home -> Unik -> 10 Bunga Dengan Aroma Tak Sedap Yang Menyengat
16 November 2018 06:37

10 Bunga Dengan Aroma Tak Sedap Yang Menyengat

Oleh reagan dalam Unik pada October 23, 2018

Ketika membeli bunga atau tanaman, bukan hanya kecantikannya saja yang dilihat tapi juga aromanya. Sayang, tak semua bunga mengeluarkan aroma yang harum, ada bunga yang justru mengeluarkan aroma tak sedap yang sangat menyengat. Jika demikian, bunga seperti ini tak munkin dipilih menjadi penghias ruangan atau diberikan kepada pacar. Berikut TahuPedia tampilkan 10 bunga dengan aroma busuk yang sangat menyengat.

10. Stapelia Gigantea

stapelia gigantea

Jika kalian berkesempatan jalan-jalan ke Afrika Timur, kalian akan menemukan satu bunga yang sangat unik dan juga beraroma tak sedap. Bunga tersebut adalah Stapelia Gigantea. Bunga asli Afrika Timur ini meski memiliki bau yang menyengat, tapi masih ada orang yang mau memeliharanya sebagai tanaman di rumah.

Aroma Stapelia Gigantea sangat mirip dengan daging busuk. Aroma ini kemudian menjadi magnet bagi serangga. Lalu terjadi hubungan simbiosis dimana serangga tersebut membantu penyerbukan dari sang tanaman itu sendiri. Bunga dari Stapelia Gigantea bisa tumbuh hingga 35 cm dan memiliki 2 warna, kuning dan merah.

9. Dracunculus Vulgaris

dracunculus vulgaris

Mungkin banyak orang yang tak begitu familiar dengan tanaman Dracunculus Vulgaris, itu bukanlah masalah. Mungkin orang-orang lebih mengenal bunga ini dengan nama Black Arum, Voodoo Lily, Snake Lily, Stink Lily atau Dragon Arum. Bunga dengan bau busuk ini merupakan bunga yang dapat dengan mudah ditemukan di Balkans dan beberapa daerah di Turki.

Bentuk bunga Dracunculus Vulgaris memang sangat unik dan cantik, tapi jangan kalian tertipu dengan kecantikannya. Bunga satu ini memiliki aroma yang busuk, sangat busuk. Bau busuk yang bisa membuat manusia menjauh. Tapi bau busuk ini justru malah memancing serangga untuk datang.

8. Carob Tree

carob tree

Hampir di semua negara dengan iklim subtropical dan hangat dapat dijumpai Pohon Carob. Berwarna hijau, Pohon Carob termasuk tanaman yang berukuran sedang. Nama Carob tertuju pada buah yang dihasilkan oleh pohon ini. Catatan, buah dari Pohon Carob aman untuk dimakan. Kaya akan vitamin A, B2, B3, magnesium, kalsium, dan iron.

Meski buahnya kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, bunga dari Pohon Carob memiliki aroma yang tak begitu sedap. Aroma dari bunganya mirip dengan aroma sperma. Bunga jantan dan betina tumbuh di pohon yang berbeda. Biasanya bunga jantan memiliki aroma sperma yang lebih menyengat di saat mekar.

7. Dead Horse Arum Lily

dead horse arum lily

Dead Horse Arum Lily, apapun yang ada kata death, biasanya tidak bermakna bagus, begitu juga dengan bunga satu ini. Bunga satu ini dianggap sebagai salah satu bunga dengan aroma paling tak sedap di dunia. Bau yang sangat menyengat hingga ia dinamakan seperti itu. Meski begitu, tanaman satu ini tetaplah unik.

Dead Horse Arum Lily merupakan bunga yang banyak di temukan di Corsica dan Kepulauan Balearic. Termasuk spesies langka dari genus Helicodiceros. Bagi manusia, bunga ini tak perlu ditanya lagi seberapa busuk baunya, namun bagi serangga, bunga ini sangat menarik. Aromanya yang seperti daging busuk menarik minat para serangga yang berperan dalam penyerbukan.

6. Hydrona Africana

Hydnora Africana

Dilihat dari bentuknya, sudah jelas tanaman satu ini berasal dari neraka, bukan tanaman yang bisa kalian gunakan sebagai penghias ruangan rumah. Hydrona Africana, begitulah nama dari bunga ini. Bunga ini memiliki sifat parasit dan berasal dari Afrika Selatan. Bagian tubuh dari bunga ini berada di bawah tanah, sedangkan bunganya muncul di permukaan.

Hydrona Africana memiliki aroma yang mirip dengan kotoran, membuat bunga ini dijauhi oleh manusia. Hanya serangga yang tertarik dengan aroma bunga Hydrona Africana. Tak memiliki klorofil seperti tanaman kebanyakan, aroma busuk Hydrona Africana dihasilkan dari osmophores, sejenis spons yang terletak di bawah kelopak bunga. Hydrona Africana ada menghasilkan buah yang tumbuh di bawah tanah. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk buah tersebut bisa matang.

5. Rafflesia Arnoldii

rafflesia arnoldii

Salah satu bunga terbesar di dunia yang ada di Indonesia adalah Rafflesia Arnoldi. Dinamakan sesuai dengan penemunya yaitu Joseph Arnold dan Stamford Raffles. Namun, orang yang pertama kali menemukannya adalah Louis Auguste Deschamps. Deschamps menemukan Rafflesia jenis R, sedangkan Arnold dan Raffles menemukan jenis berbeda yang kemudian dinamai Rafflesia Arnoldii.

Ditemukan di Pulau Sumatera dan Kaliamantan, Rafflesia Arnoldii atau biasa disebut dengan Bunga Bangkai, memiliki aroma khas seperti bangkai. Bunga ini sangat besar, 91 cm dan beratnya mampu mencapai 10 kg. Bersifat parasit, tidak memiliki akar, daun, dan juga batang. Baunya yang seperti bangkai, membuat bunga ini selalu dihinggapi oleh lalat.

4. Aristolochia Gigantea

aristolochia gigantea

Di urutan ke 4 dalam daftar bunga dengan aroma tak sedap adalah Aristolochia Gigantea. Memiliki nama lain Brazilian Dutchman's Pipe dan Giant Pelican. Bunga satu ini lebih baik tidak ditaruh di dalam rumah. Di Indonesia, untungnya tanaman satu ini tidak begitu banyak, Aristolochia Gigantea paling banyak ditemukan di negara Brazil.

Penasaran dengan baunya? Bunga satu in imemiliki aroma busuk seperti kotoran. Karena aromanya yang tak sedap dan begitu menyengat, tanaman satu ini paling memikat bagi serangga seperti lebah. Tak hanya aroma, bentuknya yang unik juga membuat serangga tertarik hinggap. Hanya ulat saja yang tidak bisa tumbuh dan berkembang di tanaman ini.

3. Talipot Palm

talipot palm

Pohon satu ini sangat tinggi, 6 sampai 8 meter adalah tinggi rata-rata dari Pohon Talipot. Pohon yang tinggi menjulang ini memiliki bunga yang cukup banyak di bagian puncak rantingnya. Setelah usia 30 atau 80 tahun, barulah dari bunga ini muncul buah. Uniknya, setelah Pohon Talipot berbuah, maka itu menjadi penanda dari kematian Pohon Talipot.

Pohon dengan umur maksimal 80 tahun ini memiliki aroma yang tak begitu sedap. Meski aromanya tak sedap, Pohon Talipot masih memiliki manfaat. Tak hanya buahnya yang bisa dimakan, getahnya bisa dimanfatkan untuk diolah menjadi wine. Di Singapura, lebih tepatnya di Singapore Botanic Garden, Pohon Talipot menjadi salah satu objek wisata.

2. Titan Arum

Titan Arum

Ada Bunga Bangkai, ada juga Bunga Mayat. Bunga Mayat atau Corpse flower adalah sebuah julukan yang diberikan orang-orang pada sebuah bunga yang menjulang tinggi, bernama Titan Arum. Dengan nama ilmiah Amorphophallus Titanum, lagi-lagi bunga satu ini banyak ditemukan di hutan hujan Sumatra, Indonesia.

Titan Arum termasuk salah satu bunga tak berbatang yang sangat besar di dunia. Ciri khas dari Titan Arum adalah warna bunganya yang sangat merah. Saat bunganya tidak mekar, baunya tidak terlalu menyengat. Tapi ketika sudah mekar, Titan Arum bisa mengeluarkan aroma busuk seperti bangkai hewan. Frekuensi bunganya mekar sangat bervariasi antara 1 sampai 10 tahun.

1. Bulbophyllum Phalaenopsis

bulbophyllum phalaenopsis

Di possi teratas dalam daftar bunga dengan bau paling busuk adalah Bulbophyllum Phalenopsis. Banyak ditemukan di wilayah Papua Nugini, ternyata Bulbophyllum Phalenopsis adalah salah satu varian dari bunga anggrek. Bulbophyllum Phalenopsis mengeluarkan bau khas seperti daging busuk yang menarik para serangga.

Meski mengeluarkan aroma tak sedap, ternyata ada orang yang menaruh minat terhadap bunga satu ini. Bulbophyllum Phalenopsis umumnya memiliki 4 varian warna yakni putih, krem, merah, dan ungu. Bunga ini termasuk bunga yang besar dalam genusnya, Untuk daunnya bisa membentang hingga 1,2 meter. Bunga ini termasuk bunga yang dibudidayakan loh.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas