliki. Parasit ini akan tinggal di dalam tubuh inang, di bagian otot dalam jumlah jutaan. Karena parasit ini butuh makanan, Pleistophora mulleri bisa membuat udang air tawar yang menjadi inangnya, memakan udang air tawar lain. Biasanya yang menjadi mangsa adalah udang yang masih kecil.

3. Hamster

hamster

Tidak semua jenis hewan pengerat yang memiliki sifat hama. Kalau tikus memang sudah jelas bahwa hewan pengerat satu ini lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Selain bisa membuat perabotan rumah rusak karena cakaran dan gigitannya, tikus juga bisa menyebarkan penyakit. Tapi ada juga jenis pengerat yang bisa dijadikan peliharaan yang lucu. Dia adalah hamster.

Meski lucu, memelihara hamster ternyata tidak bisa sembarangan. Apalagi jika hamster sudah masuk musim kawin dan hendak melahirkan, kalian musti memperhatikan kondisi kandang si hamster dan menjauhkan si jantan dari si betina. Jika dua hal ini tidak diperhatikan, si jantan bisa memakan bayi hamster yang baru lahir. Jika kondisi kandang buruk ditambah dengan kurang diberi makan, hamster betina bisa stres dan memakan bayinya sendiri.

2. Kucing

cats

Tak ada yang tak tahu dengan kucing. Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan favorit. Jenisnya ada banyak dan harus diakui bahwa semua jenis kucing itu lucu dengan karakteristiknya masing-masing. Tahukah kalian bahwa kucing juga bisa menjadi kanibal? Perilaku kanibal ini bisa terjadi pada kucing betina.

Momen kanibalisme ini bisa muncul pada kucing betina ketika melahirkan. Melahirkan membutuhkan energi yang besar. Mengingat kucing bisa melahirkan hingga 6 kucing, maka perlu nutrisi yang cukup untuk memberikannya tenaga. Jika nutrisinya tidak cukup dan si kucing stres, maka bayi kucing yang baru lahir bisa menjadi santapan dari si induk. Si bayi kucing ini menjadi korban untuk si betina bisa melahirkan anak-anaknya yang lain.

1. Black Widow Spider

black widow spider

Pastinya ada banyak di antara kita yang tidak suka dengan yang namanya laba-laba. Binatang satu ini meski kecil, memiliki kaki sebanyak 8, dan beberapa di antaranya memiliki bisa yang mematikan. Jadi tidak heran jika binatang satu ini begitu ditakuti. Meski begitu, ada banyak hal unik yang bisa dipelajari dari laba-laba, terutama perilakunya.

Laba-laba ternyata juga memiliki perilaku kanibal. Banyak jenis laba-laba yang memakan laba-laba sesama jenis untuk alasan bertahan hidup. Salah satu jenis laba-laba yang terkenal dengan kanibalismenya adalah laba-laba black widow. Black widow betina memiliki ukuran yang lebih besar dari jantan. Ketika masa kawin, laba-laba jantan harus secepat mungkin lari dari si betina setelah melakukan pembuahan.

Jika laba-laba jantan gagal melarikan diri, maka resikonya ia akan dijadikan makanan oleh si betina. Inilah alasan kenapa laba-laba ini dijuluki black widow.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas