home -> Lainnya -> 10 Tips Untuk Meminta Kenaikan Gaji
01 April 2020 06:03

10 Tips Untuk Meminta Kenaikan Gaji

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada December 18, 2019

Sudah bekerja lama di suatu kantor atau perusahaan tapi gaji masih tetap tak ada perubahan alias tidak mengalami penaikan pastinya membuat kita sebagai karyawan merasa resah. Apakah kantor tempat kita bekerja pelit atau karena kita memang kurang maksimal dalam bekerja. Terlepas dari segala tanda tanya tersebut, adalah wajar apabila ada karyawan yang ingin meminta kenaikan gaji. Tapi tidak sedikit dari mereka tahu bagaimana cara yang tepat untuk memintanya. Berikut adalah sejumlah tips dan trik bagaimana cara yang baik untuk meminta kenaikan gaji.

10. Terus Mencoba

terus coba

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda dan jangan biarkan kegagalan menghancurkan diri sendiri. Pepatah lama tersebut sering sekali didengungkan berkali-kali. Dan pada kesempatan kali ini, terus mencoba sampai berhasil adalah salah satu opsi untuk bisa mendapatkan kenaikan gaji. Kalian tentu ingin gaji naik bukan?

Ada kalanya kalian musti terus mencoba untuk meminta kenaikan gaji. Apalagi kalau memang kalian sudah bekerja di suatu perusahaan dalam jangka waktu yang lama. Belum ditambah dengan performa apik yang kalian tunjukkan. Maka kenaikan gaji adalah hak yang bisa kalian minta pada atasan. Bila permintaan sekali ditolak, jangan ragu untuk coba terus di kemudian harinya.

9. Pastikan Kenaikan Gaji Berdampak Positif Pada Perusahaan

performa perusahaan

Ketika meminta kenaikan gaji, ada banyak pertimbangan bagi sebuah perusahaan apakah akan mengabulkan permintaan tersebut atau tidak. Bisa diterima, bisa juga tidak, atau bisa juga permintaan tersebut masih dalam tahap negosiasi atau perundingan. Untuk memastikan permintaan kenaikan gaji itu dikabulkan, seorang karyawan perlu membuktikan bahwa kenaikan gajinya tersebut memberikan dampak positif bagi perusahaan.

Sebuah perusahaan tidak mau dan tidak akan pernah mengeluarkan uang lebih pada suatu hal yang tidak memiliki manfaat, termasuk di dalamnya adalah gaji karyawan. Apabila karyawan tersebut tidak bisa memberikan dampak lebih, perusahaan akan tetap menggaji karyawan dalam tahap standar. Sebagai karyawan, jangan hanya meminta kenaikan gaji saja, tapi juga harus memberikan bukti bahwa kenaikan gaji tersebut bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan. Bisa dengan menunjukkan peningkatan performa kerja sebagai contohnya.

8. Komunikasi

komunikasi

Kalian pikir bahwa meminta kenaikan gaji tinggal datang saja ke ruang atasan lalu membicarakannya? Atau bisa dengan menuliskan surat yang berisikan permintaan kenaikan gaji? Itu adalah kesalahan besar. Meminta kenaikan gaji tidak semudah itu, diperlukan cara berkomunikasi yang tepat agar atasan mau menerima permintaan tersebut.

Sama seperti kalian pertama kali mengirim surat lamaran pekerjaan dan datang interview. Komunikasi adalah salah satu penting yang harus dipersiapkan. Jika pemilihan bahasa, kalimat, dan nada bicara tidak tepat, interview akan gagal. Sama halnya ketika seorang karyawan meminta kenaikan gaji, komunikasi, pemilihan bahasa, kalimat, serta nada juga harus diperhatikan.

7. Jangan Menunggu Lama

jangan tunggu waktu

Mungkin beberapa di antara kalian yang kini sudah bekerja mengalami kegalauan yang sama yaitu kapan waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji? Saya sudah bekerja cukup lama, apakah sekarang waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji? Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh banyak karyawan yaitu terlalu lama menunggu waktu yang tepat.

Seseorang pernah bilang, jangan pernah menunggu waktu yang tepat tapi buatlah hari itu menjadi waktu yang tepat. Dengan kata lain, jangan pernah tunggu waktu lama untuk meminta kenaikan gaji. Apabila dirasa kalian sudah bekerja dalam waktu yang cukup lama, wajar saja meminta kenaikan gaji. Satu-satunya yang membuat kalian harus menunggu cuma latihan untuk mengkomunikasikan hal tersebut pada atasan.

6. Gaya Berpakaian

dress

Selain komunikasi, gaya berpakaian juga berperan penting dalam diterima atau ditolaknya permintaan kenaikan gaji. Coba ingat kapan terakhir kali kalian melakukan interview kerja. Sebelum mengikuti interview kerja, tidak cuma cara komunikasi yang diperhatikan tapi juga cara berpakaian juga. Tidak bisa asal-asalan memakai pakaian apabila mau diterima kerja.

Apa yang kalian lakukan saat melakukan interview kerja, sama pula dengan apa yang harus kalian lakukan ketika melakukan permohonan kenaikan gaji. Impresi pertama yang akan dilihat oleh atasan atau HRD ketika melihat kalian, apalagi kalau bukan dari cara berpakaian. Apabila cara berpakaian saja sudah kacau, bagaimana mungkin permohonan kalian akan dikabulkan.

5. Selesaikan Projek

projek

Atasan tidak akan memberikan atau mengabulkan permintaan karyawannya yang menginginkan kenaikan gaji begitu saja. Ada syarat dan ketentuan yang berlaku bagi seorang karyawan yang ingin gajinya naik. Dan sebagai karyawan, salah satu syarat dan ketentuan tersebut adalah menyelesaikan sejumlah projek tepat waktu dan sukses tentunya.

Kembali ke tugas awal karyawan yakni bekerja untuk bisa membawa atau memberikan hasil positif bagi perusahaan. Apabila karyawan tidak bisa menunjukkan nilai penting bagi perusahaan, bos juga enggan untuk menaikan gaji karyawan. Meski karyawannya tersebut sudah bekerja dalam waktu yang lama. Jadi, buktikan kalian memang pantas mendapat kenaikan gaji dengan memastikan semua projek selesai tepat waktu dan sukses.

4. Riset Tentang Pekerjaan

riset pekerjaan

Meminta pada bos atau atasan untuk menaikan gaji bukanlah masalah mudah. Buktinya, ada banyak karyawan yang pusing ketika dihadapkan dengan masalah satu ini. Sebelum pergi menuju ruangan atasan dan berbicara mengenai gaji, ada satu hal yang perlu kalian lakukan. Hal tersebut adalah riset tentang pekerjaan yang kalian lakukan.

Penting bagi kamu untuk melakukan riset tentang pekerjaan yang kalian lakukan untuk mencari tahu berapa range gaji yang normalnya diterima oleh karyawan. Karyawannya bisa karyawan yang sebelum kamu bekerja atau karyawan yang bekerja di posisi sama denganmu. Sebisa mungkin hindari membandingkan nilai gaji perusahaan yang berbeda apalagi sampai menyebutnya di hadapan atasan karena itu adalah hal yang tabu.

3. Tunjukan Kepantasan

kepantasan

Seorang karyawan dinilai bagus atau tidaknya dari kinerjanya, bukan gaji. Gaji hanyalah semacam hadiah yang diberikan atas kinerja bagus yang diberikan. Maka dari itu, apabila seorang karyawan ingin memperoleh gaji lebih besar, maka ia harus menunjukkan bahwa dirinya memang pantas mendapatkannya. Setelah itu, barulah atasan mememberikan apa yang karyawan minta.

Lakukan hal-hal yang diluar dari tanggung jawabmu mungkin terdengar konyol. Buat apa mengerjakan tugas lain, itu hanya buang-buang waktu. Tapi justru itulah hal yang harus dilakukan apabila kalian ingin mendapatkan kenaikan gaji. Kalau kalian hanya melakukan tugas yang memang menjadi kewajiban kalian, jangan salahkan perusahaan apabila gaji yang diterima hanya segitu saja.

2. Waktu

time

Waktu ternyata menjadi salah satu hal yang krusial juga dalam hal meminta kenaikan gaji. Jadi, pintar-pintarlah melihat waktu ketika ingin meminta gaji naik. Jangan kalian meminta gaji naik di saat perusahaan sedang mengalami masalah. Sangat tidak bijak namanya apabila perusahaan tengah dilanda krisis lalu karyawan malah minta kenaikan gaji.

Selain melihat kondisi perusahaan, perlu diperhatikan juga mood dari atasan. Karena yang memutuskan gaji naik atau tidak adalah atasan kalian, maka mau tidak mau kalian harus melihat kondisi mood dari bos kalian. Bila moodnya sedang buruk lalu kalian meminta kenaikan gaji, jangan salahkan bos kalian apabila permohonan kalian ditolak.

1. Realistis

realistis

Dan satu trik yang tidak boleh dilupakan dalam meminta kenaikan gaji adalah realistis. Realistiskah permohonan gaji kalian apabila dibandingkan dengan kondisi keuangan perusahaan tempat kalian bekerja? Hal inilah yang sering karyawan lupa lakukan. Mereka hanya hanya perduli tentang masalah keuangan diri sendiri tapi tidak dengan perusahaan.

Tentu sebelum meminta kenaikan gaji, kita harus terlebih dahulu berapa kisaran gaji yang diinginkan apabila ditanya oleh bos. Apakah itu angka yang sesuai dengan kinerja kalian atau tidak? Bandingkan juga dengan kisaran gaji karyawan sebelumnya atau yang bekerja sekarang dengan posisi yang sama. Lalu terakhir, sesuaikah angka gaji tersebut dengan pemasukan perusahaan. Jangan sampai kalian mematok nilai gaji yang tidak masuk akal juga.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas