home -> Lainnya -> 10 Jenis Narkoba Yang Ada Di Indonesia
15 Desember 2019 02:09

10 Jenis Narkoba Yang Ada Di Indonesia

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada December 02, 2019

Permasalahan narkoba di Indonesia sudah bukan main-main lagi. Melansir halaman Detik, BNN bahkan sudah mencatat ada 2 juga lebih pelajar/mahasiswa yang menggunakan narkoba di tahun 2018. Penggunaan narkoba bukan hanya bisa merugikan fisik dan mental pengguna, tapi juga bisa membuat mereka berurusan dengan polisi. Berbicara tentang narkoba atau obat-obatan terlarang, di Indonesia peredaran narkoba sangat sulit diberantas. Meski sudah ditangkap, yang ditangkap hanyalah pengedar, bukan bandar. Selama bandar belum ditangkap, maka narkoba akan tetap terus ada. Jenis narkoba pun ada banyak, setiap saat bisa saja ada narkoba jenis baru. Berikut adalah 10 jenis narkoba yang populer di Indonesia.

10. Calmlet

Calmlet

Orang jika sedang stres dan pendek akal maka pelariannya akan menuju ke narkoba. Beruntungnya ada satu jenis narkoba yang namanya calmlet. Narkoba jenis ini memiliki fungsi yang sesuai dengan namanya. Mereka yang tengah stres bila meminum obat ini bisa membuat rasa rileks. Celakanya, calmlet ini dijual umum.

Kemudahan memperoleh calmlet inilah yang disalahgunakan oleh banyak orang. Mereka yang merasa sedang dilanda stres, tinggal pergi ke apotik dan beli beberapa lempeng. Karena efek yang diberikan calmlet sangat menenangkan, membuat orang menjadi ketagihan. Padahal penggunaan calmlet ini sangat memerlukan resep dokter. Perlu diatur berapa dosis yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

9. Dumolid

dumolid

Calmlet bukan satu-satunya jenis obat penenang yang ada dan dijual secara umum di Indonesia. Ada satu lagi jenis obat penenang yang mengandung nitrazepam, namanya adalah dumolid. Tidak asing mendengar dumolid? Dumolid ini pernah membuat salah satu pasangan selebriti di Indonesia berurusan dengan pihak berwajib.

Dumolid bisa membuat orang yang meminumnya merasa tenang dan membantu mengatasi insomnia. Jika dikonsumsi secara terus menerus bisa membuat penggunanya ketagihan. Jika sudah demikian akan cukup sulit untuk mengerem. Makanya butuh resep dokter untuk bisa mengkonsumsi dumolid agar tidak melebihi batasan.

8. Morfin

Morfin

Morfin merupakan zat yang diperoleh dari hasil ekstrak tanaman opium. Di dunia kedokteran, morfin lebih sering digunakan untuk obat bius. Jadi, bila ada orang yang mau menjalani operasi, maka ia akan disuntik morfin untuk membiusnya. Sebenarnya, penggunaan morfin di luar bidang kesehatan adalah terlarang. Maka dari itu pengguna morfin bisa ditangkap oleh polisi karena menyalahgunakan obat.

Morfin ini disebut juga dengan dewa mimpi. Ini dikarenakan orang yang menggunakan morfin akan mempengaruhi sistem saraf di kepalanya hingga membuat seseorang seperti melayang atau nge-fly. Cara menggunakan morfin biasanya dengan cara suntik. Morfin disuntikan melalui pembulu darah atau otot lalu bisa langsung bereaksi dengan cepat.

7. Tembakau Gorila

Tembakau Gorila

Kalian boleh senyum-senyum mendengar jenis tembakau gorila. Tapi memang benar adanya jenis narkoba ini beneran ada di Indonesia. Tidak sedikit, namun banyak orang yang ditengarai menggunakan tembakau gorila ini. Perlu dicatat bahwa tembakau gorila ini sangat berbeda dengan tembakau biasa yang digunakan untuk bahan rokok.

Memang tembakau gorila juga digunakan untuk bahan rokok, namun tembakau ini bukanlah tembakau asli melainkan sudah dicampur dengan zat lain biasanya aseton. Alhasil ketika dibakar, baunya mirip dengan ganja asli. Efek yang dirasakan oleh penghisap rokok dengan tembakau gorila adalah tubuh terasa lemas dan tak sadarkan diri seperti ditiban gorila.

6. NPS

nps

Belum lama ini Badan Narkotika Nasional (BNN) memberi informasi perihal kemunculan narkoba jenis baru di Indonesia. Untuk saat ini narkboa tersebut diberi nama New Psychoactive Substances (NPS) dan termasuk dalam narkoba sintesis. Narkoba sintesis adalah narkoba yang dibuat dengan bahan kimia biatan manusia.

NPS sengaja dibuat meyerupai narkoba yang telah ada seperti ganja, kokain, ekstasi, dan Lysergic acid diethlamide (LSD). Karena kemunculan narkoba jenis baru ini, maka belum masuk dalam daftar obat-obatan terlarang dan kini sedang ditinjau ulang. Sementara sudah terdapat 800 lebih jenis NPS yang beredar di Indonesia. NPS sendiri dibagi jadi 4 jenis yaitu syntethic cannabinoids, stimulan, penenang, dan halusinogen.

5. LSD

LSD

LSD adalah singkatan dari Lysergic Acid Dietyhlamide, salah satu jenis narkoba yang sangat populer bukan cuma di dunia tapi juga di Indonesia. Khusus di Indonesia, narkoba jenis ini sering disebut juga dengan pil gembira. Sesuai dengan namanya, narkoba berbentuk pil ini bisa membuat peminumnya menjadi gembira.

LSD dibuat dari biji gandum yang sudah terkena jamur. Peminum LSD akan merasakan rasa senang dan tenang. Obat ini sangat adiktif jadi sangat disarankan untuk mengkonsumsinya secara sembarangan. Hanya mereka para dokter yang tahu seberapa besar dosis yang boleh digunakan. Dan para dokter biasa memberikan obat ini untuk mereka yang mengalami masalah psikologi.

4. Ekstasi (Inex)

inex

Sebutan inex adalah nama lain dari ekstasi, salah satu jenis narkoba yang paling umum dijumpai di Indonesia. Penggunaan nama lain ekstasi ini memang sempat mengelabui polisi, namun akhirnya berhasil dibongkar juga kode rahasia yang digunakan oleh para pengedar dan pengguna narkoba di Indonesia. Fungsinya adalah untuk memunculkan imajinasi yang membuat orang jadi bahagia.

Mengkonsumsi ekstasi baru pertama kali dalam jumlah sedikit bisa langsung membuat seseorang menjadi sangat bahagia. Ini wajar terjadi mengingat betapa kuat efek dari ekstasi. Biasanya inex dikonsumsi berbarengan dengan mendengarkan musik yang ngebeat di tempat-tempat disko. Setelah efek hilang, orang bisa muntah, detak jantung tinggi, dan pingsan.

3. Sabu

sabu

Bersama dengan heroin dan ganja, ketiga jenis narkoba ini adalah yang paling sering ditemukan di Indonesia. Memiliki nama lain meth, kapur, dan kristal, bentuk sabu-sabu ini bisa orang salah kira sebagai serbuk putih biasa, tepung atau semacamnya yang juga berbentuk serbuk putih. Cukup sulit juga mengenali ini sabu atau bukan karena sabu tidak memiliki bau.

Sabu bisa digunakan dengan menghirup, diminum, atau disuntik. Efeknya bisa membuat orang merasa senang dan bersemangat. Oleh para dokter, sabu biasa digunakan untuk mengatasi masalah hiperaktif, kurang perhatian atau narkolepsi. Pengguna sabu-sabu biasanya sangat mudah terlihat dari fisiknya. Mereka biasanya sulit tidur, stres, nafsu makan turun, suhu tubuh dan detak jantung meningkat.

2. Heroin (Putau, Bedak, Etep)

putau

Kalian pernah mendengar orang menyebut nama putau, bedak, atau etep? Ketiga nama tersebut menunjuk pada satu jenis narkoba yang sama yaitu heroin. Indonesia sendiri menjadi ladang subur peredaran heroin. Para pedagang narkoba menggunakan nama lain heroin untuk bisa mengelabui orang serta aparat keamanan.

Heroin sendiri ada 2 bentuk, pertama adalah obat atau pil dan kedua adalah berbentuk bubuk. Pil atau obat bisa ditelan secara langsung dengan bantuan air. Namun bila ingin efek yang lebih cepat, pil atau obat tersebut dihancurkan lalu serbuknya dihisap melalui hidup atau disuntikan ke pembuluh darah atau otot. Orang yang menggunakan heroin ini akan berubah dari yang semula sedih atau biasa menjadi sangat gembira.

1. Ganja

ganja

Sangat mustahil apabila tidak ada orang yang tidak tahu mengenai ganja. Berasal dari tanaman ganja, bila diolah dengan benar maka bisa memberikan manfaat positif bagi dunia kesehatan. Sayangnya ada banyak orang yang memilih mengolah ganja untuk kepentingan lain yang bersifat negatif. Ganja dijadikan salah bahan untuk membuat tenang pikiran si pemakai.

Ganja ini merupakan narkoba paling terkenal yang ada hampir seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, ganja merupakan yang paling populer. Zat adiktif dalam ganja bisa membuat penggunanya menjadi kecanduang. Kalau si pengguna mencoba untuk stop konsumsi ganja, hampir sangat sulit dilakukan. Di Indonesia, ganja yang sering dilinting dan dibakar layaknya rokok, memiliki nama lain cimeng, gele, dan pocong.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  1. 1
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  2. 2
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  3. 3
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  4. 4
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  5. 5
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  6. 6
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  7. 7
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  8. 8
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  9. 9
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
  10. 10
    oleh serba_tahu dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas