home -> Lainnya -> 10 Hewan Yang Paling Sering Diperjualbelikan
16 September 2019 07:04

10 Hewan Yang Paling Sering Diperjualbelikan

Oleh serba_tahu dalam Lainnya pada June 19, 2019

Di Bumi tercinta yang indah ini, sudah menjadi kewajiban manusia untuk merawat dan menjaga kelangsungan hidup hewan dan tumbuhan. Bukannya merawat dan menjaga, manusia justru memperlakukan makhluk hidup lainnya secara seenaknya. Ada yang dibunuh, ada juga yang diperjualbelikan. Setidaknya ada 10 hewan di dunia ini yang paling sering diperdagangkan oleh manusia. Beberapa di antaranya malah sudah masuk dalam daftar hewan terancam punah dan dilindungi. Berikut daftar hewan yang paling sering diperjualbelikan oleh manusia.

10. Serow

serow

Apa kalian familiar dengan hewan bernama Serow? Serow adalah hewan yang masuk dalam spesies kambing atau antelope. Mereka memiliki ukuran tubuh yang sedang dan ada 6 spesies Serow yang ada di dunia. Serow ini banyak ditemukan di wilayah pegunungan yang ada di Asia dan mereka termasuk hewan yang langka.

Hewan mirip kambing ini meski sudah tergolong hewan langka, tak mengurungkan niat para pemburu liar untuk menangkap mereka. Daerah Segitiga Emas yakni area di perbatasan Thailand, Laos, dan Myanmar menjadi area yang paling banyak menjual Serow. Beberapa anggota tubuh Serow yang laku di pasaran seperti tanduk, tengkorak, kaki, kepala, dan kantong empedu.

9. Helmeted Hornbill

helmeted hornbill

Hornbill atau Rangkong merupakan jenis burung yang paling banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis seperti Afrika, Asia, dan Melanesia. Rangkong memiliki ciri-ciri paruh yang panjang dan melengkung. Paruh ini biasanya memiliki warna yang cerah dan memiliki semacam pelindung di bagian atas paruh.

Salah satu jenis Rangkong yang terbesar adalah Helmeted Hornbill, dan jenis inilah yang menjadi target perburuan. Helmeted Hornbill sudah dinyatakan sebagai salah satu hewan yang terancam punah. Paruhnya dipercaya memiliki manfaat yang sama dengan gading gajah. Permintaan tertinggi akan Helmeted Hornbill adalah Cina.

8. Orangutan

orangutan

Orangutan, hewan yang memiliki hubungan kekerabatan paling dekat dengan manusia. Orangutan sendiri adalah sejenis kera besar dengan lengan yang panjang. Di sekujur tubuhnya dipenuhi bulu panjang yang bisa berwarna merah atau cokelat. Hewan yang mirip dengan manusia ini hidup di hutan tropis Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Orangutan menjadi salah satu hewan yang diburu untuk diperjualbelikan di pasar gelap. Kita tahu bahwa banyak orang di dunia yang gemar memelihara hewan unik. Semakin unik hewan tersebut, bisa membuat pemiliknya menjadi semakin naik pula level kebanggaan dan gengsinya. Selain jadi hewan peliharaan, hewan ini bahkan pernah dijadikan budak seks manusia. Sungguh gila.

7. Penyu Hawksbill

hawksbill turtle

Entah apa salah penyu hingga membuat populasinya sekarang menurun karena perburuan liar yang dilakukan terhadapnya. Hewan laut ini diburu untuk diincar daging, telur, dan juga cangkangnya. Padahal, sudah ada peraturan yang melarang perburuan Penyu Hawksbill. Yang memburu mereka bukan hanya para pemburu liar, tapi juga warga lokal atau biasa.

Daging dan telur Penyu Hawksbill memiliki cita rasa yang unik. Oleh sebab itu mereka menjadi salah satu santapan khas di Amerika Latin. Telur mereka dianggap kaya akan protein. Untuk kulit dan cangkang mereka digunakan oleh sejumlah warga untuk dijadikan ornamen dan hiasan untuk acara tertentu.

6. Hiu

shark

Hiu bukan hewan asing lagi di telinga kita. Sudah banyak kita dengar keganasan dari raksasa penguasa lautan ini. Meski ia besar dan ganas, banyak orang yang memburu hiu untuk dimanfaatkan anggota tubuhnya. Beberapa yang diincar dari hiu adalah gigi, sirip, ekor, dan hiu itu sendiri juga diincar hidup-hidup untuk dicoba dipelihara.

Menurut mitos, sirip serta telur hiu dipercaya oleh banyak orang dapat memberikan manfaat kesehatan bila dimakan. Gigi hiu digunakan untuk hiasan. Sebanyak 73 juta hiu dibunuh tiap harinya untuk memenuhi kepuasan manusia. Kekejaman manusia ketika memburu dan memotong-motong anggota tubuh hiu bisa kalian lihat sendiri di YouTube.

5. Macan Tutul

leopard

Di Golden Triangle Market, leopard atau macan tutul juga menjadi komoditi hewan yang paling diincar. Hewan yang juga termasuk dalam keluarga kucing besar ini diincar karena mereka cantik. Ada yang menjadikan macan tutul sebagai hewan peliharaan, ada juga yang membunuh mereka untuk mengambil kulitnya.

Jenis macan tutul yang juga menjadi target incaran adalah macan tutul salju. Berbeda dengan macan tutul biasa yang memiliki warna kuning dan bintik hitam, macan tutul salju memiliki warna kulit putih. Kulit putih dengan bintik hitam yang dianggap cantik ini banyak diincar untuk dimanfaatkan sebagai hiasan, tas kulit, dan pakaian.

4. Badak

rhinoceros

Hewan lain yang juga menjadi korban perburuan manusia adalah badak. Akibat perburuan liar, jumlah badak pun semakin sedikit. Ini mengakibatkan pihak internasional mengumumkan bahwa badak termasuk hewan yang hampir punah dan membuat peraturan khusus untuk melindungi hewan satu ini.

Adalah cula badak yang membuat banyak manusia tergila-gila pada badak. Cula badak ini diyakini sebagai obat dewa yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Meski perburuan badak semakin menggila tahun ke tahun, beruntung masih ada manusia yang memiliki rasa kemanusiaan tinggi dan berjuang melindungi badak. Salah satu organisasi yang sangat vokal meneriakkan stop perburuan badak adalah Save the Rhino International.

3. Harimau

tiger

Harimau masih masuk ke dalam keluarga kucing hanya saja dibedakan ukuran mereka yang jauh lebih besar. Secara insting, kucing kecil maupun kucing besar itu sama saja. Mereka lahir dengan insting berburu. Kucing kecil masih diselimuti keberuntungan karena mereka kecil dan tidak terlalu berbahaya. Sedangkan kucing besar, dalam hal ini harimau, mereka dianggap hewan berbahaya sehingga layak untuk dibunuh.

Harimau, bukan hanya dibunuh karena mereka sudah masuk wilayah tempat tinggal manusia, tapi juga karena mereka memiliki nilai untuk dijual. Kulitnya yang bercorak loreng tersebut memiliki nilai yang tinggi di pasar. Daging dan tulangnya sendiri dianggap bisa digunakan sebagai obat. Kuku atau cakarnya dimanfaatkan sebagai perhiasan.

2. Gajah Afrika

african elephant

Hewan terbesar yang ada di dunia saat ini adalah gajah. Meski dianggap sebagai hewan yang dilindungi, tetap saja hewan besar ini menjadi buruan para pemburu. Perburuan ilegal gajah kebanyakan mengincar bagian gading gajah. Dua gading gajah ini dianggap sebagai komoditi yang berharga tinggi di pasaran.

Populasi gajah paling banyak dan besar adalah Gajah Afrika. Di negara sanalah banyak pemburu yang dengan ilegal dan tanpa dosanya memburu hewan besar ini dan memotong gading mereka untuk dijual dengan harga tinggi. Gading yang diambil dari gajah biasanya dijadikan penghias bangunan bagi mereka yang gemar mengkoleksi barang antik.

1. Trenggiling

pangolin

Memiliki bentuk yang kecil, dibalut kulit yang seperti baju armor, dan lucu, inilah hewan trenggiling. Di dunia tercatat ada 8 spesies trenggiling yang dilindungi. Mereka adalah 4 dari Afrika dan 4 dari Asia. Oleh dunia, hewan ini sangat dilindungi, tidak boleh diburu, dan dipelihara oleh orang biasa. Tapi, meski sudah ada hukumnya, tetap saja ada banyak orang yang memburu hewan lucu ini.

Ada 2 negara di Asia yang terkenal sangat mengincar trenggiling. Dua negara tersebut adalah Cina dan Vietnam. Masyarakat Cina dan Vietnam memanfaatkan daging trenggiling untuk dimakan karena kelezatannya. Terkhusus untuk sisik trenggiling digunakan sebagai obat tradisional yang dianggap ampuh menyembuhkan segala macam penyakit.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas