home -> Lainnya -> 10 Bajak Laut Wanita Menakutkan Di Lautan
18 Desember 2018 22:29

10 Bajak Laut Wanita Menakutkan Di Lautan

Oleh reagan dalam Lainnya pada August 10, 2018

Bajak laut tak selalu dikaitkan dengan pria, ada pula wanita yang memilih jalan hidup sebagai bajak laut atau biasa yang disebut perompak. Di jaman dulu, orang-orang takut berlayar jauh karena takut akan bajak laut. Bajak laut tak hanya akan merampok kapal yang mereka temui, tapi seringkali bajak laut juga akan membunuh seluruh orang yang ada di kapal. Kesadisan bajak laut ini, ternyata bisa dilakukan juga oleh wanita. Inilah beberapa wanita yang terkenal sebagai bajak laut atau perompak menakutkan di lautan.

10. Jeanne de Clisson

jeanne de clisson

Kisah dari bajak laut Jeanne de Clisson mengajarkan kita akan betapa mengerikannya amarah dan dendam seorang istri pada seseorang. Jeanne de Clisson adalah wanita berkebangsaan Inggris dan menikah dengan Olivier III de Clisson yang merupakan bangsawan kaya. Setelah usaha Olivier III de Clisson untuk melindungi kota Vannes gagal, ia beralih membela Inggris. Olivier pun kemudian ditangkap dan dieksekusi oleh raja Perancis saat itu, King Philip VI.

Jeanne pun marah dan bersumpah untuk membalaskan dendamnya. Jeanne menjual hartanya dan membeli 3 buah kapal yang dinamai Black Fleet. Jeanne kemudian merekrut kru dan memiliki misi untuk membajak semua kapal milik King Philip VI dan membunuh seluruh anggota kapalnya. Setelah King Philip VI meninggal dunia, Jeanne masih merampok kapal-kapal milik King Philip VI. Jeanne kemudian pensiun menjadi bajak laut dan pindah ke Inggris.

9. Anne Dieu Le Veut

anne dieu le veut

Kiisah hidup Anne Dieu Le Veut sebelum menjadi seorang perompak sudah dipenuhi dengan tindakan kriminal. Akibat rentetan tindakan kriminalnya tersebut, Anne Dieu Le Veut dideportasi dari Perancis. Tak lama setelah dideportasi, Anne Dieu Le Veut menikah dengan seorang pria bernama Pierre Length.

Suatu ketika di sebuah bar, terjadi keributan dan Pierre Length terbunuh oleh Laurens de Graaf. Anne kemudian menantang Laurens untuk duel. Tertarik dengan Anne, Laurens pun melamarnya. Anne menerima lamaran tersebut, dan berdua, mereka pergi berlayar. Laurens dan Anne merampok kapal dan menyerbu Jamaika. Anne dan 2 anak perempuannya berhasil ditangkap. Setelah dibebaskan, tak ada yang tahu pasti keberadaan Anne dan anaknya.

8. Grace O’Malley

Grace O’Malley

Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada ditolak oleh orang sekitar. Ketika sudah demikian, tinggal 2 pilihan yang bisa dipilih, antara pergi atau bunuh diri. Grace O'Malley, lebih memilih untuk pergi dari lingkungan tempat ia hidup dan memilih jalan hidup sebagai seorang perompak. Dirinya ditolak oleh lingkungan tempat ia tinggal karena tak bisa bersikap layaknya perempuan pada umumnya.

Begitu menjadi bajak laut, hidup Grace O'Malley berubah seketika. Ia menjadi sosok bajak laut wanita paling ditakuti di lautan. Tak punya rasa takut, Grace O'Malley dengan kepemimpinannya, berani melawan Inggris. Grace O'Malley mengepalai 20 kapal dan menyerang kapal milik Inggris dan Spanyol. Tak ada yang berhasil menangkap Grace O'Malley hingga dirinya tutup usia pada tahun 1603.

7. Lady Elizabeth Killigrew

lady mary killigrew

Tak diketahui pasti kapan Elizabeth lahir. Menurut sejarah, Elizabeth lahir sekitar tahun 1525. Setelah dirinya menikah dengan Sir John Killigrew, namanya berubah menjadi Lady Elizabeth Killigrew. Tahun 1540an, King Henry VIII mendirikan sebuah kastil di atas tanah milik Sir John Killigrew. Sejak saat itu, Killigrew menjadi pemegang kontrol atas perdagangan di area tersebut.

Killigrew memanfaatkan posisinya untuk membajak setiap kapal yang masuk dalam areanya. Elizabeth mengubur hartanya di bawah taman. Setelah suaminya meninggal di 1567, Elizabeth mengambil alih posisi suaminya dan menjadi bajak laut. Elizabeth lah yang mengambil alih kapal Spanyol, Mafrie of San Sebastian dan mengambil semua barangnya. Setelah ditangkap, Elizabeth mendapatkan pengampunan oleh Queen Elizabeth di tahun 1582.

6. Mary Read

Mary Read

Masih ingatkah kalian dengan salah satu kisah Disney yang menceritakan seorang perempuan yang menyamar jadi pria dan masuk wajib militer, Mulan? Kisah bajak laut berikut ini mirip dengan sosok Mulan. Mary Read, begitulah nama wanita yang memilih jalan hidupnya mengarungi lautan lepas sebagai perompak.

Mary Read, menghabiskan seluruh hidupnya menyamar sebagai anak laki-laki. Memiliki keinginan tinggi untuk menjadi seorang petualang, Mary Read terus menjaga karakternya tersebut hingga dewasa. Mary Read kemudian berlayar bersama dengan Jack Rackham dan Anne Bonnie, merampok kapal di lautan. Ketika Jack Rackham dihukum mati, Mary Read dan Anne Bonnie tidak karena saat itu sedang hamil. Mary Read kemudian meninggal ketika dirinya berada di penjara.

5. Ching Shih

ching shih

Dulu, di awal abad ke-19, terdapat 1 bajak laut yang sangat ditakuti di lautan. Bajak laut tersebut dikenal dengan nama Red Flag Fleet. Hebatnya, yang menjadi pemimpin dari Red Flag Fleet adalah seorang perempuan. Perempuan tersebut bernama Chingsih atau nama lainnya adalah Cheng i Sao. Dirinya adalah perompak paling ditakuti di perairan Cina.

Meski dirinya adalah seorang perompak, Ching Shih memiliki kode etik yang tak akan ia langgar. Ia tak akan menganggu atau menghancurkan orang selama orang tersebut tak menghalangi jalannya. Ching Shih menyerang kapal-kapal yang melalu Laut Cina dan menjarah kota. Meski Cina mengirim angkatan lautnya, Ching Shih tetap tak bisa ditaklukan.

4. Teuta of Illyria

Teuta of Illyria

Di tahun 231-227 sebelum Masehi, terdapat seorang bajak laut wanita yang begitu ditakuti di lautan. Bajak laut tersebut bernama Teuta. Teuta ini adalah seorang wanita yang benar-benar tahu bagaimana memanfaatkan kekuasaan yang ia miliki. Sepeninggal suaminya yang merupakan raja di Illyria, Teuta naik tahta dan menjadi bajak laut.

Menjadi ratu sekaligus bajak laut, Teuta dengan mudah membajak kapal dagang milik Yunani dan Roma. Pembajakan terus dilakukan hingga Teuta menangkap 2 ambasadaor Roma. Salah satu ambasador tersebut dibunuh dan satunya dipenjara. Roma yang tak terima langsung melakukan perang terhadap Teuta. Begitu Teuta kalah, seluruh kapal milik Teuta tak ada yang diijinkan berlayar.

3. Sayyida al Hurra

sayyida al hurra

Sayyida al Hurra adalah bajak laut perempuan yang diketahui beragama Islam. Lahir sekitar tahun 1485, Sayyida al Hurra tumbuh berkembang di keluarga Islam yang sangat terkenal di Kerajaan Granada. Setelah era Reconquista ( proses kaum Kristen merebut kembali wilayah Spanyol dari Kaum Muslim), Syyida al Hurra pindah ke Chaouen, Morocco.

Sayyida al Hurra memutuskan untuk menjadi bajak laut ketika dirinya melakukan kontak dengan Barbarossa. Menjadi bajak laut tidak memupuskan dendam Sayyida al Hurra pada kaum Kristen. Sayyida al Hurra merampok kapal milik orang Kristen dan mengambil keuntungan dari mereka. Nama Sayyida al Hurra menjadi nama yang begitu ditakuti di Lautan Mediterania, terutama di mata orang Kristen.

2. Anne Bonny

Anne Bonny

Tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya menjadi seorang perompak, berkeliaran di lautan lepas, merampok kapal orang, menangkap, menahan, dan membunuh orang. Itulah harapan dari William Cormac dan Mary Brennan terhadap anak perempuannya yang bernama Anne Bonny. Sampai akhirnya Anne Bonny memutuskan untuk menjadi perompak dan tidak diakui oleh orang tuanya.

Anne Bonny, membunuh seorang pelayan wanita dengan sebuah pisau dan menikah dengan James Bonny yang ketika itu adalah seorang perompak kecil yang belum terkenal. Anne Bonny kemudian bercerai dengan James dan menikah dengan pria lain yang juga seorang perompak, Jack Rackham. Anne dan Jack menangkap banyak kapal teh dari Inggris, berteman dengan dengan Mary Read dan menjadi duo bajak laut wanita yang begitu ditakuti. Gubernur Jamaika menugaskan Kapten Jonathan Barnet untuk menyingkirkan Anne dan Jack. Jack dieksekusi dan Anne dibiarkan hidup karena saat itu tengah mengandung.

1. Jacquotte Delahaye

Jacquotte Delahaye

Semua orang pasti tahu bahwa untuk bertahan hidup dari yang keras, kita harus bekerja ekstra keras. Itulah yang dilakukan oleh Jacquotte Delahaye. Sebagai seorang perempuan, ia memiliki masa lalu yang sangat kelam. Masa lalu yang kelam tersebut memaksa Jacquotte Delahaye untuk berubah menjadi seorang perompak.

Coba bayangkan saja, Jacquotte Delahaye, ibunya meninggal setelah melahirkan adiknya. Setelah itu, ayahnya mati terbunuh. Kehilangan kedua orang tuanya, Jacquotte Delahaye harus berjuang seorang diri untuk menghidupi adiknya. Itulah yang membuat ia memilih untuk menjadi seorang perompak. Untuk mengelabui pemerintah, ia pun sampai memalsukan kematiannya. Hidup menyamar sebagai pria, Jacquotte Delahaye merompak bersama dengan Anne Dieu Le Vuet.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas