home -> Lifestyle -> 10 Rempah-Rempah Khas Indonesia
09 Desember 2021 08:15

10 Rempah-Rempah Khas Indonesia

Oleh serba_tahu dalam Lifestyle pada October 18, 2021

Selain untuk berdagang, Indonesia dijajah oleh Belanda, Portugis, dan Jepang juga dikarenakan negara tersebut mengincar yang namanya rempah-rempah. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki rempah-rempah yang sangat banyak dan bagus. Rempah-rempah adalah tumbuhan yang memiliki aroma dan rasa yang kuat. Biasanya digunakan sebagai perasa dalam makanan. Ada juga beberapa rempah-rempah yang bisa dimanfaatkan sebagai obat. Berikut ini adalah sejumlah rempah-rempah khas Indonesia.

10. Kemiri

kemiri

Sebagai permulaan, TahuPedia akan membahas satu rempah-rempah yang bernama kemiri. Kemiri adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Masih memiliki hubungan dengan singkong, kemiri tersebar luas di India dan Cina melalui Asia Tenggara, Indonesia, Polinesia, dan Selandia Baru.

Di Indonesia, kemiri paling banyak ditemukan di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Kemiri atau candlenut digunakan untuk menambah rasa dalam makanan. Ketika tidak ada coconut milk, biasanya orang akan menggunakan kemiri ini. Untuk kesehatan, kemiri bisa untuk merawat rambut, obat pencahar, mengobati tumor, dan mengatasi diare.

9. Kemukus

Kemukus

Termasuk rempah-rempah yang endemik di Indonesia, tapi ada juga sejumlah orang yang tidak begitu familiar dengan yang namanya kemukus. Termasuk dalam tanaman genis Poper, kemukus ditanaman untuk diambil buah dan minyak atsirinya. Kemukus banyak ditemukan di Jawa dan Sumatera. Di Jawa, kemukus disebut dengan lada jawa atau cabe jawa.

Kemukus sering dijual dalam bentuk buah kering yang masih memiliki tangkai. Ada juga yang menyebutnya sebagai merica berekor. Banyak makanan khas Indonesia yang menggunakan kemukus sebagai bahan penyedap. Selain untuk penyedap makanan, kemukus juga ternyata digunakan pada gin dan rokok untuk menguatkan rasanya.

8. Kapulaga

kapulaga

Cardamom atau yang biasa kita kenal dengan nama kardamom adalah rempah-rempah yang dapat ditemukan di Indonesia, Bangladesh, Bhutan, India, Nepal, dan Pakistan. Kapulaga bisa dikenali dari biji polong yang kecil, penampang yang berbentuk segitiga, dan berbentuk gelendong kumparan. Kulit luarnya tipis dan bijinya kecil berwarna hitam.

Kapulaga sering digunakan dalam dunia kuliner dan juga medis. Kapulaga ini digunakan sebagai bahan campuran jamu atau obat tradisional. Rempah-rempah ini berperan sebagai anti depresan dan penguat rasa serta aroma dari makanan. Tidak hanya dalam bentuk biji, kapulaga bisa dimanfaatkan dalam bentuk bubuk, minyak esensial, dan suplemen.

7. Pala

pala

Belanda menjajah Indonesia dalam waktu lama karena mengincar rempah-rempah yang kita miliki. Salah satu rempah-rempah yang mereka incar adalah jenis pala. Pada masa itu, pala paling banyak ditemukan di Pulau Banda yang ada di Maluku. Pala tumbuh subur di Pulau Banda karena pala hanya bisa tumbuh subur di tanah kering di iklim tropis.

Pala sebenarnya adalah nama buah, bagian yang paling sering dipakai adalah bagian bijinya. Bunga pala memiliki warna merah menyerupai tali yang menyelimuti biji pala. Memiliki rasanya mirip, biji pala memiliki rasa yang lebih pedas ketimbang bunga pala. Di Indonesia, pala sering diolah menjadi jeli, sirup, dodol, selai, dan sari buah.

6. Serai

serai

Ada begitu banyak macam rempah-rempah di Indonesia, salah satunya adalah serai. Serai atau sereh adalah suku rumput-rumputan yang sering digunakan sebagai bumbu dapur. Makanan yang ditambah dengan serai maka aromanya akan semakin keluar. Membuat orang akan semakin bertambah nafsu makannya.

Serai memiliki bentuk seperti rumput dengan batang yang tebal dan memiliki warna kuning atau hijau. Mungkin beberapa di antara kita lebih mengenalnya dengan nama daun bawang. Serai berasal dari daerah Sri Lanka lalu menyebar dan tumbuh alami di negara beriklim tropis. Di sisi kesehatan, serai bisa mengobati perut kembung, meningkatkan pencernaan, skin moisturiser, dan penghilang bau badan.

5. Asam Jawa

asam jawa

Memiliki berbagai macam nama mulai dari asam jawa, asam, atau asem. Rempah-rempah satu ini sering digunakan untuk menambah rasa dari suatu makanan. Jika seseorang ingin makanannya memiliki rasa asam, maka rempah-rempah yang digunakan adalah asam jawa ini. Contohnya adalah sayur asam dan kuah pempek.

Bila dikonsumsi secara reguler, asam jawa sangatlah bagus untuk kesehatan. Asam jawa bisa menjaga sistem pencernaan kita supaya tetap sehat. Mereka yang sedang menjalani program diet juga menggunakan asam jawa untuk menjaga berat badan agar tetap stabil. Asam jawa juga berguna untuk menghilangkan bau amis pada ikan.

4. Jahe

jahe

Tidak mungkin kalau ada orang yang tidak pernah mendengar yang namanya jahe. Jahe adalah rempah-rempah paling umum yang pastinya semua orang punya dan simpan di dapur. Memiliki nama ilmiah Zingiber officinale, jahe berfungsi sebagai campuran pada bahan makanan dan juga sebagai obat-obatan. Sering kita lihat penjual jamu atau obat yang memasukan jahe sebagai bahan pembuatannya.

Jika dibuat jadi minuman, jahe ini memiliki rasa yang lumayan pedas. Ini bagus untuk memberikan rasa lega di tenggorokan. Selain itu, jahe juga berguna untuk meredakan sakit perut dan juga pilek. Di Indonesia ada 3 jenis jahe yang dikenal yaitu jahe putih, jahe kuning, dan jahe merah. Jahe putih digunakan sebagai minuman obat, jahe kuning untuk makanan, dan jahe merah untuk obat dan minyak.

3. Kayu Manis

kayu manis

Cukup sering orang Indonesia memanfaatkan yang namanya kayu manis. Bukan cuma digunakan untuk penyedap makanan, kayu manis juga termasuk sebagai obat yang bisa mengobati beberapa penyakit. Alasan dinamakan kayu manis karena rempah-rempah satu ini diambil dari kulit pohon yang bernama Cinnamomum.

Kayu manis bisa ditemukan di mana saja. Ada beberapa jenis kayu manis yang bisa dijumpai yakni ceylon, cassia, saigon, dan korintje. Untuk di Indonesia yang umum ditemukan adalah yang jenis cassia. Ciri-ciri cassia memiliki aroma yang taham, pedas, dan pahit. Sebagai obat, kayu manis dipercaya bisa mengontrol tekanan darah dan meredakan sakit kepala.

2. Lada

lada

Kalian semua pasti tahu dengan yang namanya lada. Kita sering menjumpai lada di sejumlah restoran dalam bentuk bubuk. Jika kita tambahkan lada ini ke dalam makanan, maka dalam sekejap makanan kita bisa menjadi pedas. Lada ini bisa menjadi salah satu pengganti yang namanya sambal atau cabai.

Diketahui bahwa Lampung menjadi pulau yang berperan sebagai produsen lada terbesar di Indonesia. Sebanyak 80% lada Indonesia diexpor ke luar negeri. Ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara exportir lada terbesar di Indonesia. Selain bisa membuat makanan menjadi pedas, lada bisa bisa menjadi salah satu obat untuk menyembuhkan influenza karena bisa menghangatkan tubuh. Ada dua jenis lada, putih dan hitam. Untuk di Indonesia, yang paling sering digunakan adalah lada putih.

1. Cengkeh

cengkeh

Rempah-rempah ini dinamakan cengkeh. Cengkeh adalah bagian kuncup bunga dari pohon yang masih berada dalam keluarga Myrtaceae bernama Syzygium aromaticum. Seperti rempah-rempah lainnya, cengkeh juga memiliki aroma yang sangat kuat. Di Indonesia, cengkeh paling sering dimanfaatkan untuk menambah rasa makanan.

Maluku dan Ambon adalah dua pulau di Indonesia yang merupakan produsen cengkeh terbesar. Tak hanya di Indonesia, cengkeh juga dimanfaatkan oleh orang Asia dan Eropa untuk penambah rasa makanan. Di segi kesehatan, cengkeh bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk melawan alergi yang disebabkan oleh udara dingin.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas