home -> Unik -> 10 Hal Yang Tabu Untuk Dibicarakan
14 Desember 2019 23:36

10 Hal Yang Tabu Untuk Dibicarakan

Oleh serba_tahu dalam Unik pada July 31, 2019

Dunia tempat kita tinggal penuh dengan hal-hal tabu yang sulit untuk dibahas dengan orang karena perbedaan pendapat. Bagus kalau mereka bisa menerima perbedaan pendapat, tapi yang tidak bisa cenderung akan memberikan protes keras yang bisa mengarah ke kekerasan. Maka dari itu kita agak memilih-milih ingin mendiskusikan suatu masalah ke orang lain. Tapi meski ada kemungkinan terjadi perdebatan sengit yang berujung dengan pertikaian, tetap hal-hal tabu tersebut harus dibicarakan karena sangat dekat dengan kehidupan manusia. Bukan untuk menunjukkan mana yang benar dan salah, tapi membicarakan hal sensitif ini lebih mengarah untuk mencari tahu pendapat atau sudut pandang yang berbeda agar kita tidak langsung menghakimi atau menilai suatu hal. Berikut 10 hal yang tabu untuk dibicarakan.

10. Seksisme

sexism

Istilah seksisme makin marak digunakan saat ini. Seksisme sendiri memiliki arti bentuk perilaku diskriminatif terhadap suatu gender tertentu. Istilah dan artinya mungkin terdengar asing di telinga, namun pada kenyataannya banyak orang yang secara sadar maupun tidak, melakukan perilaku seksisme ini. Contoh yang simpelnya seperti wanita tidak perlu belajar tinggi-tinggi, nantinya hanya akan jadi ibu rumah tangga saja.

Contoh di atas hanya salah satu bentuk seksisme yang terjadi dan dialami oleh kaum Hawa. Contoh lainnya pun masih ada banyak. Namun jangan salah sangka mengira bahwa seksisme hanya dialami oleh perempuan, laki-laki juga ada yang menjadi korban seksisme. Pembicaraan mengenai seksisme ini sendiri bisa dibilang cukup sulit diselesaikan karena masing-masing gender bahkan sampai perorangan, punya pandangan tersendiri mengenai apa sih yang seharusnya mereka lakukan sebagai perempuan atau laki-laki.

9. Gaji

paycheck

Permasalahan selanjutnya yang tak layak dibicarakan secara umum adalah mengenai gaji. Banyaknya pekerjaan yang ada sekarang ini membuat siapapun yang bekerja di bidang tersebut, mendapatkan bayaran atau gaji yang berbeda. Namun ada banyak orang yang tak perduli dengan jenis pekerjaan tersebut dan malah lebih memperhatikan nilai gaji yang didapat.

Orang-orang seperti ini yang seringkali membandingkan gaji miliknya dengan orang lain. Kalau ada yang mendapatkan lebih tinggi, langsung iri. Adalah suatu kesalahan apabila suka membandingkan gaji orang. Selain tiap pekerjaan pastinya memiliki gaji yang berbeda, bahkan yang pekerjaan sama tapi perusahaan berbeda juga bisa mendapatkan gaji yang berbeda. Terlepas dari nilai gaji, sebenarnya tidak etis bagi kita menanyakan seberapa besar gaji orang lain karena itu sudah termasuk ranah pribadi.

8. Politik

political views

Berbicara mengenai politik juga sama saja sensitifnya. Tidak percaya? Coba lihat saja apa yang terjadi pada momen pilkada DKI Jakarta 2018 dan pemilu presiden pada tahun 2019. Lihat seberapa panasnya masa-masa politik tersebut. Cuma karena masalah politik, yang semula dari teman bisa berubah menjadi musuh.

Perbedaan pendapat mengenai politik sebenarnya wajar-wajar saja. Namun karena pembahasan semakin melebar kemana-mana, ditambah orang yang sensitif, membuat perbincangan politik yang seharusnya menyenangkan malah menjadi panas. Masing-masing orang menganggap pilihan politiknya adalah yang paling benar. Akibat perdebatan panas yang mengakibatkan perpecahan inilah yang membuat kita sebaiknya tidak perlu terlalu terbuka untuk membicarakan mengenai politik.

7. Agama

religion

Sebelas dua belas dengan politik, membirakan agama juga menjadi hal sangat sensitif di Indonesia. Masih jelas teringat di kepala kita mengenai permasalahan yang terjadi dengan pemilu di Indonesia dimana politik dicampur aduk dengan agama. Membicarakan politik saja sudah bisa membuat suasana menjadi panas, ditambah lagi dengan agama.

Indonesia memang memiliki agama yang beragam. Agama yang satu berbeda dengan agama yang lain. Saling sharing pengalaman agama memang hal yang seru. Seperti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh suatu pemeluk agama. Situasi mulai memanas ketika suatu pihak mulai merasa agama dirinya yang paling benar dan mulai memaksa orang beragama lain untuk mengikuti mereka.

6. Kanibalisme

cannibalism

Kanibalisme adalah salah satu hal yang tabu juga untuk dibicarakan. Sekarang ini, bila ada orang yang melakukan praktek kanibalisme, orang tersebut jelas akan dihukum dengan hukum yang berlaku. Selain dijatuhi dengan hukuman yang berlaku, masih ditambah dengan hujatan yang diberikan oleh para netizen.

Masalah benar atau tidaknya kanibalisme harus diselediki lebih dalam untuk bisa menentukan apa pelakukan melakukan hal yang benar atau tidak. Contoh saja ketika dalam tempat terpencil dan tidak ada yang bisa dimakan, menjadi kanibal diperbolehkan untuk bisa bertahan hidup. Alasan di luar itu, kanibalisme adalah hal yang dilarang. Meski begitu, sampai sekarang masih ada orang pedalaman yang melakukan praktek kanibalisme. Contohnya adalah suku Korowai yang tinggal di pedalaman Papua.

5. Pernikahan Beda Agama/Ras

Marriages

Adalah keinginan hampir setiap orang di dunia untuk menikah dengan orang yang mereka cintai. Masalahnya, tidak semua pernikahan bisa berjalan mulus. Seringkali terjadi kasus dimana orang batal menikah dikarenakan adanya perbedaan agama dan ras. Sangat menyedihkan apabila mengingat orang yang kita suka ternyata sangat baik dan pas untuk menjadi pasangan.

Perbedaan agama dan ras ini menjadi masalah klasik yang tidak akan pernah ada ujungnya. Biasanya anak mau tidak mau harus mengikuti keinginan orang tua karena biasanya orang tua lah yang memiliki keinginan atau aturan ketat mengenai agama dan ras dari pasangan. Dibahas di ruang publik, topik ini menjadi topik yang sangat menarik untuk dibahas dan sulit dicari jalan keluarnya. Ingat dengan kalimat yang mengatakan bahwa perbedaan jangan sampai membuat perpecahan? Yang terjadi malah perbedaan malah membuat kita semakin terpecah.

4. Aborsi

abortion

Ketika mendengar berita tentang aborsi, ada orang yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Bisa dikatakan bahwa aborsi adalah sebuah pembunuhan. Namun tentunya aborsi dilakukan tidak sembarangan. Harus ada sejumlah alasan kuat yang membuat seseorang melakukan aborsi. Dan dokter atau pihak yang menangani harus yakin dan siap menanggung resikonya.

Orang yang tidak paham mengenai aborsi, tidak seharusnya mengomentari orang yang melakukan aborsi. Mereka yang melakukan aborsi juga pastinya mengalami tekanan apakah ingin melakukan aborsi atau mempertahankan cabang bayi tersebut. Dalam kasus pemerkosaan misalnya. Wanita yang sangat malu karena melahirkan bayi hasil perkosaan dari pria yang tidak dikenal. Atau contoh lain seperti kemungkinan bayi lahir cacat dan memiliki umur pendek sehingga orang tua tidak tega dan lebih memilih untuk menggugurkan kandungan.

3. Bunuh Diri

suicide

Hal berikutnya yang juga sangat sensitif untuk dibahas adalah bunuh diri. Tak sedikit orang langsung menghujat mereka yang melakukan bunuh diri. Kata-kata hinaan langsung mereka berikan tanpa tahu alasan dibalik aksi bunuh diri. Ini bukanlah suatu hal yang bisa langsung kita nilai negatif tanpa tahu alasan dibalik orang yang melakukan bunuh diri.

Bunuh diri adalah hal yang salah, mereka yang mencoba bunuh diri pastinya sudah tahu akan hal itu. Namun ada banyak hal yang membuat orang akhirnya tetap bunuh diri. Pernahkah mereka yang menghujat pelaku bunuh diri berpikir bahwa mungkin mereka lah yang menjadi alasan orang bunu diri. Ekspetasi tinggi menjadi salah satu alasan pendorong seseorang untuk bunuh diri. Kenapa kamu melakukan ini, kenapa tidak itu saja. Kamu kan kuliah lulusan ini dari universitas terkenal, harusnya kamu bisa langsung mendapatkan pekerjaan. Kurang lebih seperti itulah.

2. Pembunuhan

killing

Setiap negara memiliki hukuman jelas mengenai pelaku pembunuhan. Setiap pelaku pembunuhan bisa dijatuhi hukuman tergantung dari sejumlah pertimbangan. Namun, ada momen dimana membunuh orang lain itu diperbolehkan. Contoh kasusnya adalah dalam perang dan ketika sedang membela diri.

Karena alasan perang dan membela diri inilah yang membuat membunuh itu menjadi hal yang halal dan tak bersalah. Padahal dulu banyak orang yang beranggapan bahwa menghabisi nyawa orang lain adalah hal yang tak terpuji dan harus dijatuhi hukuman yang berat. Terlepas dari pendapat orang yang setuju maupun tidak akan pembunuhan, alasan seseorang melenyapkan nyawa orang lain menjadi musti dipertimbangkan lagi. Jangan langsung menghakimi bahwa pembunuh adalah orang yang pasti bersalah dan harus dihukum berat.

1. Perilaku Seksual Tak Biasa

lgbt

Perilaku seksual yang dianggap normal oleh banyak orang adalah yang dilakukan berdua, pria dan wanita yang sudah memasuki usia dewasa. Perilaku berbeda dari itu akan dianggap sebagai tak biasa atau tidak normal. Contoh seperti LGBT, pedofilia, masochist, necrophilia, bestiality, scatophilia, dan masih banyak lagi perilaku seksual tak biasa yang ada di dunia.

Ingat akan kata pepatah yang mengatakan cinta itu buta? Cinta itu tidak mengenal tempat, waktu, dan orang. Mereka datang dan pergi sesuka mereka. Cinta bukti sudah banyak bukti nyatanya ketika ada orang yang jatuh cinta dengan sesama jenis, barang, atau yang berbeda usia sangat jauh. Selama dilakukan tanpa adanya paksaan dan tidak ada yang dirugikan, harusnya itu menjadi hal yang sah-sah saja. Tapi karena hal tersebut tidak biasa, ditambah dengan sifat orang yang suka menghakimi, melihat ada pelaku melakukan hal tersebut akan menjadi bahan hujatan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas