home -> Unik -> 10 Hewan Hibrida Yang Benar-Benar Ada
18 Oktober 2017 16:25

10 Hewan Hibrida Yang Benar-Benar Ada

Oleh reagan dalam Unik pada September 24, 2017

Untuk menghasilkan satu hewan hibrida, diperlukan 2 hewan dari berbeda spesies. Jika berhasil menyilangkan kedua hewan tersebut, maka dihasilkanlah satu hewan hibrida atau hewan campuran. Hal ini tidak terjadi secara natural atau dengan kata lain butuh bantuan manusia untuk melakukannya. Beberapa hewan yang berhasil disilangkan bisa kalian simak di bawah ini.

10. Blood Parrot Cichlid (Midas cichlid + Redhead cichlid)

Blood Parrot Cichlid

Ikan kecil berwarna merah terang ini adalah ikan lucu yang ternyata hewan hibrida alias campuran. Ikan yang dinamakan Blood Parrot Cichild ini pertama kali dibuat di Taiwan sekitar tahun 1986. Tidak terlalu lama bukan? Mungkin kalian ada yang bertanya-tanya, dari ikan jenis apakah sehingga bisa menghasilkan ikan Blood Parrot Cichild ini.

Ikan Blood Parrot Cichild merupakan hasil perkawinan antara ikan Redhead cichlid atau biasa disebut Red devil cichlid dengan ikan Midas cichlid. Ketika menyilangkan dua jenis ikan berbeda tersebut dan menghasilkan ikan jenis baru, muncul beberapa kelainan fisik yakni pada mulutnya. Mulut ikan Blood parrot cichlid sangat kecil sehingga menyulitkan ketika ingin diberi makan.

9. Cama (Unta + Llama)

cama

Di Indonesia mungkin masih lom familiar dengan hewan llama. Llama adalah hewan dalam famili camelidae yang merupakan hewan asli di daerah Amerika Selatan. Kegunaan hewan adalah untuk mengangkut barang. Termasuk dalam famili camelidae yang paling populer dan paling kita kenal adalah unta. Apa yang akan terjadi apabila unta kita silangkan dengan llama?

Persilangan antara unta dan llama menghasilkan hewan yang disebut dengan cama. Disilangkan dari unta jantan dengan llama betina. Cama pertama kali diciptakan oleh peneliti di sebuah laboratorium yang ada di Dubai.  Para peneliti berharap, cama memiliki kekuatan layaknya unta tapi dengan temperamen yang lebih tenang dan wool yang lebih tebal.

8. Kucing Savannah (Kucing Biasa + African Serval)

savannah cat

Kucing Savannah mulai diperkenalkan pada dunia pada tahun 2001. Kucing ini diakui sebagai jenis baru dalam jenis kucing domestik oleh International Cat Association. Dari jenis apakah kucing Savannah ini dilahirkan? Ternyata, kucing Savannah adalah hewan hibrida hasil kawin silang antara kucing domestik dengan kucing liar African Serval.

Berbeda dengan sifat kucing pada umumnya, kucing Savannah justru sangat mudah bersosialisasi dengan manusia dan hewan lain. Karenanya, banyak orang yang membandingkan kucing Savannah dengan anjing. Hasil persilangan kucing domestik dengan kucing African Serval menghasil kucing Saavannah yang memiliki tubuh sangat ramping, pelompat yang handal, dan tinggi.

7. Coywolf (Coyote + Serigala)

Coywolf

Sebelumnya manusia sempat menyilangkan antara anjing dengan serigala, hasilnya adalah anjing-serigala hibrida yang memiliki fisik antara anjing atau serigala dan sifat seperti serigala. Persilangan antara anjing dan serigala adalah hasil persilangan berkat campur tangan manusia. Kalau yang terjadi secara alami adalah Coywolf, campuran antara serigala dengan coyote.

Di dunia hewan terdapat jenis Serigala Merah. Di dalam darah mereka terkandung DNA dari coyote. Tidak jelas apakah persilangan ini murni terjadi atas kehendak alam atau campur tangan manusia di masa lampu. Yang pasti, Serigala Merah ini malah menjadi spesies baru yang berbeda di spesies serigala.

6. Dzo (Yak + Sapi)

Dzo

Jika kalian berpikir bahwa menyilangkan antara hewan sapi dan yak adalah hal yang mustahil, maka kalian salah. Di Tibet dan Mongolia, dua negara tersebut berhasil menyilangkan yak dan sapi dan menghasilkan satu jenis hewan baru yang ternyata memiliki keunggulan antara sapi dan yak. Hewan tersebut dinamakan Dzo atau Yakow.

Dzo ini adalah perilangan dari hewan yak dan sapi domestik. Hewan ini khusus dikembangkan di Tibet dan Mongolia. Setelah disilangkan dan diamati perkembangannya, ternyata Dzo memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar daripada sapi dan yak. Dzo juga bisa memproduksi susu dimana susu Dzo jauh lebih banyak ketimbang sapi. Hal positif lain dari Dzo adalah, daging mereka yang enak dan Dzo bisa disilangkan lagi dengan sesama Dzo atau hewan lain yang satu spesies.

5. Wholphin ( False Killer Whale + Lumba-Lumba Hidung Botol)

Wholphin

Hewan seperti Blood parrot cichlid bukanlah satu-satunya hewan air yang disilangkan. Masih ada hewan air lain yang merupakan hasil persilangan dari hewan berbeda yakni Wholpin. Sedikit perbedaan dengan Blood parrot cichlid yang disilangkan dengan campur tangan manusia, Wholpin adalah hewan persilangan antara lumba-lumba hidung botol dengan False killer whale (Paus pembunuh palsu).

False killer whale atau Paus pembunuh palsu bukanlah ikan paus melainkan jenis lain lumba-lumba dengan ukuran yang sangat besar. Persilangan antara lumba-lumba hidung botol dengan False killer whale terjadi di alam liar. Tapi seajuh ini ada 2 contoh Wholpin yang sedang diteliti. ikan Wholpin tersebut berada di Sea Life Park di Hawaii.

4. Liger (Singa + Harimau)

Liger

Hewan apa yang akan tercipta dari hasil silang singa dan harimau? Dari persilangan singa dan harimau, dihasilkanlah jenis baru yang dinamakan Liger (lion-tiger). Tidak diketahui secara jelas kapan hewan ini disilangkan dan oleh siapa. Namun, pernah ditemukan Liger di alam liar oleh sejumlah peneliti.

Liger adalah jenis kucing terbesar yang ada di keluarga kucing. Ukurannya sama seperti gabungan antara singa dengan harimau. Liger membawa karakteristik dari singa dan harimau, senang berenang seperti harimau dan sangat sosial seperti singa. Untuk penelitian lebih lanjut, salah satu Liger yang bernama Hercules, hidup dengan bahagia di sebuah taman hiburan, Jungle Island di Miami. Hercules memecahkan rekor Guinnes Book of Records sebagai kucing terbesar di dunia dengan berat mencapai 410 kg.

3. Killer Bee (Lebah Madu Western + Lebah Madu Afrika)


Killer Bees

Tahukah kalian bahwa Killer bee atau lebah pembunuh adalah hewan hibrida? Lebah pembunuh yang super ganas ketimbang lebah adalah hewan hibrida yang terjadi secara tidak sengaja. Tidak ada yang mengharapkan lahirnya hewan Lebah pembunuh ini. Terjadi murni karena ketidaksengajaan, Killer bee pertama kali hadir pada tahun 1957.

Saat itu seorang penjaga lebah melepaskan sekitar 26 ratu lebah Tanzania di dekat sarang lebah lokal di Tenggara Brazil. Sarang lebah lokal tersebut merupakan sarang lebah milik biologis, Warwick E. Kerr yang tengah melakukan persilangan antara Lebah Western dengan Lebah Afrika dengan harapan bisa menghasilkan produksi madu yang lebih besar dan bisa beradaptasi dengan iklim tropis. Hasilnya, lahirnya Lebah pembunuh yang dengan cepat berkembang biak dan berimigrasi ke daerah Amerika Selatan dan Amerika Utara. Lebah pembunuh terkenal dengan reputasinya yang akan menyerang siapapun yang mengganggu mereka. Lebah pembunuh akan menyengat berkali-kali hingga korbannya meninggal.

2. Grolar (Beruang Grizzly + Beruang Kutub)

Grolar

Di luar negeri, keganasan akan beruang Grizzly sudah tersebar ke telinga orang. Bagi mereka yang mengadakan kemping di hutan, selalu diperingatkan untuk berhatil-hati bila secara tidak sengaja bertemu dengan beruang ini. Grizzly dan beruang kutub adalah dua beruang yang berbeda jenis dan lokasi. Sesuai namanya, beruang kutub lebih sering ditemukan di daerah kutub yang dingin.

Para ilmuwan membuat sebuah teori dimana beruang kutub terpaksa pindah ke Selatan akibat es kutub yang meleleh, membuat mereka jauh dari beruang Grizzly. Sebuah pulau yang bernama Pulau Victoria di Kanada yang menjadi tempat terjadinya persilangan alami antara Grizzly dengan beruang kutub. Setelah dijalani tes DNA, didapati bahwa Grolar (percampuran Grizzly dan Polar) memiliki DNA dari ibu Grolar dan Grizzly jantan.

1. Zebroid (Zebra + Kuda Normal)

Zebroid

Pernahkah terpikir di benak kalian, apa yang akan terjadi apabila kita menyilangkan seekor kuda dengan zebra. Mereka sama-sama termasuk kuda, hanya saja dari jenis yang berbeda. Apa yang akan terjadi ya? Ternyata, hasil persilangan antara kuda dan zebra bisa dilakukan, dan hasilnya menjadi kuda baru yang diberi nama Zebroid.

Nama Zebroid diambil dari dua hewan yang disilangkan yaitu zebra jantan dan kuda betina. Persilangan zebra dan kuda biasa tidak akan bisa terjadi di alam. Dengan kata lain, perlu adanya campur tangan manusia untuk melakukannya. Hasil dari persilangan itu ternyata tidaklah mengesankan. Kebanyakan Zebroid memiliki masalah kekerdilan dan ketidaksuburan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas