home -> Lainnya -> 10 Kesalahan Kenapa Perusahaan Startup Tak Berkemb...
22 Juni 2018 06:44

10 Kesalahan Kenapa Perusahaan Startup Tak Berkembang

Oleh reagan dalam Lainnya pada February 22, 2018

Ingin memulai suatu bisnis itu sulit. Mendirikan perusahaan startup konon katanya bahkan lebih sulit lagi. Banyak tantangan yang harus dihadapi bagi mereka yang ingin mengembangkan perusahaan startup menjadi besar. Bagi kalian yang ingin membangun perusahaan startup, ada tips n trik yang harus kalian baca disini. Setelah itu, jangan sampai kalian melakukan kesalahan fatal yang ada di bawah ini agar perusahaan startup kalian bisa tumbuh dan berkembang.

10. Takut Gagal

afraid of failing

Kegagalan selalu menjadi penghalang seseorang untuk maju. Karena rasa takut gagal ini, orang jadi ragu dan enggan untuk mencoba sesuatu. Takut akan gagal boleh-boleh saja, tapi jangan sampai ini malah menghambat kalian untuk bergerak maju. Apalagi ketika kalian mencoba membangun perusahaan startup, kalian tidak boleh takut gagal.

Takut gagal menjadi salah satu penyebab kenapa perusahaan startup tidak bisa maju. Ingin menciptakan sesuatu, tapi karena takut produk yang diciptakan gagal, maka jadi urung niat. Jika ini terus dilakukan, maka startup tidak akan mulai-mulai. Jika gagal, bangkit kembali dan mencari tahu penyebab kegagalan tersebut.

9. Mempekerjakan Orang Yang Salah

hiring wrong people

Apa yang dibutuhkan sebuah perusahaan agar bisa berjalan? Jawabannya adalah karyawan. Tanpa adanya karyawan, sulit rasanya perusahaan bisa berjalan. Ketika seseorang mulai membangun startup, mencari karyawan adalah hal pertama yang harus dilakukan. Tapi tentu saja ini bukanlah hal yang mudah.

Ketika dalam mencari karyawan, pastikan mencari karyawan yang memang benar-benar memiliki kemampuan dan komitmen pada perusahaan. Bila sampai salah menentukan karyawan, bisa-bisa perusahaan startup malah berjalan mundur, bukan maju. Tidak bisa kalian memilih karyawan atas alasan kasihan atau atas dasar kenal. Jika memang tak memiliki kemampuan dan komitmen, sebaiknya jangan.

8. Bergantung Pada Teman Dan Keluarga

family and friends

Perlu kalian sadari bahwa membangun suatu perusahaan adalah hal yang sangat sulit. Perlu dedikasi tinggi, pengalaman, dan kemampuan untuk bisa membuat perusahaan berkembang. Karena itulah, kalian tidak boleh bergantung pada teman dan keluarga. Teman dan keluarga tidak bisa membantu perusahaan startup kalian berkembang. Kenapa?

Ketika kalian membuat suatu barang, teman dan keluarga memiliki kecenderungan untuk memberi tahu hal yang bagus-bagus agar menjaga perasaan. Padahal, yang kalian butuhkan bukanlah sekedar pujian, tapi juga kritik. Dengan kritik, kita jadi tahu apa yang kurang dari produk yang telah kita buat. Hubungan pribadi dan campur tangan emosi bisa merusak bisnis.

7. Salah Memilih Lokasi

wrong location

Dalam membangun perusahaan, lokasi adalah hal yang penting. Bila kalian berencana membangun perusahaan startup, kalian harus betul-betul memilih lokasi yang sesuai. Tidak sedikit perusahaan yang memilih lokasi yang salah. Tujuannya ingin terhindar dari persaingan, tapi yang ada malah konsumen yang datang tak sesuai dengan harapan.

Misalkan saja kalian membangun sebuah toko. Tidak mungkin kan membangun toko di daerah yang sepi penduduk. Memilih tempat untuk membangun toko harus melihat situasi, apakah daerah tersebut banyak konsumen apa tidak. Jangan sampai kalian salah memilih lokasi dan startup yang sudah kalian bangun malah tidak berkembang.

6. Menganggap Remeh Iklan

marketing

Ketika membangun sebuah usaha startup, pastinya kalian ingin konsumen datang dan membeli produk yang kita buat. Satu kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh banyak perusahaan startup adalah, merasa yakin bahwa produk pertama yang mereka buat akan langsung dibeli oleh orang banyak. Ini tidak akan mungkin terjadi.

Ketika menciptakan suatu produk, ada satu langkah yang harus kalian lakukan yaitu memasarkan atau mengiklankan produk. Bila tidak melalui tahapan ini, bagaimana mungkin orang akan tahu produk kita dan akan membelinya. Banyak perusahaan yang mengskip iklan agar untuk menghemat budget, dan itu adalah salah.

5. Melewati Tahap Perencanaan

business plan

Segala sesuatu butuh rencana bila ingin berjalan dengan lancar. Liburan butuh rencana, membangun sebuah perusahaan juga butuh rencana. Tanpa rencana yang matang, mustahil perusahaan bisa dengan mulus. Pertanyaannya, bisakah kalian membuat perencanaan yang matang untuk sebuah perusahaan?

Memabngun perencanaan bukanlah hal yang mudah. Butuh tenaga, waktu, dan otak. Bila kalian merasa sulit untuk membuat rencana yang matang, tak ada salahnya untuk menyewa orang untuk membantu kalian membuatnya. Mengeluarkan uang sedikit uang demi lancarnya perusahaan, kenapa tidak?

4. Merasa Paham Tentang Apa Yang Konsumen Inginkan

consumer

Orang yang memiliki sifat sok tahu itu sangat menyebalkan. Memiliki sifat tersebut hanya akan membawa bencana dan membuat kita dijauhi orang. Apa yang terjadi apabila kita sok tahu dalam menebak apa yang konsumen inginkan? Jawabannya adalah, persusahaan yang kalian bangun tak akan maju.

Mungkin kalian memiliki segudang ide yang ingin direalisasikan. Permasalahannya adalah, apakah konsumen akan suka dengan produk yang kita ciptakan? Jawabannya bisa ya atau tidak. Daripada menghabiskan uang demi merealisasikan suatu ide, pastikan lebih dulu masalah yang dihadapi oleh konsumen, barulah ciptakan solusinya.

3. Keuangan Yang Berantakan

money management

Poin penting selanjutnya adalah tentang keuangan. Ketika memutuskan untuk membangun sebuah startup, hal penting yang akan dibahas pertama kalia adalah uang. Tanpa adanya uang, bagaimana startup bisa berdiri? Memiliki banyak uang pun tak menjamin startup akan tumbuh apabila tidak memiliki manajemen keuangan yang baik.

Ketika memiliki banyak uang, orang cenderung menggunakannya dengan tidak bijak. Menyewa orang untuk membantu membuat perencanaan, mempekerjakan banyak orang tanpa kemampuan yang jelas, menghabiskan uang untuk iklan, dan masih banyak lagi lainnya. Hindarilah kesalahan seperti ini.

2. Tidak Punya Visi dan Misi

no vision

Membangun sebuah perusahaan itu sangatlah sulit, jauh lebih sulit daripada membangun sebuah rumah. Dan lagi, jangan kalian kira bahwa rumah bisa dibangun tanpa adanya desain dan rencana. Dalam membangun perusahaan, butuh perencanaan dan juga visi misi yang jelas. Tanpanya, perusahaan baru tak akan berjalan.

Membuat visi misi adalah hal yang penting. Kalian bisa meminimalisir kesalahan dan segala hal yang tak diinginkan. Arah perusahaan juga akan semakin jelas dengan adanya visi dan misi. Kalian tidak mau kan apabila perusahaan yang kalian bangun dengan susah payah, bergerak tanpa arah dan tujuan yang jelas.

1. Berjuang Sendiri

alone

Coba kalian lakukan riset, adakah startup yang sukses hanya dengan 1 founder? Membangun sebuah perusahaan dibutuhkan kerja keras dan kerja sama. Membangun startup hanya seorang diri tak akan pernah bisa. Karena itu, carilah bantuan teman atau orang lain yang sekiranya bisa bekerja keras dan komitmen.

Ketika startup berjalan, akan ada rintangan yang menghadang. Rintangan ini membutuhkan lebih dari 1 kepala untuk menyelesaikannya. Dengan adanya lebih dari 1 founder, dengan kata lain, akan ada banyak orang yang bisa membantu memberikan ide dalam memecahkan masalah. Produk yang dihasilkan juga akan lebih bervariasi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas