home -> Lifestyle -> 10 Kebiasaan Baik Yang Sebenarnya Berpengaruh Buru...
02 Oktober 2020 05:56

10 Kebiasaan Baik Yang Sebenarnya Berpengaruh Buruk Untuk Kesehatan

Oleh serba_tahu dalam Lifestyle pada July 13, 2020

Tidak semua kebiasaan sehat benar-benar sehat. Kenyataannya, ada kebiasaan sehat yang ternyata dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan. Mungkin di saat pertama masih belum akan muncul dampaknya. Dampak buruk tersebut akan terus terakumulasi dan muncul di kemudian hari. Apabila sudah demikian, seberapa uang yang dimiliki belum tentu bisa memperbaiki kondisi tubuh seperti dahulu kala. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, berikut adalah sejumlah kebiasaan sehat yang sering kita lakukan yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

10. Menyikat Gigi Terlalu Keras

brushing teeth

Membersihkan menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan saat malam hari sebelum tidur dan pagi hari. Gunanya sudah jelas untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menyangkut di sela-sela gigi. Ini juga bisa mencegah bau tak sedap pada mulut. Tapi apakah kamu sudah melakukan sikat gigi dengan benar?

Terkadang ketika ada makanan yang masih terselip di sela gigi, kita cenderung menyikat gigi dengan cara menekan sekeras mungkin. Tujuan awal agar sisa makanan tersebut bisa lepas, tapi menyikat gigi dengan keras malah bisa membuat gigi menjadi rusak. Apabila dirasa masih ada makanan yang tersangkut, lebih baik gunakan benang halus dan juga mouthwash untuk membersihkannya.

9. Keramas Setiap Hari

washing hair

Tinggal di daerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia memang tidak mengenakan. Kulit kepala dan rambut menjadi kering. Jadi, membuat kita jadi ingin sering keramas. Keramas sehari bisa sampai 2 kali atau lebih dengan tujuan agar rambut dan kulit kepala menjadi lebih dingin ternyata malah bisa membawa hal buruk bagi rambut dan kulit kepala.

Menurut ahli kesehatan rambut, waktu ideal untuk membersihkan rambut adalah 2 hari sekali. Apabila rambut terlalu sering dicuci malah bisa membuat kulit kepala jadi gatal, kulit kepala kencang, dan rambut menjadi kering. Padahal, rambut punya mekanisme sendiri untuk membuat rambut tetap lembap yakni dengan memproduksi minyak khusus untuk menjaga kelembapan rambut dan kulit kepala.

8. Berhenti Makan Gula Sama Sekali

cutting sugar

Ada beberapa faktor yang membuat berat badan melonjak sehingga mengakibatkan obesitas. Salah satunya adalah gula. Semua orang pasti suka dengan gula atau paling tidak makanan yang manis. Sebut saja biskuit, permen, coklat, bahkan jus pun juga mengandung gula. Dan untuk mencegah berat badan naik dan obesitas, salah satu opsinya adalah dengan tidak mengkonsumsi gula sama sekali.

Perlu diketahui bahwa mengkonsumsi gula itu sebenarnya bagus apabila masih dalam batas yang wajar. Kalau ingin coba menurunkan berat badan, turunkan konsumsi gula sedikit demi sedikit, jangan langsung tidak makan gula sama sekali. Biar bagaimanapun tubuh tetap membutuhkan gula. Karena gula sangat mudah diserap dan dijadikan cadangan tenaga di saat lapar. Dengan berhenti makan gula sama sekali justru bisa membuat metabolisme tubuh menjadi kacau.

7. Olahraga Setiap Hari

workout

Ketika pandemi Covid-19 menyerang sejumlah negara di dunia, cara untuk bisa terhindar dari penyakit tersebut adalah dengan menjaga kebersihan dan berolahraga. Dengan berolahraga, maka tubuh akan lebih fit dan sulit terserang penyakit. Makanya sekarang semakin banyak orang rutin melakukan olahraga.

Namun perlu diketahui bahwa terlalu sering berolahraga malah akan membuat tubuh menjadi lemas, capek, dan imunitas turun. Tubuh manusia sama dengan mesin kendaraan, sama-sama butuh istirahat. Cukupi kebutuhan istirahat agar tubuh bisa melakukan recovery. Apalah gunanya rajin olahraga apabila tubuh lemas dan tidak fit.

6. Minum Teh Sebelum Tidur

tea

Tidak ada yang salah dari meminum teh kecuali waktunya. Teh seperti yang kita ketahui adalah minuman menyehatkan yang dapat membuang racun dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa membawa efek samping ke tubuh, kita perlu mengetahui teh jenis apa dan kapan waktu yang tepat untuk meminumnya.

Kecuali teh yang kalian minum adalah teh herbal, maka teh tersebut aman dikonsumsi di segala macam kondisi dan waktu. Tapi bagi kalian yang meminum teh selain berbahan dasar herbal, maka kalian perlu waspada terhadap yang namanya kafein. Kafein adalah salah satu unsur yang terdapat dalam teh. Hanya teh herbal saja yang tidak punya kafein. Jadi, kalau kalian meminum teh di malam hari, maka kafein yang ada di dalam teh akan mengganggu jam tidur kalian.

5. Multitasking

multitasking

Ketika banyak tugas yang musti diselesaikan dengan cepat, tak sedikit orang yang mengerjakan semuanya dalam waktu yang bersamaan. Teknik ini disebut juga dengan nama multitasking. Terkesan cepat dan efektif, tapi itu hanya berlaku bagi mereka yang terbiasa dan memang sanggup melakukan multitasking.

Bagi yang tidak bisa namun memaksakan diri, multitasking sama saja dengan menyiksa diri sendiri. Tidak banyak orang yang sanggup melakukan multitasking karena perbedaan kemampuan, itu tidaklah menjadi masalah. Lebih baik tentukan prioritas mana yang lebih dahulu harus dikerjakan. Daripada terlalu memaksakan diri mengerjakan semua sekaligus, dampaknya malah bisa membuat stres.

4. Menghindari Karbohidrat

cutting carbs

Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai memangkas konsumsi gula, satu lagi cara untuk menurunkan berat badan adalah dengan memangkas karbohidrat. Di Indonesia, makanan utamanya adalah nasi putih. Belum dianggap makan apabila belum memakan nasi, meski sebelumnya sudah menyikat pizza, hamburger, indomie, dan makanan berat lainnya.

Karbohidrat memang menjadi penyebab utama obesitas, tak sedikit orang langsung memangkas karbohidrat sebagai solusinya. Apakah itu baik? Jelas tidak. Yang harus dilakukan adalah mencari opsi selain nasi putih sebagai pengganti karbohidrat. Carilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, hitam, atau oatmeal. Atau bisa juga dengan perlahan-lahan mengurangi asupan nasi putih dan mulai aktif olahraga.

3. Konsumsi Salad Setiap Hari

salad

Mulai berpikir untuk makan salad memang bagus. Beberapa sayuran hijau dikumpulkan lalu dipotong-potong dan ditaruh di sebuah piring atau mangkuk. Setelah itu, di atasnya ditambah dengan protein dari telur serta minyak rendah lemak. Terlihat menyehatkan tapi ternyata tidak 100% menyehatkan seperti yang dikiran.

Pemilihan minyak rendah lemak atau bahan makanan lain yang rendah lemak untuk menghindari kenaikan berat badan ternyata malah membawa efek buruk pada tubuh. Perlu diketahui bahwa agar nutrisi dari sayuran bisa terserap optimal, perlu dikombinasikan dengan lemak yang bagus. Memilih minyak rendah lemak bukanlah pilihan yang baik. Pilihlah minyak yang justru tinggi lemak seperti olive oil yang bisa memaksimalkan penyerapan nutrisi. Tidak hanya salad menjadi lebih sehat, tapi juga bisa membuat rasanya menjadi lebih lezat.

2. Tidur Seharian Di Akhir Pekan

sleeping

Lelah setelah 5 hari sekolah atau bekerja, maka ketika ada hari libur maka dimanfaatkan untuk tidur sepuasnya. Meski terkesan bagus, tapi ternyata tidur seharian di akhir pekan bukanlah solusi yang bagus untuk mengatasi kelelahan. Yang ada malah bisa membuat tubuh menjadi lebih lelah dan tidak bersemangat untuk menghadapi hari Senin.

Kelebihan tidur bisa merusak sistem tubuh. Tubuh kita sudah didesain untuk tidur selama 7-8 jam dalam sehari. Apabila lebih dari itu, jam biologis tubuh akan kacau. Tidak percaya? Coba saja kalian tidur lebih dari 8 jam sehari di akhir pekan. Pasti bangun-bangun tubuh akan merasa lelah. Oleh karena itu, usahakan untuk menjaga jam istirahat setiap harinya agar tubuh tidak kacau.

1. Sarapan Dengan Smoothies

smoothies

Tidak disarankan untuk memulai hari dengan melewatkan sarapan pagi. Kenapa? Karena pagi hari kondisi perut sedang kosong, sedangkan kita akan melakukan aktivitas. Untuk melakukan aktivitas tersebut, kita membutuhkan energi yang hanya bisa didapat dari makanan. Makanya pemilihan menu sarapan sangatlah penting. Menu sarapan yang cukup sering dikonsumsi adalah smoothie. Smoothie sangat mudah dibuat dan bisa langsung segera diminum.

Smoothie berbeda dengan buah dimana buah mengandung vitamin, mineral, dan serat, sementara smoothie hanya ada mineral, vitamin, tanpa serat. Ini hampir sama dengan mengkonsumsi gula. Di pagi hari dimana kondisi sedang lapar, mengkonsumsi sesuatu yang tinggi gula malah akan membuat gula darah melonjak drastis dan berpotensi menambah berat badan. Pilih menu sarapan yang ideal dengan mengkonsumsi makanan yang ringan namun tetap mengandung carbs, protein, mineral, vitamin, dan serat.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas