home -> Lainnya -> 10 Penemuan Arkeologi Penting Dalam Sejarah
09 Desember 2021 08:35

10 Penemuan Arkeologi Penting Dalam Sejarah

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada November 05, 2021

Apakah kalian mengerti dengan yang namanya arkeologi? Arkeologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia pada masa lalu. Tentu diperlukan teori, analisis, pencarian, serta dokumentasi semua hal yang terkait benda-benda arkeologi. Orang yang melakukan hal ini disebut sebagai arkeologi. Sangat penting bagi kita manusia untuk mengerti sejarah masa lalu mengenai suatu hal. Dan para arkeolog ini bekerja keras untuk mencari benda-benda arkeologi untuk bisa dipelajari dan sejarah sedikit demi sedikit jadi lebih jelas. Ada banyak penemuan arkeologi yang sangat penting dalam sejarah. Dan inilah penemuan-penemuan penting tersebut.

10. Dead Sea Scrolls

dead sea scrolls

Qumran Caves Scrolls disebut juga dengan dead Sea Scrolls, tempat ditemukan scroll atau gulungan ini adalah Qumran Cave di Judaean Desert, West Bank. Apa yang menarik dari gulungan ini? Gulungan ini berisikan informasi penting tentang seperti apa Alkitab pada zaman dulu, pada saat Yesus Kristus belum lahir.

Dead Sea Scrolls masuk dalam koleksi 800 manuscript yang ditemukan di 11 goa sebelumnya, sekitar 2 km dari lokasi ditemukannya Dead Sea Scrolls. Dead Sea Scrolls berisikan dokumen Hebrew Biblical yang sudah berusia lebih dari 700 tahun. Penemuan ini memberikan sedikit cahaya bagi para penerjemah Alkitab di masa itu dalam mempelajari Alkitab jauh sebelum Yesus lahir ke dunia.

9. Cave of Altamira

cave of altamira

Memiliki panjang sekitar 1000 meter dan terdiri dari bagian memutar dan banyak ruang, Cave of Altamira bisa dikatakan sebagai goa yang cukup kompleks atau rumit. Goa ini ditemukan pada tahun 1868 oleh Modesto Cubillas dan terletak dekat kota bersejarah, Santillana del Mar yang ada di Cantabria, Spanyol.

Goa ini menjadi menarik karena di dalamnya terdapat gambar pra sejarah yang dibuat oleh manusia zaman dulu. Penemuan ini membuat dunia menjadi sedikit mengerti tentang manusia pra sejarah. Yang awalnya mengira manusia pra sejarah itu bodoh dan tidak mengerti seni, berubah ketika Cave of Altamira ditemukan. Artifak tersebut diperkirakan sudah berumur 14.000 sampai 20.000 tahun.

Oleh UNESCO, Cave of Altamira dijadikan tempat bersejarah dan dilindungi. Goa tersebut dilarang dikunjungi untuk alasan konservasi. Namun, replika darii goa tersebut masih bisa ditemukan di beberapa tempat lain.

8. Borobudur

Borobudur

Sebagai orang Indonesia patut berbangga ketika Borobudur ditemukan. Candi Borobudur merupakan bangunan bersejarah yang sangat penting bagi orang Indonesia, terutama mereka yang memeluk agama Buddha. Orang yang menemukan bangunan ini adalah Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814. Ia menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa.

Ketika ditemukan di tahun 1814, Candi Borobudur menjadi candi Buddha terbesar di dunia dengan usia diperkirakan 1200 tahun. Rencana pemugaran Candi Borobudur dilakukan antara tahun 1975 sampai 1982. Dan oleh UNESCO, Borobudur dimasukan dalam Situs Warisan Dunia. Oleh umat Buddha, Borobudur dijadikan tempat beribadah untuk memperingati Waisak. Selain itu, Borobudur dijadikan tempat wisata.

7. Terracotta Army

Terracotta Army

Ketika Terracota Army ditemukan di Lintong District, Cina, tempat tersebut langsung dijadikan museum dan UNESCO menetapkan bahwa tempat tersebut adalah tempat bersejarah yang harus dilindungi dan dirawat. Penemuan ini terjadi pada 29 Maret 1974 oleh sekelompok petani. Peresmiannya sendiri terjadi pada 1987.

Terracota Army adalah kumpulan patung yang dibuat sedemikian rupa hingga mirip dengan tentara. Patung ini dibuat secara khusus sebagai penghormatan terhadap kaisar pertama Cina yakni Qin Shi Huang. Di tempat inilah Kaisar Qin Shi Huang dimakamkan dan patung-patung tentara serta kuda dibuat sebagai gambaran tentara yang sedang melindungi kaisarnya.

6. Petra

Petra

Pembahasan kota yang hilang selalu mendapatkan perhatian lebih oleh banyak orang, terutama para arkeolog. Dari sekian banyak kota hilang yang dicari, ada satu kota yang sangat sering menjadi bahan diskusi yaitu Petra. Bahkan kota Petra sering disebutkan di sejumlah dokumen bersejarah. Tapi kebedaraannya masih menjadi pertanyaan.

Hingga akhirnya di tahun 1812, kota Petra berhasil ditemukan. Orang yang berhasil menemukan kota tersebut adalah seorang penjelajah asal Swiss bernama Jean-Louis Burckhardt. Kota bersejarah ini ditemukan dalam kondisi bagus. Diperkirakan, Petra dihuni oleh manusia pada tahun 7000 SM. Apa yang ditemukan di kota tersebut menggambarkan bahwa kota tersebut digunakan sebagai kota dagang.

5. Homo Luzonensis

Homo Luzonensis

 

Manusia zaman purba ada banyak jenisnya, mungkin yang paling dikenal dan diingat adalah Homo Sapiens karena sering dibahas dalam pelajaran sejarah. Selain Homo Sapiens, masih ada banyak lagi jenis manusia purba. Seperti yang berhasil ditemukan olen sejumlah peneliti, ada manusia purba yang bernama Homo Luzonensis.

Manusia purba jenis ini masih belum diketahui detail informasinya. Penemuan Homo Luzonensis oleh peneliti di Filipina pada tahun 209. Manusia purba ini diyakini tinggal di Luzon Island sekitar 50.000 sampai 67.000 tahun yang lalu. Hal ini diklarifikasi oleh para arkeolog setelah mereka menukan 7 gigi dan setengah lusin tulang keci dari Homo Luzonensis.

4. The Lost City of Tenea

The Lost City of Tenea

Tahun 2018 menjadi tahun penting dimana ditemukannya kota yang hilang bernama Tenea. Arkeolog yang berhasil menemukan kota tersebut adalah Eleni Korka. Ternyata, para arkeolog memang telah lama mencari kota ini. Mereka mencari kota yang dulu pernah ditemukan oleh Bangsa Trojan yang hilang karena ditinggalkan.

Menurut legenda, Tenea didirikan oleh Bangsa Trojan yang telah ditangkap oleh Raja Agamemnon dari Mycenae selama perang dengan Troy pada abad ke-12 atau 13 SM. Tenea sempat berkembang di era Romawi lalu ditinggalkan di abad ke-4 SM. Di sana, ditemukan banyak benda bersejarah, salah satunya adalah koin emas sebanyak 200 keping yang menandakan bahwa kota Tenea adalah kota yang maju dan kaya.

3. Rosetta Stone

Rosetta Stone

Untuk bisa mengetahui sejarah masa lalu diperlukan untuk mencari barang-barang atau hal yang berasal dari masa lalu. Entah itu tulisan, bangunan, atau batu, bisa menjadi bahan pelajaran oleh para arkeolog. Di tahun 1799, engineer asal Perancis bernama Pierre-Francois Bouchard berhasil menemukan sebuah batu dengan tulisan kuno dinamakan Rosetta Stone.

Rosetta Stone terbuat dari material granodiorite dengan ukuran 44,2 inci x 29,8 inci x 11,2 inci. Di batu tersebut dituliskan dekrit dari King Ptolemy V dalam tiga bahasa yakni hieroglif Mesir Kuno, Demotik, dan Yunani Kuno. Penemuan ini menjadikannya sebagai teks Mesir Kuno pertama yang berhasil ditemukan. Sekarang, Rosetta Stone disimpan dengan aman di British Museum.

2. Tutankhamun's Tomb

Tutankhamun's Tomb

Cerita mengenai Piramid dan Firaun Mesir selalu menarik untuk disimak. Makanya banyak film yang bertemakan Firaun, Piramid, dan kutukan mengerikan bagi siapa saja yang berani mengusik kuburan Firaun. Salah satu penemuan arkeologi yang sangat bersejarah adalam ketika ditemukannya kuburan Firaun Tutankhamun.

Firaun atau Pharoh Tutankhamun adalah pemimpin Mesir terakhir di akhir era abad 18. Orang-orang pada masa itu memanggilnya dengan julukan King Tut. Penemuan kuburan King Tut terjadi di pada 4 November 1922. Dengan penggalinya saat itu adalah Howard Carter dan George Herbert. Lokasi ditemukannya makam King Tut di Valley of the Kings, sebuah lembah yang memang dijadikan makam para raja Mesir.

Selain penemuan mumi King Tut, ditemukan juga simbol unik dan barang antik. Penemuan makam bersejarah ini membuka banyak mata betapa pentingnya arkeologi dalam menguak sejarah di masa lalu. Pada masa itu yang menarik adalah para Firaun Mesir.

1. Pompeii

pompeii

Pompeii adalah sebuah kota yang ada di Selatan Italia, Campania. Kota ini dekat dengan tepi pantai Bay of Naples. Dulu di masa kerajaan Romawi, kota Pompeii ini dikenal sebagai kota yang banyak penduduk, maju, dan mewah. Lalu sebuah bencana alam berupa gunung meletus, mengubur seisi kota ini dan sejumlah penduduknya.

Meletusnya Gunung Vesuvius di tahun 79 AD menjadi penyebab utama hancurnya kota Pompeii. Kota Pompeii diselimuti oleh abu vulkanik dan batuan. Banyak penduduk tewas dalam bencana alam itu. Sampai akhirnya kota Pompeii berhasil ditemukan dengan kondisi yang masih tergolong baik meski sudah terkubur selama ribuan tahun. Banyak cerita terungkap dengan ditemukannya kota Pompeii.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas