home -> Lainnya -> 10 Sifat Pria Yang Bisa Membuat Wanita Jengkel
27 September 2020 01:32

10 Sifat Pria Yang Bisa Membuat Wanita Jengkel

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada August 19, 2020

Pacaran adalah proses dimana kita mencari tahu apakah pasangan kita ini benar-benar bisa diajak serius atau tidak. Di masa ini kalian musti mencari tahu sebanyak-banyaknya tentang pasangan kalian, termasuk itu adalah sifat jeleknya. Tidak mau kan kalian mengambil keputusan yang salah dengan menikah dengan pria yang ternyata memiliki sifat jelek. Sifat jelek pria ini yang bisa membuat wanita yang hidup bersamanya menjadi jengkel. Jika di masa pacaran sudah menemukan salah satu sifat jelek tersebut, lebih baik kalian pertimbangkan lagi apakah mau menikah dengan pria tersebut atau tidak. Kira-kira sifat jelek apa saja yang ada pada pria dan bisa membuat wanita jengkel?

10. Sombong

cocky

Percaya diri itu penting diperlukan oleh seorang pria. Pria yang percaya diri pastinya selalu yakin dengan apa yang dilakukannya. Meski yang dilakukannya terasa berat atau bukan wilayah kompetensinya, dia tetap melakukannya dan yakin akan berhasil. Apabila kepercayaan diri tersebut terlalu tinggi, barulah itu dianggap sombong.

Pria yang selalu menyombongkan dirinya sendiri malah bisa membuat orang menjadi menjauhinya, apalagi itu wanita. Kebanyakan wanita tidak suka apabila pasangannya selalu menyombongkan apa yang ia miliki. Entah itu kepintaran atau juga kekayaannya. Tetap jadi pria yang rendah hati karena itu adalah pilihan yang terbaik.

9. Tidak Perduli Dengan Penampilan

cuek penampilan

Bagus jika seorang pria memiliki rasa keperdulian yang cukup mengenai penampilannya. Pria dengan selera penampilan yang baik akan berimbas positif pada pasangan wanitanya. Pasangannya tentu akan bangga bisa berjalan di tempat ramai bila kekasih prianya mengenakan busana yang sesuai pada tempatnya.

Wahai kalian para pria yang cuek dengan penampilan, kalian boleh saja mempertahankan sikap cuek kalian apabila berada di dalam rumah. Tapi ketika jalan-jalan dengan kekasih kalian, tidak mungkin kan kalian hanya mengenakan kaos, celana pendek, dan sendal. Kenakanlah pakaian yang enak untuk dipandang. Tidak perlu terlalu wah yang membuat kalian terlihat seperti model. Itu terlalu berlebihan.

8. Pemalas

lazy man

Setiap orang pasti punya sifat malas. Namun beberapa orang sanggup mengkondisikan sifat malasnya tersebut. Maksudnya, tidak mungkin setiap hari orang akan bermalas-malasan di rumah tanpa melakukan sesuatu bukan? Dan pria menjadi makhluk yang selalu diidentik dengan sifat malas ketimbang wanita.

Malas itu boleh dilakukan apabila di momen yang tepat, misalnya di hari pekan. Tapi setelah itu, pria harus kembali melakukan rutinitas hariannya seperti normal. Wanita bisa jengkel apabila calon suaminya ternyata adalah pria yang pemalas. Kerja malas, membantu membereskan rumah juga malas, yang dilakukan hanya makan, main, tidur, dan nonton. Anda adalah pria dewasa, bukan anak kecil lagi.

7. Pelit

pelit

Tugas seorang pria ketika sudah menjadi suami salah satunya adalah bekerja. Bekerja mencari uang yang nantinya uang tersebut dipakai untuk menghidupi keluarga. Tentu penghasilan ini harus dibagi secara adil dengan istri karena memang untuk membangun keluarga harus ada kerja sama antara kedua belah pihak.

Akan menjadi bencana apabila pria yang kamu kencani ternyata memiliki sifat yang pelit. Agak sulit juga untuk menentukan apakah pria benar-benar pelit untuk kebaikan masa depan atau hanya untuk dirinya sendiri. Mengetahui alasan dibalik sifat pelitnya pada masa pacaran sangat penting agar tidak menyesal nanti setelah menikah. Kalau memang alasan pelitnya memang untuk kepentingan bersama, okelah untuk mempertahankan hubungan tersebut. Jika ternyata alasan pelitnya tidak masuk akal, lebih baik tinggalkan saja.

6. Mata Duitan

pria matre

Memang ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang, tapi segala hal yang kita lakukan kebanyakan membutuhkan yang namanya uang. Orang yang orientasinya selalu uang dan selalu memanfaatkan orang lain untuk membayari kebutuhannya biasa disebut dengan matrealistis atau mata duitan. Yang dulu biasanya wanita yang disematkan dengan julukan matre, ternyata tak sedikit pria yang juga materialistis.

Di Indonesia, sebenarnya sudah menjadi kewajiban si pria untuk mentraktir pacarnya. Entah itu mentraktir makan ataupun menonton. Kalau hal sederhana saja si pria meminta pacarnya yang membayari, mungkin di awal-awal si wanita akan menganggapnya sebagai tes. Tapi kalau sudah keterusan, itu memang benar bahwa si pria ini mata duitan dan hanya memanfaatkan si wanita saja.

5. Meremehkan

meremehkan

Suka meremehkan menjadi salah satu sifat pria yang juga bisa membuat wanita menjadi jengkel. Siapa juga sih orang yang suka apabila diremehkan oleh orang lain. Jika ini terjadi pada masa pacaran, bersyukurlah kalian karena masih ada kesempatan untuk memutuskan hubungan dan mencair pasangan yang baru.

Sangat tidak mengenakan apabila sudah menikah ternyata baru ketahuan bahwa suami kalian ternyata memiliki sifat suka meremehkan. Tidak butuh waktu lama untuk pecahnya keharmonisan rumah tangga begitu sifat satu ini muncul. Menikah itu butuh kerja antar kedua belah pihak untuk bisa saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangan. Bukan menggunakannya sebagai senjata untuk merendahkan pasangan.

4. Terlalu Apatis

apatis

Manusia diciptakan memiliki dua tangan untuk menutup kedua telinga dari suara-suara tidak penting yang diucapkan oleh orang sekitar kita. Suara tidak penting seperti kritikan yang bersifat menjatuhkan serta sindirang yang tidak ada tujuan. Tapi bukan berarti kita diperbolehkan untuk mengabaikan semua hal.

Ketika membina hubungan cinta bersama pasangan, penting bagi pria untuk mendengarkan apa yang dikatakan pasangan. Kenapa pula pria, itu karena biasanya pria lah yang memiliki rasa apatis atau cuek yang tinggi. Kalau memang pasangan memberikan kritik dan sindiran untuk membangun, kita wajib untuk mendengarkannya. Apabila terlalu cuek terhadap pasangan baik itu kritikan atau tindakan yang dilakukan pacar, bisa-bisa pacar menjadi benci terhadap kita.

3. Tidak Punya Rencana Masa Depan

no plan

Tidak ada wanita yang tidak kesal apabila berpacaran dengan pria yang tidak punya tujuan hidup. Setiap orang musti punya tujuan dalam hidupnya. Dengan tujuan hidup inilah seseorang jadi tahu kemana harus melangkah. Orang yang tidak punya tujuan bukan hanya membuat dirinya sendiri tidak jelas harus melangkah kemana, tapi pasangan juga.

Pria yang tidak punya tujuan hidup yang jelas tidak bisa dikatakan sebagai pria. Seorang pria harus menentukan seperti apa hidupnya beberapa tahun yang akan datang. Setelah itu tentukan langkah seperti apa yang harus dilakukan untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Wanita pun akan tenang begitu tahu kalau kekasih prianya memiliki tujuan dan langkah hidup yang jelas. Berarti ia tidak salah pilih.

2. Suka Membandingkan

compare

Setiap orang terlahir dengan kemampuan yang berbeda. Ada yang unggul di bidang tertentu namun lemah di hal lainnya. Inilah yang membuat manusia unik. Dan dengan pernikahan, diharapkan bahwa masing-masing pasangan bisa menggunakan kelebihan masing-masing untuk membawa bahtera rumah tangga ke arah yang positif. Sedangkan kelemahan masing-masing sebisa mungkin ditutupi.

Dengan membandingkan pasangan yang dimiliki dengan mantan atau pasangan orang lain, mungkin kamu memiliki tujuan yang bagus untuk memotivasi pasangan agar bergerak maju. Tapi tidak semua orang senang dibandingkan, apalagi wanita. Pria saja bisa merasa tersaingi bila dibandingkan dengan pria lain, hal yang sama juga bisa terjadi pada wanita. Apalagi perasaan wanita lebih lembut dari pria. Salah kata sedikit, rasa sakitnya bisa sulit untuk dihilangkan.

1. Kasar

kasar

Pertikaian pasti akan terjadi ketika menjalin hubungan asmara. Tidak hanya dalam masa pacaran, setelah menikah pun pasti akan ada masalah. Hal ini dikarenakan dua manusia memiliki otak dan cara berpikir yang berbeda. Mau disatukan seperti bagaimanapun, mereka tetaplah individu yang berbeda cara berpikir dan keingingan.

Yang terpenting adalah bagaimana cara merespon perbedaan tersebut. Debat mulut tidak masalah, tapi sebisa mungkin jangan sampai main tangan, pria terutama. Tugas pria bukan cuma sebagai pemimpin tapi juga pelindung. Kalau baru jadi pacar saja sudah kasar, tidak menutup kemungkinan bahwa perilaku kasar ini bisa berlanjut setelah menikah. Apabila sudah ada indikasi kasar ketika masih pacaran, lebih baik segera ambil tindakan untuk segera memutuskan hubungan. Apalagi sekarang sudah ada undang-undang yang melindungi wanita. Kalian bisa wanita yang sudah pernah atau sering dikasari bisa melaporkan kekasih kalian itu.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas