home -> Lainnya -> 10 Hewan Punah Yang Tak Sengaja Menampakan Diri
20 September 2017 21:59

10 Hewan Punah Yang Tak Sengaja Menampakan Diri

Oleh reagan dalam Lainnya pada July 03, 2017

Amat disayangkan jika muncul di berita yang mengabarkan bahwa ada salah satu ada beberapa jenis hewan punah. Tapi apa bisa dikata, jika memang sudah ditakdirkan untuk punah, maka hewan tersebut pasti punah, terlepas dari faktor apa hewan tersebut bisa punah. Yang mengejutkan adalah, ada 10 hewan yang dianggap punah tapi secara mengejutkan dan tidak sengaja malah tertangkap kamera. Akankah ada secercah harapan kembalinya hewan yang telah punah tersebut?

10. Dryococelus

Dryococelus

Serangga Dryococelus adalah salah satu jenis serangga yang dikenal dengan sebutan lobster pohon. Hewan ini sempat dinyatakan punah ketika tahun 1930. Namun, secara mengejutkan, hewan ini berhasil ditemukan oleh 2 peneliti asal Australia yakni David Priddel dan Nicholas Carlile. Mereka berdua menemukan Dryococelus di sebuah tempat yang dinamakan Ball's Pyramid, sebuah gunung berapi yang muncul dari bawah laut sekitar 7 juta tahun yang lalu.

David dan Nicholas menemukan serangga langka tersebut pada tahun 2001. David dan Nicholas beserta tim peneliti lainnya dari NSW Department of Environment, Climate Change and Water pergi ke tempat tersebut demi membuktikan bahwa serangga Dryococelus benar-benar telah punah. Ketika berjalan di semak, mereka menemukan 2 Dryococelus sedang merangkak di semak-semak. Seketika itu, David, Nichola, dan timnya langsung senang.

9. Coelacanth

Coelacanth

Memiliki nama ilmiah Latimeria menadoensis atau biasa yang dikenal dengan nama Coelacanth, adalah salah satu jenis ikan purba yang memiliki tubuh berwarna kecoklatan. Ikan purba ini diberitakan telah punah kira-kira di akhir jaman Cretaceous atau kira-kira 66 juta tahun yang lalu. Ikan ini berhasil membuat dunia terkejut ketika menampakan dirinya pada tahun 1938 di tepi pantai Afrika Selatan.

Di tahun 1938, ikan Coelacant pertama kali ditemukan setelah sekian lama dinyatakan punah. Ikan tersebut diberi nama ilmiah Latimeria chalumnae. Spesies ikan tersebut dijelaskan oleh Profesor J. L. B. Smith pada tahun 1939 dan baru diberi nama setelah ditemukan. Selama bertahun-tahun, ikan Coelacanth diketahui hidup di Samudra Hindia sebelah Barat. Pada September 1997 dan Juli 1998, Coelacant kembali mengejutkan dengan muncul di Sulawesi Utara.

8. Kadal La Palma

la palma

Ukurannya memang tidak sebesar kadal komodo, tapi kadal besar La Palma termasuk kadal yang legendaris. Kadal La Palma diperkirakan punah sekitar 500 tahun yang lalu. Penyebab kadal ini punah dikarenakan predator dan kehadiran manusia di Pulau Canary, menyebabkan habitat aslinya rusak.

Kadal La Palma biasa tinggal di daerah yang tinggi. Diperkirakan punah 500 juta tahun yang lalu, kadal La Palma justru muncul kembali pada tahun 2007. Kemunculan kadal La Palma memunculkan harapan bagi para ilmuwan untuk meneliti kadal tersebut. Kadal La Palma memiliki tubuh besar dengan bagian kaki yang sangat kuat.

7. Tasmanian Tiger

Tasmanian Tiger

Tasmanian Tiger atau Tasmanian wolf adalah hewan asli Australia, Pulau Tasmania, dan Papua Nugini. Termasuk dalam famili marsupial atau hewan berkantung, hewan ini dipercaya banyak orang telah punah di abad ke-20. Hewan malam ini memiliki ukuran yang setara dengan anjing dewasa.

Resmi dinyatakan punah, Tasmanian Tiger justru membuat kejutan dengan menampakan diri di sebuah rekaman cctv di Utara Queensland. Setelah kemunculan Tasmanian Tiger dalam rekaman tersebut, banyak ilmuwan yang mencoba mencari keberadaan hewan berkantung tersebut. Tasmanian Tiger terakhir meninggal di Hobart Zoo pada tahun 1936.

6. Serigala Honshu

honshu wolf

Di Jepang, ada hewan yang sempat dinyatakan punah yakni Serigala Honshu. Serigala ini merupakan hewan yang banyak ditemukan di Jepang ketika tahun 1732. Namun, ketika penyakit rabies mulai menyerang, penyakit ini menghabisi banyak populasi Serigala Honshu. Serigala terakhir dibunuh pada thaun 1905 di Perfektur Nara di Pulau Honshu.

Semenjak tahun 1905, banyak orang yang mengatakan pernah melihat Serigala Honshu. Laporan tersebut terus menerus masuk hingga abad ke-21. Laporan berbeda justru diberikan oleh para ilmuwan. Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka tidak berhasil menemukan satupun spesimen terakhir.

5. Harimau Jawa

javan tiger

Amat disayangkan ketika salah satu hewan khas Indonesia diberitakan punah. Adalah punahnya Harimau Jawa yang membuat dunia, khususnya pemerintah Indonesia sedih. Harimau Jawa punah diakibatkan perburuan yang marak terjadi di Jawa. Padahal, pemerintah telah menerbitkan larangan untuk memburu hewan tersebut.

Di tahun 1976, Harimau Jawa berhasil terlihat batang hidungnya. Di tahun 1980an, Harimau Jawa tersebut berhasil ditangkap. Pencarian yang dilakukan pada tahun 1990an sampai 1994 tidak menghasilkan apa-apa sampai akhirnya Harimau Jawa dinyatakan punah. Sampai akhirnya di tahun 1995, seorang penjaga hutan secara tidak sengaja menemukan kelompok Harimau Jawa.. Hingga tahun 2000, pencarian akan Harimau Jawa masih dilakukan. Adalah Taman Nasional Meru Betiri yang diduga sebagai tempat terakhir kali Harimau Jawa terlihat.

4. Bathochordaeus Charon

Bathochordaeus Charon

Nama Bathochordaeus charon diambil dari mitologi Yunani yakni Charon. Charon adalah tukang tambang yang membawa jiwa-jiwa yang telah mati, melewati sungai yang memisahkan dunia manusia dengan dunia lain. Bathochordaes charon ini adalah larva besar yang termasuk dalam hewan tidak bertulang belakang, penyendiri, dan berenang bebas di permukaan air.

Bathochordaeus charon diperkirakan telah punah sekitar lebih dari 100 tahun yang lalu. Makhluk misterius ini punah sebelum ilmuwan meneliti lebih jauh tentang seluk beluk hewan kecil ini. Seorang profesor bernama Carl Chun dari Leipzig University lah yang pertama kali menemukan penampakan Bathochordaeus charon. Carl Chun menemukan makhluk tersebut pada tahun 1899 di Samudra Atlantik Selatan.

3. Woolly Flying Squrirel

Woolly Flying Squirrel

Tupai wooly adalah jenis terakhir dari genus Eupetaurus. Keberadaan tupai wooly terus menerus tergerus karena ulah perburuan yang dilakukan oleh manusia. Hingga spesimen terakhir dari tupai wooly ditangkap di Sai Valley, Gorabad, dan Balti Gali, semua daerah tersebut ada di sebelah Utara Pakistan.

Tupai wooly senang tinggal di daerah tebing dan celah dinding. Sempat dinyatakan punah, di tahun 2004, ada sebuah rekaman hewan yang direkam oleh Dinets di Raikot Valley, dekat Nanga Parbat, Pakistan. Di tahun 2012, sebuah studi yang dilakukan menemukan sejumlah tupai wooly di Neelum Valley, Azad Jammu, dan Kashmir.

2. Lumba-Lumba Baiji

Baiji dolphin

Di Sungai Yangtze, Cina, hiduplah lumba-lumba Baiji. Lumba-lumba yang imut ini sangat banyak ditemukan di sungai tersebut. Meski Sungai Yangtze menjadi surganya lumba-lumba Baiji, spesies lumba-lumba tersebut dinyatakan punah pada tahun 2006. Lumba-lumba Baiji punah karena konstruksi Three Gorges Dam.

Namun, satu tahun kemudian, kelompok pelajar yang dipimpin oleh peneliti Wang Ding mengatakan bahwa mereka sempat melihat kemunculan seekor lumba-lumba Baiji. Jelas ini menjadi kabar baik bagi pemerintah Cina. Pencarian pun dilakukan hingga 3.540 km dari tempat kemunculan lumba-lumba Baiji. Sayang, tidak ditemukan lumba-lumba tersebut. Pemerintah Cina tidak menyerah mencari keberadaan lumba-lumba Baiji mengingat Sungai Yangtze masih sangat panjang.

1. Paus Omura

Omura whale

Paus Omura dijuluki sebagai dwarfnya di dunia paus. Hal tersebut diakibatkan ukurannya yang terbilang kecil. Nama Omura diambil dari cetologist asal Jepang yang bernama Hideo Omura. Paus Omura memiliki rata-rata ukuran 8 sampai 12 meter. Paus kecil ini dinyatakan punah sekitar 200 juta tahun yang lalu.

Di tahun 2003, Paus Omura menampakan diri di Pantai Australia Barat, hanya saja dalam bentuk bangkai. Karena jumlahnya yang sangat sedikit, para peneliti tidak sempat meneliti Paus Omura. Berkat kemunculan bangkainya, para peneliti jadi bisa mempelajari lebih dalam tentang Paus Omura. Diharapkan juga masih ada beberapa Paus Omura di lautan.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas