home -> Lainnya -> 10 Manfaat Positif Memiliki Anak
12 Juli 2020 14:13

10 Manfaat Positif Memiliki Anak

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada February 19, 2020

Setelah pertanyaan "kapan menikah?", maka pertanyaan yang akan muncul berikutnya adalah "kapan punya?". Apabila kalian masih ragu untuk kapan punya anak, perlu kalian ketahui bahwa punya anak itu tidak melulu negatif seperti jadi tidak bebas, ribet, dan lain semacamnya. Ada banyak manfaat yang bisa kalian dapatkan apabila memiliki anak. Apabila kalian juga memang sudah siap memiliki anak, berikut ini adalah sejumlah manfaat positif yang bisa kalian peroleh bila dikaruniai anak.

10. Menambah Teman Baru

tambah teman

Siapa bilang bahwa semakin dewasa seseorang maka jumlah teman mereka akan semakin sedikit? Ungkapan tersebut tidak akan berguna untuk mereka para pria dan wanita yang sudah menikah dan punya anak. Kenapa demikian? Karena ketika mereka menjadi orang tua, maka mereka akan bergaul dengan sesama orang tua juga.

Orang akan datang dan pergi ketika waktunya tiba. Ketika pasangan suami istri perannya bertambah menjadi orang tua, maka pasti mereka lingkup pertemanan mereka akan bertambah. Bertambah dengan mereka yang juga sudah menjadi orang tua. Berbagi pengetahuan bersama tentang cara merawat bayi atau ketika anak sudah masuk sekolah, mereka akan bertemu dengan para orang tua lainnya dalam rapat orang tua murid atau pembagian raport.

9. Melanjutkan Keturunan

keturunan

Melanjutkan keturunan adalah suatu hal yang diinginkan oleh banyak orang. Maka dari itu mereka kemudian memutuskan untuk menikah. Agak sulit dimengerti kalau ada pasangan yang menikah tapi tidak mau memiliki keturunan. Ya pastinya mereka punya alasan tersendiri kenapa memutuskan untuk menikah tapi tidak mau punya anak.

Melanjutkan keturunan adalah hal positif yang pasti bisa dirasakan oleh pasangan suami istri. Seperti sudah naluri manusia hidup dan berkembang biak, jadi pastinya mereka menginginkan hadirnya anak di dalam kehidupan mereka. Walaupun butuh tanggung jawab besar dalam merawat dan membesarkan anak, kebahagiaan yang diperoleh dirasa jauh lebih besar dari itu.

8. Tantangan Baru

tantangan

Pecinta tantangan pastinya akan selalu mencari tantangan baru untuk ditaklukan. Setelah menikah, maka tantangan berikutnya adalah memiliki seorang anak dan merawatnya hingga dewasa. Tidak sedikit para calon orang tua yang agak ragu untuk mengambil tantangan ini karena tahu bahwa membesarkan seorang anak tidaklah mudah.

Namun perlu diketahui bahwa hidup itu selalu penuh dengan tantangan. Kalian tidak ambil tantangan ini, maka suatu hari pasti ada tantangan lain yang akan datang menghampiri. Sebenarnya memiliki anak tidaklah semengerikan itu. Memang benar merawat anak adalah hal yang sulit, namun dibalik kesulitan itu ada rasa bahagia bahwa hidup kalian telah lengkap dengan adanya seorang atau lebih anak.

7. Menjadi Anak Kecil Lagi

menjadi anak

Kehidupan orang dewasa jauh lebih sulit ketimbang ketika masih kecil, itu sudah sangat jelas terlihat. Kita sadar bahwa kita harus bekerja mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beban kerja yang sebegitu besar seringkali membuat orang jadi lupa akan betapa indahnya masa kecil. Tak sedikit mereka rindu ingin kembali merasakan indahnya masa kecil.

Keindahan masa kecil tersebut sebenarnya bisa dirasakan lagi namun hanya saat sudah memiliki anak. Ketika sudah memiliki anak, penting bagi orang tua menghabiskan waktu dengan bermain dengan sang buah hati. Momen bermain dengan sang buah hati bisa memanggil kembali kenangan indah saat masih kecli. Kita serasa menjadi anak kecil lagi ketika bermain dan bercanda dengan anak kita sendiri.

6. Belajar Tidak Egois

tidak egois

Setiap orang pasti punya rasa ego yang harus dipuaskan. Itu adalah wajar. Cuma yang menjadi pertanyaannya adalah, sampai kapan rasa ego itu mau dipendam? Pasti ada masa dimana kalian harus membuang ego kalian dan mulai memikirkan kepentingan bersama. Apalagi kalau kalian sudah berkeluarga.

Kalau kelemahan Superman adalah batu kryptonite, maka kelemahan orang tua adalah anaknya. Di saat peran bertambah menjadi orang tua, masing-masing pihak baik itu pria dan wanita, tidak bisa lagi memikirkan ego masing-masing. Mereka sudah harus berpikir jauh ke depan. Apapun yang dilakukan, sebisa mungkin memiliki manfaat untung sang anak.

5. Cium, Peluk, Cinta

kiss

Banyak hasil penelitian yang mengatakan bahwa mendapat pelukan dan ciuman dari pasangan bisa membuat seseorang menjadi tenang. Yang semula mood jelek, stres, dan sedih, semua rasa negatif tersebut hilang sekejap ketika mendapatkan pelukan dan cium dari orang yang disayang. Rasa itu pula yang akan dirasa ketika kita diberi berkah anak.

Selain mendapat cium dan peluk dari suami atau istri, tak ada yang lebih membahagiakan lagi selain mendapatkan hal yang sama dari anak kita sendiri. Apabila kalian mendapati hari yang buruk di kantor atau di luar rumah, cukup luangkan waktu untuk bermain dengan anak, memeluknya, serta menciumnya. Tak hanya bermanfaat bagi kalian, hal ini mampu mempererat ikatan orang tua dan anak.

4. Menambah Pengetahuan

belajar

Belajar itu tidak akan pernah berhenti. Berhenti hanya ketika manusia sudah tidak bernapas lagi. Di saat seseorang berubah status menjadi orang tua, di momen seperti inilah kita semakin belajar lagi bagaimana cara merawat dan membesarkan seorang anak. Kita tidak lagi belajar untuk diri sendiri, tapi untuk anak kita.

Dari yang mulai sederhana saja seperti belajar mengasuh bayi dan mengatasi berbagai macam masalah yang mungkin dialami. Lalu semakin beranjak usia, anak kita juga masuk sekolah dan mengalami kesulitan dalam belajar. Kita mau tidak mau jadi ikut belajar atau mengulang lagi pelajaran yang pernah kita pelajari semasa kecil untuk membantu sang anak melalui kesulitannya.

3. Bijak Mengenai Uang

finance

Masih mau sesuka hati dalam menggunakan uang? Masih ingat dengan poin di atas yang membahas tentang ego manusia? Setiap manusia memang punya ego, dan salah satunya berhubungan dengan uang. Ketika merasa sudah berhasil mendapatkan uang, sepertinya menjadi hal yang wajar apabila membeli sesuatu yang kita inginkan.

Namun ketika sudah berkeluarga, keingingan untuk membeli suatu hal yang kita suka sudah musti agak direm. Bukannya tidak boleh, tapi karena sudah berkeluarga, maka apapun yang harus dibeli setidaknya harus memberikan manfaat bagi keluarga. Prioritaskan keluarga dalam urutan pertama. Jika sudah, maka barulah kalian beli hal yang kalian suka.

2. Menurunkan Tekanan Darah

blood pressure

Tekanan darah tinggi bukan cuma disebabkan dengan gaya hidup yang tidak sehat saja. Tapi juga bisa disebabkan karena kurang lengkapnya kehadiran anak dalam keluarga. Hal tersebut diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Brigham Young University. Ternyata anak-anak bisa membantu menurunkan tekanan darah orang tuanya.

Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan 200 pasangan pria dan wanita yang sudah menikah. Di antara mereka, beberapa sudah ada yang memiliki anak. Disana, dilakukan pengecekan secara rutin selama 24 jam. Dan hasilnya mengatakan bahwa pasangan yang telah memiliki anak ternyata memiliki tekanan darah yang lebih rendah daripada yang belum punya anak.

1. Menjaga Tetap Waras

sane

Apa hubungannya kewarasan dengan anak? Banyak orang mengatakan bahwa memiliki anak akan membawa masalah baru yang dimana, masalah sama dengan stres. Karena ini adalah anak sendiri dan pastinya setiap hari kita berhadapan dengan mereka, stres ini bisa terakumulasi dan membuat seseorang jadi gila.

Kenyataanya, anggapan anak bisa membuat orang tua jadi stres malah salah. Para peneliti di Taiwan's Mental Health Foundatian melakukan penelitian dimana hasil yang ditemukan ternyata menyatakan hal yang sebaliknya. Dari sample yang dilakukan, mereka menemukan bahwa keluarga tanpa anak justru mendapatkan nilai lebih rendah daripada mereka yang sudah memiliki anak. Keluarga yang memiliki anak justru merasa lebih bahagia dan puas karena kehidupan mereka terlengkapi dengan keberadaan anak.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas