home -> Lainnya -> 10 Pemain Sepakbola Asing Yang Pernah Bermain Di I...
27 Oktober 2020 19:14

10 Pemain Sepakbola Asing Yang Pernah Bermain Di Indonesia

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada July 14, 2020

Siapa bilang kalau sepakbola di Indonesia tidak menarik. Nyatanya ada banyak pemain sepakbola terkenal dunia yang pernah mencoba kerasnya liga di Indonesia. Ada yang dari Inggris, Spanyol, Perancis, dan lain sebagainya. Hal ini tentu membawa efek positif karena pemain lokal bisa belajar banyak dari pengalaman dan kemampuan mereka. Kalau kalian penasaran siapa saja pemain top dunia yang sempat bermain di Indonesia, inilah mereka.

10. Danny Guthrie

danny guthrie

Ketika ada pemain asing yang bergabung di salah satu klub Indonesia, ekspetasi tinggi langsung muncul. Pemain tersebut diharapkan bisa tampil memukau membawa klubnya meraih juara. Begitulah kira-kira harapan yang muncul ketika Danny Guthrie memutuskan untuk mencoba kerasnya sepakbola di Indonesia.

Gelandang asal Inggris ini pernah membela beberapa klub seperti Liverpool, Southampton, Bolton Wanderers, Newcastle United, Reading, Fulham, dan Balckburn Rovers. Jelas dengan catatan tersebut, harapan tinggi berada di pundah Guthrie. Di tahun 2018, Guthrie bergabung dengan Mitra Kukar dan sudah membela sebanyak 30 pertandingan dan mencetak 2 gol. DI tahun 2019, ia kembali ke Inggris dan membela tim Walsall.

9. Bertin Ebwelle

Bertin Ebwelle

Kini, Bertin Ebwelle memang lebih dikenal sebagai pelatih sepakbola. Tapi dulu, dirinya merupakan pemain sepakbola asal Kamerun. Dirinya ambil bagian dalam membela Kamerun pada ajang Piala Dunia dan Piala Afrika. Ia mengikuti Piala Dunia di tahun 1990 dan Piala Afrika 1992. Di timnas, ia mengisi posisi sebagai bek kiri.

Selama aktif menjadi pemain, hanya 4 klub yang pernah ia bela yaitu Tonnerre Yaounde, Persisam Putra Samarinda, Olympic Mvolye, dan Canon Yaounde. Persisam Putra Samarinda menjadi satu-satunya klub bola yang pernah ia bela di luar Kamerun. Ia membela Persisam dari tahun 1991 sampai 1992. Di tahun 1996, Ebwelle memutuskan untuk gantung sepatu dan menjadi pelatih.

8. Didier Zokora

didier zokora

Ada begitu banyak pemain Liga Inggris yang coba menaklukan Liga Indonesia. Salah satunya adalah Didier Zokora. Pemain asal Pantai Gading ini termasuk pemain yang serba bisa. Ia bisa diposisikan sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, dan juga bek tengah. Dirinya memperkuat tim Semen Padang di Liga 1 pada tahun 2017.

Sebelum bermain untuk Semen Padang, Zokora sudah banyak membela klub Eropa seperti ASEC Mimosas, Racing Genk, Saint-Etienne, Tottenham Hotspur, Sevilla, dan Trabzonspor. Pemain yang masuk dalam timnas Pantai Gading tersebut berpenampilan apik ketika tampil di Piala Dunia 2010, Tottenham, dan Sevilla. Makanya Semen Padang tertarik mendapatkan tanda tangannya. Hal ini didukung dengan kebijaka Marquee Player yang diterapkan Liga 1 dimana banyak klub lokal berlomba-lomba merekrut pemain asing.

7. Pierre Njanka

Pierre Njanka

Ada begitu banyak pemain asing berkulit hitam yang pernah menjajal karir sepakbola di Tanah Air. Untuk kali ini adalah Pierre Njanka. Bek asal Kamerun ini terkenal kuat dan tidak ragu untuk menghentikan striker lawan dengan tekel kerasnya. Karirnya bersama timnas Nigeria adalah ketika dia bermain di kompetisi Piala Dunia tahun 1998 dan 2002.

Ketika di Indonesia, Njanka mencicipi kerasnya Liga Indonesia dengan bergabung bersama Persija Jakarta. Dia bergabung dengan Persija ketika tahun 2008. Hanya bertahan semusim, tahun 2009 ia kemudian pindah ke Arema FC. Tahun 2011 pindah ke Mitra Kukar dan 2012 membela Persisam Putra. Tahun 2013, Njanka memutuskan untuk pensiun.

6. Lee Hendrie

lee hendrie

Ada satu pemain muda Inggris yang diharapkan bisa menjadi bintang masa depan. Dia adalah Lee Hendrie. Ketika berlaga untuk timnas U-21, penampilan Hendrie yang gemilang diharapkan bisa membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia. Sayangnya, sampai ia pensiun, ia tidak pernah sekalipun membela timnas Inggris. Meski begitu, aksinya di tingkat klub tetap tak bisa diremehkan.

Meski ia hanya bermain di Aston Villa, dirinya tetap tampil maksimal untuk bisa bertahan di Premier League. Selama 14 tahun bersama Aston Villa, Hendrie mengisi pos gelandang kiri. Dengan bermodal kemampuan dan pengalamannya di Premier League, Hendrie kemudian datang ke Indonesia di saat kompetisi sepakbola nasional terpecah. Hendrie didatangkan oleh salah satu peserta Liga Primer Indonesia yaitu Bandung FC. Namun Hendrie hanya bermain dalam waktu yang singkat karena sistem liga yang kacau.

5. Peter Odemwingie

Peter Odemwingie

Ketika menonton pertandingan Premier League, mungkin di antara kita ada yang bermimpi nantinya ada pemain dari sana yang akan merumput di Indonesia. Mimpi itu ada yang percaya, ada juga yang tidak. Namun ternyata ada loh pemain yang pernah merumput di Premier League yang kemudian mencoba tantangan di Indonesia.

Salah satu pemain tersebut adalah Peter Odemwingie. Peter Odemwingie merupakan pemain yang pernah membela sejumlah klub di Inggris seperti Stoke City, Bristol Citu, Cardiff, dan West Bromwich Albion. Dirinya termasuk dalam skuad inti timnas Nigeria yang ikut berkompetisi di Piala Dunia 2010 dan 2014. Dirinya mencoba sepakbola Indonesia dengan bergabung bersama Madura United di tahun 2017.

4. Marcus Bent

Marcus Bent

Ada 2 pemain terkenal asal Inggris yang memiliki hubungan saudara. Dia adalah Darren Bent dan Marcus Bent. Dengan posisi yang sama yakni striker, hanya Marcus Bent yang pernah merasakan Liga Indonesia. Selama bermain di Premier League untuk sejumlah klub, performa Marcus Bent terbilang biasa-biasa saja.

Dengan bermodal pengalamannya tersebut, Marcus Bent memutuskan untuk pindah ke Indonesia pada tahun 2011. Klub Indonesia pertama yang ia bela adalah Mitra Kukar. Selama berseragam Mitra Kukar, performa Bent sama sekali tidak sesuai ekspetasi. Sebagai striker asing yang lama berlaga di Liga Inggris, Bent diharapkan bisa mencetak banyak gol. Kenyataannya, dalam 11 laga Liga Super Indonesia, ia hanya mampu mencetak 4 gol dari 11 pertandingan.

3. Michael Essien

michael essien

Penggemar Liga Premier Inggris pasti sudah tak asing ketika mendengar nama Michael Essien. Pemain satu ini pernah membela Chelsea dari musim 2005 sampai 2014. Selain Chelsea, Essien juga pernah berseragam Real Madrid meski berstatun pemain pinjaman, AC Milan, dan juga Lyon. Berposisikan sebagai gelandang berahan, permainannya cukup solid dalam menjaga lini tengah dan pertahanan ketika diserang musuh.

Pengalamannya yang sudah cukup banyak di berbagai klub Eropa membuatnya menjadi pemain yang disegani. Di tahun 2017, pemain asal Ghana ini membuat publik sepakbola Indonesia heboh karena memutuskan untuk bergabung dengan Persib Bandung. Ia bermain untuk Persib untuk 1 musim. Meski belum berhasil memberikan tropi, pengalaman bermain bersama pemain papan atas dunia jelas memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi rekan setimnya di Persib.

2. Mario Kempes

mario kempes

Awalnya mendengar nama Mario Kempes, mungkin ada yang mengira bahwa orang ini adalah orang lokal karena ada kata kempes. Tapi setelah mencari informasi lebih dalam, ternyata Mario Kempes bukanlah pemain lokal, melainkan pemain asing asal Argentina. Dirinya telah membantu timnas Argentina di ajang Piala Dunia tahun 1974, 1978, dan 1982.

Berbicara soal karir internasional, Mario Kempes sudah kenyang bermain di liga top Eropa bersama Valencia, Hercules CF, Vienna, SC Polter, Kremser FC, River Plate, CA Rosario, dan Instituto AC. Ketika di tahun 1996, secara tak terduga Mario Kempes memutuskan untuk mencoba tantangan baru di Indonesia. Ketika itu, ia bergabung dengan Pelita Jaya di usia 41 tahun.

1. Roger Milla

Roger Milla

Adalah hal yang normal ketika seorang pemain sepakbola melakukan selebrasi ketika berhasil mencetak gol ke gawang musuh. Begitu pula yang dilakukan oleh Roger Milla. Roger Milla begitu dikenal karena ia biasa melakukan selebrasi seperti berdansa di bendera sepak pojok. Tentu penikmat sepakbola Indonesia sudah tak asing begitu mendengar nama Roger Milla.

Milla yang berposisi sebagai striker timnas Kamerun ini pernah membela Kameran di 3 kali gelaran Piala Dunia. Di tahun 1982, 1990, dab 1994. Selama berkarir sebagai atlet sepakbola, ia telah membela sejumlah klub seperti Saint Etienne, Montpellier, SEC Bastia, dan AS Monaco. Pertama kali Milla berlaga di Indonesia adalah di tahun 1994 bersama Pelita Jaya. Di tahun 1995 ia pindah ke Putra Samarinda hingga pensiun di tahun 1996.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas