home -> Top -> 10 Cara Bunuh Diri yang Paling Umum
31 Oktober 2014 12:28

10 Cara Bunuh Diri yang Paling Umum

Oleh admin dalam Top pada January 23, 2013

Untuk mencapai sebuah kebahagiaan seseorang harus memenuhi kebutuhan akan fisik, sosial, moral dan ekonomi, tetapi beberapa orang yang tidak dapat memenuhi hal tersebut menganggapnya sebagai halangan dan ingin kabur dari hal tersebut dengan melakukan hal terlarang seperti bunuh diri.

Bahkan di setiap negara, ada statistik mengenai jumlah orang yang bunuh diri setiap tahunnya. Berikut 10 cara bunuh diri yang paling umum, walaupun setiap orang tidak diperbolehkan untuk melakukan bunuh diri. Daftar ini diberikan untuk memberitahukan kebenaran kepada Anda mengenai bagaimana seseorang melakukan bunuh diri.

Hal ini dapat diberhentikan dengan konseling secara mental ataupun fisik ke korban terkait.

remaja yang kecapean mental

10. Hipotermia

Dalam hipotermia, mekanisme tubuh korban masuk ke dalam situasi termoregulatori yang tidak terkontrol, hal ini menyebabkan tubuh kehilangan kontrol temperatur untuk manusia. Sebagai hasilnya, orang tersebut membunuh dirinya sendiri karena dingin yang mematikan atau panas yang berlebihan. 

Kemungkinan hidup sangat kecil, tetapi jika seseorang menemukan orang lain melakukan hal ini, segera hubungi gawat darurat atau bawa pasien ke rumah sakit karena perawatan untuk hipotermia tentu saja ada.

9. Kecelakaan Berkendara

Kecelakaan berkendara banyak mencakup keadaan yang berbeda dari keadaan yang diharapkan oleh korban terkait. Sebagai contoh, orang yang ingin melakukan bunuh diri dengan kecelakaan harus memiliki kebenarian untuk menabrakkan diri ke suatu objek yang sangat kuat atau siap untuk ditabrak. Tetapi terkadang orang tersebut takut dan kehilangan kepercayaan diri.

Ini merupakan sebuah cara yang sangat mengerikan dan orang-orang tidak akan menganggap kecelakaan berkendara sebagai bunuh diri.

8. Gantung Diri

Tali biasa digunakan dalam cara bunuh diri ini. Sebuah tali diikat sedemikiran rupa sehingga menghasilkan sebuah lingkaran dengan ujung tali diikat ke suatu benda yang kuat untuk menopang diri. Korban memasukkan leher ke lingkaran tersebut dan menggantung dirinya seperti pendulum.

Hal ini akan mengarah ke kehabisan oksigen yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung. Ini merupakan cara bunuh diri yang sudah tua, tetapi masih banyak digunakan oleh orang-orang.

7. Senjata Api

bunuh diri dengan senjata apiAnda mungkin pernah melihat dalam film-film aksi dimana aktor meletakkan pistol, di bawah dagu atau pada kepala lalu menarik pemicunya. Ini merupakan cara yang sangat cepat bahkan Anda tidak menyadari hal ini. Hal ini disebabkan oleh kejadian serupa dalam film-film aksi yang mendorong korban untuk mencoba senjata api.

6. Kehabisan Nafas/Oksigen

Merupakan metode bunuh diri dimana orang menghirup gas-gas beracun yang dipertimbangkan sangat berbahaya bahkan dalam kuantitas kecilnya. Merupakan cara bunuh diri yang sangat menyakitkan karena organ pernapasan perlahan-lahan tidak berfungsi yang dimulai dengan batuk.

Yang paling terkanal adalah karbon monoksida.

5. Sengatan Listrik

Metode mematikan dimana dalam cara ini korban dengan sengaja memegang aliran listrik dengan tegangan tinggi. Cara ini sangatlah menyakitkan dan mengerikan, karena korban akan berteriak kencang.

Sering dipratekkan di penjara pada kriminal yang dihukum mati.

4. Racun

Merupakan salah satu cara yang paling sering digunakan dalam bunuh diri. Korban menggunakan barang-barang beracun lalu memasukkan racun ke dalam diri dengan memakan atau meminumnya.

Dalam "Third World Country", perempuan biasanya bunuh diri dengan meracuni diri dan banyak film Bollywood memperlihatkan perempuan meminum racun. Itu tidak boleh diperlihatkan karena mendorong remaja untuk melakukan bunuh diri secara sia-sia.

3. Lompat dari Ketinggian Tinggi

Merupakan cara bunuh diri yang paling sering dilihat, pada Hong Kong dimana 52% orang yang bunuh diri melakukannya dengan cara ini. Ini membutuhkan keberanian dan keyakinan kuat untuk melakukan tindakan yang sangat buruk ini. 

Mengarah ke kematian langsung karena kerusakan organ internal setelah bertubrukan dengan permukaan yang keras.

2. Pendarahan

Cara bunuh diri paling sederhana, hanya dengan benda tajam seperti pisau, karter atau gunting lalu memotong leher atau pergelangan tangan. Orang melakukan ini karena cara ini dapat menyebabkan kehilangan darah yang sangat cepat yang juga mengarah ke gagal jantung.

1. Tenggelam

tenggelam

Ini adalah cara yang paling sering digunakan dan cara bunuh diri yang kemungkinan berhasil sangat besar, karena korban tidak bisa kabur dari hal ini kecuali ada bantuan eksternal (pihak luar). 

Sering terjadi karena gagalnya hubungan atau kebangkrutan. Tenggelam ini merupakan cara bunuh diri yang paling umum di negara-negara adikuasa.

 

sumber: top10facts

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas