home -> Lainnya -> 10 Tanda Orang Kecanduan Narkoba
16 Oktober 2021 19:29

10 Tanda Orang Kecanduan Narkoba

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada September 21, 2021

Narkoba, kita tahu bahwa menggunakan obat-obatan terlarang bisa membahayakan kesehatan mental dan fisik dari penggunanya. Namun tetap ada banyak orang yang menggunakan narkoba hingga akhirnya sampai pada tahap kecanduan. Ada banyak alasan kenapa orang bisa terjebak di dalam narkoba. Jangan menghakimi mereka yang kecanduan, mereka ini justru harus kita rangkul dan kita arahkan ke jalan yang normal. Menjalani rehabilitasi adalah salah satu caranya untuk menolong mereka yang kecanduan. Adakah cara mengetahui ciri-ciri atau tanda orang yang menggunakan narkoba? Ada. Berikut ini adalah 10 tanda yang umum terlihat dari orang yang kecanduan dengan narkotika.

10. Perubahan Fisik Yang Drastis

fisik berubah

Jika alkohol saja bisa membuat fisik seseorang berubah, maka narkoba juga sama. Orang yang suka meminum alkohol akan tampak perubahan pada tubuhnya seperti wajahnya yang bengkas, mata merah, dan berat badan naik. Orang yang menggunakan narkoba juga akan muncul perubahan pada bentuk tubuhnya.

Beberapa tanda umum yang ada pada fisik pecandu narkoba seperti mata merah, pola makan yang berubah, berat badan turun, dan lelah. Inilah efek berbahaya dari zat yang terkandung pada narkoba. Mungkin saja bila diteruskan, efek parahnya bisa mengakibatkan penyakit seperti hepatitis tipe c. Pokoknya akan sangat berbeda penampilannya saat kecanduan dengan sebelum kecanduan.

9. Hubungan Terganggu

hubungan terganggu

Semua orang ingin memiliki hubungan yang baik dengan siapa saja. Dengan keluarga, teman, bahkan pasangan. Agar bisa menjalin hubungan yang baik, segala macam hal yang bisa merusak harusnya dijauhi. Tapi hal ini tidak bisa dilakukan oleh mereka yang sudah kecanduan obat-obatan terlarang. Mereka yang sudah kecanduan, hubungan mereka dengan orang lain pasti rusak.

Kondisi fisik dan mental diri sendiri saja sudah terpengaruh dan rusak akibat narkoba, bagaimana bisa menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Kemampuan berpikir dan sikap bisa berubah, semua akibat zat yang terkandung dalam obat. Sebenarnya mereka tidak mau merusak hubungan itu, tapi karena dalam pengaruh obat-obatan terlarang, sulit untuk mencegahnya.

8. Berbohong

bohong

Kalian pasti pernah mendengar orang yang berbohong dengan alasan untuk kebaikan. Yang menjadi pertanyaan, jika memang itu kebaikan kenapa harus berbohong? Berbohong hanya akan membuat hidup jadi tidak tenang. Tidak ada istilahnya berbohong hanya sekali, pasti akan ada kebohongan lain yang dibuat untuk menutupi kebohongan yang pertama.

Kita sudah tahu bahwa berbohong itu buruk tapi sulit untuk dihindari. Berbohong ini pula yang juga menjadi salah satu ciri bahwa orang tersebut ada suatu hal yang ditutupi. Mungkin saja ia berbohong dikarenakan dalam pengaruh obat-obatan terlarang. Jika ditanya apakah mereka menggunakan narkoba, sulit ditemukan jawabannya atau jawabannya terkesan berputar-putar tak jelas.

7. Sulit Mengambil Keputusan

keputusan

Penting bagi seseorang untuk bisa berpikir jenih sebelum mengambil keputusan. Jika pikiran sedang dalam kondisi tidak prima, banyak gangguan, dan stres, akan sulit untuk mengambil keputusan. Kalaupun bisa, keputusan yang diambil seringkali tak berakhir memuaskan. Jika ada seseorang yang sudah susah mengambil keputusan, ditambah dengan narkoba, ini bisa semakin parah.

Penggunaan narkoba hingga sampai tahap kecanduang bisa mempengaruhi kinerja otak. Kandungan dalam obat bisa mempengaruhi otak seseorang. Mungkin di awal obat ini bisa membantu mereka lebih konsentrasi, tapi itu hanyalah efek semu. Jika terus menerus dikonsumsi, obat-obatan terlarang ini justru bisa membuat orang jadi kecanduan dan semakin merusak otak.

6. Sifat Defensif

defensif

Kata-kata, kritik, dan saran belum tentu bisa diterima oleh semua orang. Ada yang bisa menerima dan menjadikan itu cambuk untuk merubah diri ke arah yang lebih baik. Ada juga justru yang menolak, membalas lebih kasar, dan tidak mau mengakui kesalahan. Inilah yang disebut dengan perilaku defensif.

Perilaku defensif ini ternyata dapat ditemukan pada mereka yang kecanduan narkoba. Ketika membahas suatu topik yang tidak nyaman bisa membuat pecandu narkoba menjadi tak nyaman dan mencoba untuk mengganti topik tersebut. Dan ketika terjadi adu argumen, ada kemungkinan si pecandu narkoba memberikan respon yang agresif dan moodnya berubah.

5. Perubahan Pola Tidur

tidur berubah

Mesin saja butuh istirahat agar tidak cepat rusak, apalagi kita manusia. Kurang tidur bisa mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Mood swing, lemas, capek, ngantuk, dan tidak bisa konsentrasi adalah akibat jika kita kurang tidur. Makanya penting bagi kita untuk memastikan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan cukup.

Kita harus menghindari segala macam hal yang bisa mengakibatkan pola tidur terganggu. Obat-obatan terlarang bisa membuat pola tidur seseorang berubah. Stimulan dan depressant bisa mempengaruhi hormon di dalam tubuh yang bertanggung jawab atas rasa lelah dan kesadaran. Kekacauan di tubuh ini bisa membuat jam tidur jadi berantakan.

4. Perilaku Tak Menentu

perilaku tak menentu

Adakah kalian pernah melihat seseorang yang melakukan hal tak biasa yang tak pernah dilakukan oleh orang tersebut sebelumnya? Perubahan perilaku seseorang ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa orang tersebut mengalami sesuatu. Kalau mau berpikiran positif mungkin saja iya memang ingin sesuatu yang baru atau sedang bosan. Tapi ada kemungkinan buruk dimana ia berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

Narkoba ini memang sangat berbahaya. Narkoba bisa mempengaruhi otak dari penggunanya. Memuat mereka melakukan hal yang tidak biasa dan kadang di luar akal sehat. Tak jarang pengguna narkoba mengalami ketakutan yang luar biasa tanpa penyebab yang jelas. Jika sudah demikian, lebih baik segera bawa orang tersebut ke dokter untuk dicek lebih jauh apa yang terjadi dengannya.

3. Menarik Diri Dari Lingkungan

isolasi

Semua orang ada masanya untuk menyendiri. Menjauh dari sosial media dan teman-teman untuk menenangkan diri. Bahkan orang yang ekstrovert juga akan melakukan hal ini. Cuma perlu diwaspadai kalau ada teman kalian yang terus menerus menarik diri dari pergaulan dan lebih memilih untuk mengisolasi diri di rumah.

Mereka yang mengisolasi diri tanpa kehadiran siapa-siapa dapat memunculkan kecurigaan. Memang positive thinking itu perlu, tapi bukan berarti kita menutup mata dari kemungkinan buruk yang bisa terjadi. Perubahan sikap seseorang yang mulai lebih suka menyendiri bisa menjadi penanda bahwa mereka ada menggunakan obat-obatan terlarang. Sebelum terjadi hal yang lebih parah, lebih baik kita cari tahu mengenai kondisi mereka dan mengajak untuk berubah.

2. Hilang Ketertarikan

ketertarikan hilang

Setiap orang pasti punya ketertarikan dalam satu atau lebih hal. Ada yang tertarik pada olahraga, belanja, nonton, makan, dan lain sebagainya. Melakukan hal yang disukai ini bisa membantu mereka untuk mengurangi sedikit stres dalam hidup. Kalau ada seseorang yang tiba-tiba kehilangan ketertarikan dari hal yang semula ia suka dan lakukan, ini bisa memunculkan kecurigaan.

Mereka yang tiba-tiba berubah ini bisa disebabkan banyak hal. Salah satunya bisa karena pengaruh obat-obatan terlarang. Obat-obatan terlarang dibuat dari berbagai macam zat yang memungkinkan pemakainya mengalami perubahan pola pikir. Jangan heran kalau kalian melihat ada orang yang semula ceria lalu berubah menjadi muram. Ini karena efek dari obat terlarang tersebut.

1. Mood Swing

mood swing

Yang namanya mood memang bisa berubah suatu waktu. Dalam sehari, mood seseorang bisa berubah dengan drastis. Paginya marah, sorenya bisa tampak normal. Orang yang mengalami mood swing atau sering berubah-ubah biasanya disebut dengan istilah moody. Perlu dicari tahu apa penyebab mereka menjadi moody.

Memang benar bahwa mood bisa berubah suatu waktu dan bisa terjadi pada siapa saja. Penyebabnya bisa bermacam-macam, meski belum tentu 100%, bisa saja seseorang menjadi moody karena ia menggunakan obat yang seharusnya dikonsumsi. Penggunaan narkoba itu tidak hanya mempengaruhi fisik tapi juga mental seseorang.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas