home -> Unik -> 10 Hewan Yang Dapat Mengeluarkan Cahaya Dari Tubuh
03 Oktober 2022 21:53

10 Hewan Yang Dapat Mengeluarkan Cahaya Dari Tubuh

Oleh serba_tahu dalam Unik pada October 27, 2021

Setiap hewan memiliki kemampuan unik yang bisa membuat kita melihatnya kagum. Salah satu kemampuan menarik dari hewan yang cukup membuat kita kagum adalah tubuhnya yang bisa mengeluarkan cahaya. Contohnya saja kunang-kunang. Kunang-kunang adalah salah satu serangga yang sering muncul di malam hari dan mengeluarkan cahaya dari tubuhnya. Selain kunang-kunang, masih ada banyak hewan lain yang juga memiliki kemampuan sama. Binatang apa saja yang dapat mengeluarkan cahaya dari tubuhnya? Inilah mereka.

10. Mantis Shrimp

Mantis Shrimp

Istilah mantis ternyata diberikan juga pada salah satu jenis udang kecil ini. Mantis shrimp, udang kecil ini mampu tumbuh hingga ukuran 7 inci. Populasinya banyak ditemukan di batuan karang di Samudra Hindia dan Pasifik di kedalaman 1500 meter. Layaknya serangga mantis, Mantis shrimp ini juga sosok mengerikan di dasar laut.

Mantis shrimp diketahui memiliki cakar yang sangat kuat. Cakar ini bahkan sanggup untuk membuat mangsa yang besar sampai hilang kesadaran. Mantis shrimp memiliki kemampuan fluorescent yang berguna pada saat kawin. Kemampuan ini sangat unik, Mantis shrimp bercahaya dalam panjang gelombang cahaya yang manusia dan hewan lain selain Mantis shrimp bisa lihat.

9. Lucihormetica Luckae

Lucihormetica Luckae

Memang benar bahwa kecoak adalah hewan menyebalkan yang lebih sering mendatangkan masalah daripada manfaat. Tapi hanya beberapa yang dianggap hama, sementara spesies lain ada yang dijadikan sebagai hewan peliharaan. Total ada 4600 spesies kecoak dengan karakteristik yang berbeda. Dan yang akan dibahas berikut ini adalah salah satu spesies yang bernama Lucihormetica luckae.

Kecoak spesies ini dianggap unik karena memiliki kemampuan untuk membuat tubuhnya bersinar. Lucihormetica luckae adalah spesies kecoak yang ditemukan di hutan hujan di Ekuador. Serangga satu ini mampu mengeluarkan cahaya yang menyerupai kumbang. Kumbang ini diketahui juga mampu mengeluarkan cahaya sebagai pertanda pada predator bahwa mereka berbahaya dan beracun. Dan Lucihormetica luckae menggunakan kemampuan yang sama untuk mempertahankan diri.

8. Lantern Shark

Lantern Shark

Ketika menyebut hiu, di pikiran kita langsung tertuju pada ikan raksasa di lautan yang memiliki gigi tajam dan bisa memakan apa saja yang ditemui. Sebenarnya ada banyak jenis hiu di laut dan beberapa memiliki kemampuan unik. Seperti hiu yang akan dibahas berikut, hiu yang bernama Lantern shark ini dianggap unik karena mampu mengeluarkan cahaya.

Dibandingkan dengan hiu lain, Lantern shark memiliki tubuh yang kecil. Maka dari itu ia diberi julukan Dwarf shark. Lantern shark tinggal di laut yang dalam dan jarang muncul ke permukaan. Karena harus makan untuk bisa bertahan hidup, Lantern shark memiliki tubuh yang mampu mengeluarkan cahaya. Cahaya ini berguna untuk memancing ikan kecil datang.

7. Firefly Squid

Firefly Squid

Firefly squid, begitulah nama hewan unik satu ini. Hewan laut ini diberi nama Firefly squid karena memiliki kemampuan yang sama dengan firefly atau kunang-kunang yakni kemampuan untuk membuat tubuhnya bersinar. Bedanya, Firefly squid tinggal di laut sedangkan firefly di darat. Keberadaan Firefly squid jelas membuat terkejut ilmuwan karena tidak semua squid memiliki kemampuan mengagumkan ini.

Firefly squid memiliki tubuh yang kecil hanya sekitar 3 inci. Sepanjang hidup mereka, Firefly squid tinggal di laut dalam yang gelap. Ketika musim panas datang, banyak Firefly squid yang muncul di perairan Jepang. Karena jumlah mereka banyak, kemunculan mereka seperti menunjukkan pertunjukan cahaya yang indah. Tujuan cahaya ini rupanya untuk komunikasi dengan lawan jenis dan memperingatkan rivalnya.

6. Kunang-Kunang

firefly

Kita semua pasti sudah kenal dengan yang namanya kunang-kunang. Serangga kecil ini terkenal sering muncul di malam hari dan mengeluarkan cahaya di tubuhnya. Hanya saja, sekarang ini sudah cukup sulit untuk menemukan kunang-kunang, apalagi jika kalian tinggal di daerah perkotaan. Yang masih tinggal di daerah desa mungkin masih bisa menikmati keindahan dari hewan satu ini.

Kunang-kunang masih termasuk dalam family kumbang. Diketahui ada sekitar 2000 spesies kunang-kunang yang ada di dunia. Mungkin ada di antara kalian yang tidak tahu apa gunanya cahaya di tubuh kunang-kunang. Kunang-kunang mengeluarkan cahaya untuk menarik perhatian lawan jenis. Semakin terang cahayanya, maka itulah yang akan dipilih oleh si betina. Manfaat lainnya adalah untuk memperingatkan predator agar menjauh dari kunang-kunang.

5. Tomopteris

Tomopteris

Plankton merupakan hewan yang berukuran sangat kecil yang tinggal di daerah perairan. Bisa di perairan dangkal dan bisa juga di laut. Plankton ini menjadi makanan bagi ikan-ikan kecil. Ada banyak jenis plankton yang berhasil diidentifikasi, salah satunya adalah Tomopteris yang bisa menyala dalam gelap.

Tomopteris bisa ditemukan hampir di seluruh laut. Tomopteris mampu mengeluarkan cahaya berwarna kuning dari tubuhnya. Tomopteris melepaskan bagian tubuhnya yang bercahaya sebagai bentuk pertahanan diri. Ini dilakukan agar predator yang ingin memangsa Tomopteris teralihkan pada cahaya tersebut dan Tomopteris bisa melarikan diri.

4. Dinoflagellates

Dinoflagellates

Dinoflagellates adalah kelompok besar fitoplankton yang hidup di perairan. Ketika kalian pergi ke laut di malam hari lalu melihat cahaya yang dalam jumlah yang banyak, maka itulah yang namanya Dinoflagellates. Jika jumlah Dinoflagellates ini bertambah banyak, maka penghuni laut akan banyak yang mati karena keracunan.

Apakah kalian pernah mendengar istilah yang namanya pasang merah? Pasang merah adalah peristiwa laut yang berubah merah karena hewan satu ini. Di malam hari, Dinoflagellates akan mengeluarkan warna biru yang indah. Kemampuan ini digunakan oleh Dinoflagellates untuk menakuti predator.

3. Jellyfish

jellyfish

Ubur-ubur atau jellyfish adalah hewan laut yang berbentuk seperti payung dengan tentakel panjang. Tentakel panjang ini berguna untuk menyengat dan menangkap mangsa. Jika kita terkena sengatan ubur-ubur maka akan merasa sakit seperti terbakar dan bisa meninggalkan bekas luka yang tidak bisa hilang.

Ada banyak jenis ubur-ubur di lautan dan sekitar 2000 spesies yang memiliki kemampuan untuk membuat tubuh mereka bersinar. Ubur-ubur memiliki kemampuan ini untuk melarikan diri dari predator. Saat predator hendak menyerang, ubur-ubur akan mengeluarkan cahaya yang bisa membuat predator terkejut. Momen kaget ini yang dimanfaatkan oleh ubur-ubur untuk kabur.

2. Angler Fish

angler fish

Ada binatang yang tinggal di laut dalam yang memiliki kemampuan untuk mengeluarkan cahaya dari tubuhnya. Binatang yang dimaksud adalah Angler fish. Angler fish adalah ikan predator yang tinggal dan berburu di laut dalam. Jarang sekali ada Angler fish yang muncul ke permukaan laut. Ikan ini terkenal dengan bagian tubuhnya yang bisa menyala dan bentuknya yang menyeramkan.

Angler fish memiliki bagian tubuh du kepalanya yang bisa menyala terang seperti lampu. Manfaat pertama dari cahaya ini adalah untuk memancing makanan. Makanan dari Angler fish adalah ikan kecil. Ikan-ikan ini akan tertarik dan mendatangi sumber cahaya yang dihasilkan oleh Angler fish. Angler fish lalu dengan cepat akan memakan ikan tersebut. Manfaat lain dari cahaya tersebut adalah untuk menarik lawan jenis untuk kawin.

1. Glowworm

Glowworm

Dalam tahap pertumbuhan lalat dimulai dari telur, larva, kepompong, barulah jadi lalat. Fungus gnat adalah salah satu jenis lalat pemakan buah yang pada tahap larvanya memiliki keunikan. Pada tahap larva ini, mereka bisa mengeluarkan benang sutra yang dapat menyala di kondisi gelap. Larva ini diberi nama Glowworm.

Jika kalian pergi Waitomo Caves yang ada di New Zealand, maka kalian bisa menemukan Glowworm ini. Di malam hari, benang sutra yang dihasilkan oleh Glowworm akan menyala terang dan menerangi Goa Waitomo. Benang sutra ini bisa menyala dikarenakan adanya reaksi kimia tertentu yang terjadi di tubuh hewan yang lalu membuatnya menghasilkan cahaya. Ini dinamakan bioluminescence.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas