home -> Lainnya -> 10 Serangga Paling Berbahaya
22 Juni 2018 12:38

10 Serangga Paling Berbahaya

Oleh reagan dalam Lainnya pada May 28, 2018

Serangga merupakan hewan yang memiliki peran penting dalam ekosistem. Ada yang tidak berbahay, ada juga yang berbahaya. Meski mereka memiliki ukuran yang kecil, tak menjamin serangga tersebut tak bisa memberikan ancaman pada manusia. Sengatan atau gigitan mereka ada yang bisa fatal dan menyebabkan kematian. Mari kita simak sejumlah serangga mematikan yang ada di dunia di bawah ini.

10. Semut Afrika/Siafu

siafua nts

Bila dibandingkan dengan Bullet ant atau semut peluru, Siafu, Driver atau Semut Afrika ini memiliki kekuatan 20 juta kali lebih kuat dari semut biasa. Sungguh hebat bukan? Satu koloni semut Siafu bisa mengalahkan 22 juta semut biasa. Dinamakan driver karena sifat mereka yang selalu berpindah-pindah ketika berburu makanan.

Selain kuat dan memiliki gigitan yang menyakitkan, semut Siafu mampu bertahan di air selama 3 menit dan bertahan dari serangan lawan untuk perlahan-lahan mengalahkan lawannya. Sangat sulit untuk bertahan dari kumpulan koloni semut Siafu. Jika sampai terdesak, ada 2 pilihan antara lari atau membakar mereka.

9. Brown Recluse

Brown Recluse

Laba-laba pertama yang masuk pertama dalam daftar ini adalah Brown Recluse. Bila dibandingkan dengan Black Widow, laba-laba Brown Recluse tidak mengalirkan racun yang sama seperti Black Widow, neurotoxin. Racun yang dihasilkan dari gigitan Brown Recluse justru dapat mengakibatkan kerusakan jaringan kulit yang parah.

Brown Recluse dapat tumbuh hingga 2 cm. Racun yang mereka simpan adalah racun jenis necrotic. Efeknya, racun ini bisa menyebabkan kerusakan parah di area yang digigit. Jika sudah demikian, dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa benar-benar sembuh. Nama lain dari laba-laba ini adalah fiddleback spider, brown fiddler atau violin spider.

8. Black Widow

Black Widow

Memiliki bentuk yang mengerikan dan kebanyakan dari mereka beracun, membuat banyak orang yang takut dengan laba-laba. Arachnophobia, itulah nama fobia bagi mereka yang memiliki rasa takut berlebih pada hewan berkaki delapan ini. Berbicara soal racun, salah satu laba-laba beracun yang terkenal adalah Black Widow atau Janda Hitam.

Disebut Black Widow karena setelah kawin, Black Widow betina akan memakan laba-laba jantan. Black Widow banyak ditemukan di daerah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Australia. Ciri-ciri Black Widow adalah tubuh berwarna hitam dengan strip merah di perut. Digigit oleh laba-laba ini bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat. Bila tak mendapatkan anti racun, kematian adalah hal yang pasti.

7. Semut Peluru

bullet ant

Semut Afrika atau Siafu masih tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Bullet ant atau semut peluru. Semut peluru merupakan jenis semut terbesar yang ada di dunia. Banyak ditemukan di daerah hutan hujan di Nicaragua dan Paraguay. Alasan dinamakan semut peluru karena rasa sakit akibat sengatannya mirip seperti ditembus peluru.

Fun fact, sengatan dari semut peluru 30 kali lebih menyakitkan ketimbang tawon dan lebah madu. Satu ekor semut menggigit, rasa sakitnya bisa bertahan selama 24 jam. Satu koloni semut peluru biasanya terdiri dari ratusan semut. Ketika merasa terganggu, semut peluru akan mengeluarkan aroma busuk. BIla aroma busuk ini tak mempan, maka semut peluru akan menyerang sang penganggu secara beramai-ramai.

6. Kissing Bug

kissing bug

Serangga ini boleh saja berukuran kecil, tapi korban jatuh akibat gigitannya sangatlah banyak. Kissing bug adalah nama dari serangga kecil ini. Bersifat parasit, Kissing bug banyak tersebar di Amerika. Tapi, ada beberapa jenisnya yang tersebar di benua lain seperti Asia, Afrika, dan Australia. Disebut Kissing bug karena kebiasaan mereka menggigit bibir manusia ketika tidur.

Kissing bug membawa parasit yang disebut Trypanosoma cruzi. Penyebar penyakit changa ini telah membunuh 12.000 orang setiap tahunnya. Kissing bug tak hanya menyebarkan penyakit changa pada manusia, tapi juga pada hewan lain. Setelah digigit oleh Kissing bug, maka akan muncul perubahan seperti luka dan ruam.

5. Giant Japanese Hornet

giant japanese hornet

Jangan tertukar antara lebah, tawon, dan hornet. Jika lebah masih membawa keuntungan bagi manusia, tawon, dan hornet tidak. Tawon dan hornet juga memiliki ukuran tubuh lebih besar serta sifat yang lebih agresif dari lebah. Tawon dan hornet sama-sama tidak ragu untuk menyengat korbannya berkali-kali.

Hornet memiliki tipikal membuat sarang di pohon dan semak belukar. Ini membuat kita harus ekstra hati-hati. Khusus hornet jenis Asian Giant Hornet, mereka adalah hornet terbesar yang ada di dunia. Ukuran mereka bisa mencapai panjang 2 inci. Sub spesies dari Asian Giant Hornet, yakni Japanese Hornet, adalah yang paling agresif dan tak kenal takut. Racun mereka bisa mengakibatkan alergi dan mampu melarutkan jaringan dalam waktu singkat.

4. Lebah Pembunuh

killer bee

Killer Bee atau nama Indonesianya yakni Lebah Pembunuh. Dia lebah, dan juga pembunuh, apalagi yang tidak lebih seram dari lebah pembunuh? Lebah ini memiliki tingkat agresifan lebih tinggi daripada lebah madu biasa. Lebah ini dikenal juga dengan nama African honey bee. Bila bertemu dengan sarang lebah pembunuh, lebih baik segera menyingkir.

Lebah pembunuh sangat agresif dan protektif. Mereka tidak ragu-ragu menyengat apapun yang mengganggu sarangnya. Lebah satu ini bisa mengejar korbannya sampai jarak 1 mil. Lebah pembunuh sebenarnya tidak memiliki racun yang berbahaya. Tapi lain cerita bila kalian dikejar oleh sekumpulan lebah pembunuh.

3. Brazilian Wandering Spider

brazilian wandering spider

Masih dari kelas Arachnida, berikut adalah Brazilian Wandering Spider, laba-laba paling beracun di dunia sekaligus salah satu serangga berbahaya. Yang memang takut dengan laba-laba, pasti akan langsung menyingkir jauh-jauh dari laba-laba ini. Jika kalian yang tidak takut, lebih baik urungkan niat kalian untuk mendekati hewan ini.

Memiliki nama lain Phoneutria, Brazilian Wandering Spider hidup di daerah tropis seperti di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Laba-laba ini memiliki racun neurotoxin yang sangat berbahaya. Sekali racun ini masuk ke dalam tubuh, otot akan mengalami kram, kesulitan bernafas, kaku, dan ereksi selama berjam-jam. Efek ereksi ini dimanfaatkan oleh para ahli untuk menyembuhkan masalah disfungsi ereksi pada pria.

2. Lalat Tsetse

tsetse fly

Ada banyak jenis lalat yang hidup di Bumi, tapi tidak ada yang seberbahaya Lalat Tsetse. Lalat Tsetse memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada lalat biasa. Bahaya yang dibawa oleh serangga satu ini juga lebih besar daripada lalat pada umumnya. Untungnya lalat ini lebih banyak ditemukan di Afrika.

Lalat Tsetse memiliki makanan utama dari darah hewan vertebrata. Selagi mereka menghisap darah, mereka juga menyebarkan penyakit yang berbahaya. Penyakit yang dibawa oleh lalat satu ini adlaah Trypanosomiases. Penyakit ini membawa penyakit tidur pada korbannya. Jika tak dirawat dengan segera, penyakit ini bisa berakibat fatal dan berujung pada kematian.

1. Nyamuk

mosquitoes

Ukuran kecil tak menjadi pertanda bahwa hewan tersebut tidak berbahaya. Tak percaya? Coba lihat saja nyamuk, inilah serangga paling berbahaya yang hidup di muka Bumi. Ukurannya kecil, tapi bahaya yang dibawa oleh serangga kecil satu ini, sangatlah berbahaya. Angka kematian yang disebabkan oleh serangga ini bisa mencapai 1 juta kematian per tahun.

Yang paling ditakuti adalah penyakit malaria. Malaria dibawa oleh nyamuk jenis Anopheles. Ketika mereka menghisap darah korban, nyamuk Anopheles sekaligus mengtransfer bakteri mematikan malaria ke dalam tubuh korban. WHO mengestimasi 30 detik anak kecil meninggal akibat malaria. Setahunnya, 500 kasus malaria terjadi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas