home -> Lainnya -> 10 Alasan Untuk Tidak Punya Anak
28 Mei 2020 18:15

10 Alasan Untuk Tidak Punya Anak

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada February 21, 2020

Jika seseorang punya alasan untuk menikah atau tidak, maka setelah menikah pun mereka punya alasan tersendiri apakah mereka ingin memiliki anak atau tidak. Kita yang sebagai orang luar tidak punya hak atau kewajiban untuk mengomentari pilihan hidup mereka. Kalau pun kalian penasaran, kalian bisa menanyakan kepada mereka perihal alasan kenapa tidak ingin memiliki anak meski mereka sudah menikah dan terlihat sudah di usia yang matang untuk memiliki anak. Mereka pasti akan menjawabnya apabila kalian menanyakannya dengan sopan. Kalau tidak, mungkin alasan di bawah ini bisa menjawab pertanyaan kalian mengenai alasan orang tidak mau memiliki anak.

10. Stres

stress

Banyak hal yang bisa membuat orang menjadi stres. Kalau orang tersebut bisa menyelesaikannya, itu bagus. Tapi kalau tidak bisa, stres yang bertumpuk bisa membuat orang menjadi tertekan, mood menjadi jelek, sakit, dan yang terparah bisa sampai bunuh diri. Memiliki anak pun demikian, stresnya luar biasa bagi orang tua yang menjalaninya.

Mengingat bahwa membesarkan anak itu bukan perkara mudah, tak sedikit orang tua yang sudah stres terlebih dahulu. Inilah yang membuat mereka merasa enggan untuk punya anak. Tidak bisa disalahkan juga karena kemampuan orang dalam menghadapi stres itu berbeda. Mungkin suatu saat nanti akan berubah pikiran, mungkin juga tidak.

9. Suka Ketenangan

ketenangan

Kalian mungkin ada yang pernah mendengar berita kriminal dimana ada orang tua yang menghabisi nyawa bayinya sendiri karena selalu menangis tiada henti. Anak-anak memang terkenal berisik, apalagi ketika masih bayi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk menghadapi kebisingan mereka.

Mereka yang tidak suka suasana berisik akan berpikir ulang, apakah mereka mau memiliki anak atau tidak. Kalau dirasa belum bisa menghadapi rewelnya anak, lebih baik tidak dilakukan. Daripada kesal dan nantinya benci dengan anak sendiri. Jangan sampai terjadi kejadian orang tua yang menelantarkan anaknya atau bahkan sampai menghabisi nyawa anaknya sendiri. Terlalu berlebihan? Kenyataanya memang ada kejadian mengerikan seperti itu.

8. Terlalu Muda/Tua

usia

Usia menjadi alasan kesekian yang membuat pasangan suami istri enggan atau tidak bisa punya anak. Harus diakui bahwa usia yang sudah tua, maka akan berpengaruh pada kemampuan reproduksi seseorang. Baik si suami ataupun si istri, salah satu ada yang terlalu tua atau keduanya sudah tua, maka kecil kemungkinan untuk bisa punya anak.

Terlalu muda pun juga bisa membuat pasangan suami istri tidak mau punya anak. Karena terlalu muda, masih ingin menikmati kebebasan sebagai suami istri dan tidak mau direcoki oleh bayi. Hal tersebut bisa saja terjadi. Bisa dibayangkan akan betapa repotnya kalau ingin jalan kemana tapi harus sembari membawa bayi.

7. Butuh Ruang Pribadi

personal space

Selamat tinggal ruang pribadi bagi mereka yang memiliki anak. Namun hal tersebut pastinya sudah diketahui oleh mereka para suami istri yang sudah memiliki keturunan. Jika tidak, maka sudah pasti mereka akan menunda rencana mereka untuk memiliki anak. Seperti yang terjadi pada banyak pasangan, mungkin ini salah satu alasan mereka masih mau belum punya anak.

Karena setiap orang butuh yang namanya ruang privasi meski sudah menikah sekalipun. Dan kalau sudah menikah, bisa dibicarakan dengan pasangan mengenai ruang privasi ini. Apa yang mau, seperti apa, dan kapan. Tapi apabila sudah punya anak, tidak mungkin bisa membicarakan ini dengan anak kecil. Namanya juga anak, pastinya akan bergantung dan ingin dekat dengan orang tuanya.

6. Masih Cinta Terhadap Pasangan

cinta pasangan

Membagi cinta ternyata sulit. Bukan membahas soal poligami, tapi ini tentang membagi cinta dengan pasangan dan juga anak. Baik ayah atau ibu pastinya ingin membagikan cinta yang sama rata terhadap keluarganya. Namun ternyata masih ada kemungkinan dimana ada salah satu pihak yang merasa kurang mendapatkan cinta dan kasih sayang.

Jadi, karena masih cinta terhadap pasangan dan merasa kesulitan untuk membaginya untuk hal lain, maka keputusan untuk memiliki anak menjadi tertunda. Mungkin akan ada orang yang menganggap suami istri ini terlalu egois atau tidak pantas menjadi orang tua, tak masalah. Justru karena masih belum siap punya anak, lebih baik ditunda. Daripada terlalu dipaksa, yang ada malah stres, kesal, dan marah.

5. Tidak Suka Anak-Anak

hate kids

Kalau ada yang berpikir mustahil, ternyata ada loh orang yang memang tidak suka terhadap anak kecil. Pasangan suami istri yang sudah menikah pun mungkin ada yang memiliki rasa ketidaksukaan terhadap keberadaan anak kecil. Alasannya pun bisa bermacam-macam. Berisik, berantakan, kotor, rewel, dan lain semacamnya.

Jika demikian, wajar apabila mereka lebih memilih untuk tidak punya anak meski sudah menikah sekian lama. Dan lagi, kita sebagai orang luar tidak punya hak sama sekali untuk menghakimi keputusan mereka. Mungkin saja mereka ingin lebih dulu mengatasi perasaan ketidaksukaan terhadap anak-anak, barulah mereka merencanakan untuk memiliki keturunan. Kita tidak pernah tahu itu.

4. Kebebasan Berkurang

freedom

Dengan menikah saja, kebebasan kita sudah semakin berkurang. Kita tidak bisa lagi melakukan apa yang kita suka seenaknya. Apapun yang kita lakukan harus didiskusikan bersama dengan pasangan. Ini dilakukan agar tidak terjadi konflik kesalahpahaman yang bisa membawa rumah tangga ke arah kesuraman.

Menikah ditambah dengan punya anak, ucapkan selamat tinggal pada kebebasan kalian. Kalian gemar traveling, futsal, basket, jalan bersama teman sekolah, tinggalkan semua itu. Kewajiban kalian bertambah dengan harus menjaga dan merawat buah hati kalian. Bagi mereka yang masih ingin bebas, tentu saja mereka akan berpikir ulang apakah ingin memiliki anak sekarang atau nanti saja.

3. Tanggung Jawab

tanggung jawab

Berbicara soal tanggung jawab, selama kita hidup biasa saja, tanggung jawab kita sudah banyak. Dari kecil kita harus belajar hingga lulus, setelah lulus kita harus cari kerja untuk mendapatkan uang. Ketika sudah mendapatkan uang maka kita harus punya tempat tinggal untuk hidup dan mencari makan sendiri. Tidak bisa lagi mengandalkan orang tua.

Ketika sudah menikah pun kita harus bekerja untuk tetap bisa bertahan hidup. Jadi, setelah sekian banyak tanggung jawab tersebut, kenapa harus punya anak yang membuat tanggung jawab bertambah? Itulah yang menjadi alasan kenapa ada banyak pasangan suami istri yang masih belum mau memiliki anak. Mengurus dan membesarkan anak itu tanggung jawabnya sangat besar. Selain harus bisa memberinya makan dan tempat tinggal, orang tua juga harus memastikan mereka mendapatkan kesehatan dan pendidikan yang layak. Kalau tidak, kalian telah gagal menjadi orang tua dan harus menanggung dosa yang besar.

2. Kondisi Keuangan

money

Alasan selanjutnya yang membuat orang ogah memiliki anak adalah uang. Selama kita tinggal di dunia ini, semua hal perlu uang. Membeli makanan perlu uang. Memang uang tidak bisa membeli segala hal, tapi kalau kalian hidup tanpa uang, kalian tidak akan bisa hidup. Pikiran yang logis bukan? Dan dengan kehadiran anak akan menambah biaya yang harus dikeluarkan.

Makanan anak, pakaian, mainan, hiburan, kesehatan, dan pendidikan, semua hal tersebut perlu yang namanya uang. Yang sudah melakukan manajemen uang dengan baik saja masih bisa kesulitan, apalagi yang tidak. Jadi, tidak ada salahnya kalau ada orang yang masih menunggu mendapatkan penghasilan yang cukup baru mau memiliki momongan.

1. Masalah Kesehatan

health problems

Tidak semua pasangan suami istri yang tidak memiliki anak itu dilakukan karena sengaja. Usia matang, keuangan mencukupi, dan mental siap, namun ada satu hal yang membuat mereka tidak punya anak. Alasan itu adalah kesehatan. Kalau sudah berbicara soal faktor kesehatan, sangat sulit untuk mengomentari hal ini.

Semakin berjalannya zaman, penyakit pun semakin berkembang. Ada sejumlah masalah kesehatan yang bisa membuat pasangan yang sudah menikah, sulit untuk mendapatkan momongan. Ok, kita tidak membahas penyakit tertentu, bahkan hal simple seperti stres saja bisa membuat orang sulit untuk memiliki anak. Maka dari itu, perlu bagi kalian untuk menjaga kesehatan dengan makan makanan yang bergizi, olahraga, istirahat, dan jangan malas untuk cek kesehatan ke dokter.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas