home -> Lainnya -> 10 Museum Sejarah Yang Ada Di Indonesia
13 Juli 2020 19:19

10 Museum Sejarah Yang Ada Di Indonesia

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada July 01, 2020

Dirasa kurang asyik dan menarik, anak muda sekarang lebih memilih untuk jalan-jalan atau melakukan rekreasi ke mall. Sementara itu, museum yang ada malah dilupakan. Padahal museum ini sangat penting untuk mengingatkan kita kembali tentang sejarah masa lalu. Bagaimana negeri kita bisa berkembang sampai sekarang ini, bisa kita pelajari di museum. Bolehlah kalian sekali-kali melakukan liburan dengan berjalan-jalan ke museum. Apalagi di Indonesia ini ada banyak sekali museum unik dan menarik yang berisikan sejarah tentang suatu hal. Inilah dia sederet museum bersejarah yang ada di Indonesia, kalian musti coba datang kesini.

10. Museum Konferensi Asia Afrika

museum konferensi asia afrika

Hal-hal penting tentang Konferensi Asia Afrika tidak hanya bisa kalian lihat di buku sejarah atau internet saja. Apabila kalian berkesempatan pergi ke Bandung, ada satu museum yang memang memiliki spesialisasi di Konferensi Asia Afrika. Namanya adalah Museum Konferensi Asia Afrika. Letaknya ada di Jalan Asia Afrika No. 65.

Sedikit membahas sejarah masa lalu, Konferensi Asia Afrika atau bisa juga disebut Konferensi Bandung adalah konferensi yang dihadiri sejumlah negara Asia dan Afrika yang baru saja merayakan kemerdekaan. Tujuan konferensi ini adalah kerja sama ekonomi dan budaya melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, atau negara imperialis lain. Sejumlah dokumen penting, foto, dan hal terkait KAA ada disana.

Tak jarang ada program edukasi yang diadakan oleh pihak museum. Seperti tour keliling museum, bincang sore, serta pemutaran dan diskusi film. Tak ada tiket masuk alias gratis untuk masuk ke museum ini.

9. Taman Mini Indonesia Indah

taman mini indonesia indah

Ingin jalan-jalan sekaligus belajar tentang budaya Indonesia, jawabannya adalah dengan pergi ke Taman Mini Indonesia Indah. Disana kita bisa bersenang-sebang sembari belajar sejarah. Bukan cuma satu, melainkan ada banyak museum yang bisa kalian kunjungi. Saking banyaknya, waktu satu hari tak akan cukup untuk menikmati semuanya.

Terletak di Jakarta Timur, Taman Mini Indonesia Indah menjadi tempat paling pas untuk mempelajari seluk beluk tentang Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Beberapa museum yang dapat ditemukan disana seperti Museum Perangko, Serangga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Hakka, Pusaka, Listrik dan Energi Baru, Asmat, dan masih banyak lagi lainnya. Jam operasional mulai dari jam 7 pagi sampai 10 malam.

8. Museum Rekor Indonesia

museum rekor indonesia

Kalau di luar negeri ada yang namanya Guinness World Records, maka Indonesia pun juga ada versinya sendiri yakni MURI. MURI merupakan singkatan dari Museum Rekor Indonesia. Letaknya berada di kota Semarang. Seperti yang sudah sering kita dengar, MURI menjadi tempat dikumpulkannya sejumlah rekor yang pernah dicetak oleh orang Indonesia.

Museum Rekor Indonesia diresmikan pada tahun 1960. Semenjak dibukanya MURI, banyak orang Indonesia berlomba-lomba untuk menciptakan dan memecahkan rekor. Tak perduli rekor nasional atau internasional, selama yang melakukannya adalah orang Indonesia, maka rekor tersebut akan disimpan dengan baik di museum ini.

7. Museum Geologi

Museum Geologi

Setelah puas jalan-jalan ke Lembang dan hendak turun ke kota Bandung, cobalah kalian mampir ke sebuah tempat yang namanya Museum Geologi. Museum ini dapat kalian temukan dengan pergi ke Jalan Diponegoro no. 57. Disini kalian bisa melihat berbagai macam fosil hewan zaman purba dan juga dinosaurus.

Museum Geologi diresmikan untuk umum pada 23 Agustus 2000. Tujuan bangunan ini didirakan adalah sebagai tempat penelitian dan pendidikan. Koleksi dinosaurus dan fosil hewan purba lainnya bisa dibilang sangat lengkap disini. Karena namanya saja Museum Geologi, jadi yang tersimpan disini adalah segala hal yang berhubungan dengan geologi. Sebut saja fosil, batu-batuan, mineral, dan kondisi natural alam pada masa itu.

6. Museum Sampoerna

museum sampoerna

Mendengar nama Museum Sampoerna pasti mengingatkan kita dengan salah satu brand rokok Sampoerna. Perlu kalian ketahui bahwa Sampoerna adalah salah satu perusahaan rokok terbesar yang ada di Indonesia. Dan memang benar bahwa Museum Sampoerna ini dulunya adalah gedung milik perusahaan rokok tersebut.

Museum Sampoerna dapat kalian temui di Taman Sampoerna, Surabaya. Dulunya gedung ini digunakan sebagai gedung pentas. Di dalam Museum Sampoerna dapat dilihat koleksi rokok yang pernah dibuat oleh Sampoerna dari awal berdirinya perusahaan sampai di masa modern. Apabila ingin melihat bagaimana proses pembuatan rokok, kalian bisa pergi ke lantai 2. Apabila lapar dan haus, ada sebuah kafe yang bisa kamu kunjungi untuk beristirahat sejenak.

5. Museum Tsunami Aceh

museum tsunami aceh

Ingatkah kalian dengan bencana tsunami besar yang menimpa Aceh pada tahun 2004? Bencana alam tersebut berhasil menghancurkan bangunan di kota Aceh dan menyapu 227.898 nyawa. Kejadian yang sangat menyedihkan tersebut ternyata diabadikan dalam bentuk bangunan yaitu Museum Tsunami Aceh. Lokasinya berada di Sukaramai, Banda Aceh.

Museum Tsunami Aceh ini diresmikan untuk umum pada tahun 2009. Salah satu tokoh yang merancangnya adalah Ridwan Kamil. Tujuan museum ini dibangun adalah untuk menjadi pusat pendidikan sekaligus perlindungan darurat apabila di masa mendatang terjadi bencana alam. Di dalamnya terdapat sebuah ruangan untuk mengenang para korban bencana tsunami. Seluruh nama korban dipajang di dinding ruangan.

4. Museum Ullen Sentalu

museum ullen sentalu

Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Keraton ternyata ada juga satu museum menarik untuk dikunjungi. Kalau sudah bosan dengan kulineran di Malioboro dan jalan-jalan ke Candi Borobudur, bisa kalian coba untuk berkunjung ke satu museum yang namanya Museum Ullen Sentalu. Museum satu ini terdapat di Kabupaten Sleman.

Bukan tanpa alasan museum ini menarik. Museum Ullen Sentalu merupakan museum yang menyimpan barang-barang bersejarah Jawa kuno semasa Kerajaan Mataram. Pertunjukan budaya pun tak jarang ditampilkan di museum ini. Nama Ullen Sentalu sendiri memiliki kepanjangan dari bahasa Jawa yakni "ulating blencong sejatine tataraning lumaku". Artinya nyala lampu blencong (wayang kulit) merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan.

3. Museum Blanco Renaissance

Museum Blanco Renaissance

Pantai bukanlah satu-satunya yang menjadi daya tarik dari Pulau Dewata atau Bali. Masih ada daya tarik lain dari pulau yang paling banyak menarik wisatawan dalam maupun mancanegara yaitu museum. Mungkin tidak sebanyak di DKI Jakarta, di Bali ada satu museum yang sangat terkenal yaitu Museum Blanco Renaissance.

Museum Blanco Renaissance ini berlokasi di kota Ubud. Menurut sejarah, museum ini didirikan oleh seorang seniman berdarah Spanyol yaitu Antonio Blanco. Karena pembuatnya adalah seorang seniman, maka museum ini koleksinya lebih banyak ke barang-barang berseni. Bahkan berbagai macam lukisan yang pernah dibuat oleh Antonio Blanco semasa hidupnya dapat ditemukan disini.

2. Museum Angkut

museum angkut

Beberapa lama belakangan ini nama Museum Angkut semakin keras terdengar. Berada di kota Malang, Jawa Timur, turis yang datang ke museum ini ternyata tidak hanya dari Malang sendiri. Ada pula dari luar kota Malang bahkan luar negeri pun ada yang mampir kemari. Museum Angkut sendiri katanya diambil dari kata angkutan atau alat transportasi.

Jadi apabila kalian ke museum ini, kalian bisa melihat begitu banyak alat transportasi mau itu darat, laut, maupun udara di dunia. Koleksinya sangat lengkap dan Museum Angkut menjadi museum transportasi pertama dan terbesar yang ada di Asia Tenggara. Untuk harga tiket masuk, hari Senin-Kamis harganya 70.000, Jumat-Minggu 100.000, dan jam operasional mulaidari jam 12 siang sampai 8 malam.

1. Museum Nasional

Museum Nasional

DKI Jakarta sebagai ibukota Indonesia memiliki banyak sekali museum sejarah yang menarik. Berikut ini adalah Museum Nasional. Letaknya berada di Jakarta Pusat dan salah satu museum terbesar yang ada di Indonesia. Nama lain dari Museum Nasional adalah Museum Gajah. Ini dikarenakan di depan museum terdapat sebuah patung gajah besar yang ikonik.

Patung gajah yang ada di depan Museum Nasional ini adalah hadiah pemberian raja Thailand yang bernama Raja Chulalongkorn pada tahun 1871. Arsitektur dari Museum Gajah ini sedikit banyak mengikuti gaya Eropa. Di dalamnya terdapat ratusan ribu benda bersejarah yang telah dikumpulkan dari berbagai kota dan dari berbagai periode.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas