home -> Unik -> 10 Makanan Dan Minuman Dari Kotoran Hewan Dan Manu...
21 Januari 2018 06:05

10 Makanan Dan Minuman Dari Kotoran Hewan Dan Manusia

Oleh reagan dalam Unik pada January 30, 2017

Ketika membeli suatu makanan, menjadi sebuah hal penting bagi kita untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan tersebut. Apabila menggunakan bahan yang tidak benar, orang pasti tidak akan mau membelinya. Boleh percaya atau tidak, 10 makanan berikut ini terbuat dari bahan yang benar menjijikan. Ada yang terbuat dari kotoran dan juga muntahan dari manusia dan juga hewan. Apa kalian berani mencobanya?

10. Ambergris

Ambergris

Mungkin kalian ada yang belum pernah mendengar apa itu ambergris dan manfaat dari benda satu ini. Wajib kalian ingat, ambergris ini bisa dimanfaatkan sebagai parfum. Channel dan Lanvin adalah 2 perusahaan parfum yang menggunakan ambergris dalam produknya. Selain dibuat parfum, ambergris juga bisa digunakan untuk memasak telur, es krim, dan koktail.

Tapi apakah kalian tahu apa itu ambergris? Ambergris adalah zat yang berasal dari lambung Paus Sperma. Sangat langka, ambergris bisa seharga 23 USD per gramnya. Banyak orang yang beranggapan bahwa ambergris dimuntahkan melalui mulut paus, tapi sebenarnya adalah, ambergris justru dikeluarkan melalui saluran untuk mengeluarkan kotoran.

9. Baby Poop Sausages

Baby Poop Sausages

Kalin pernah mencicipi makanan yang disebut dengan sosis? Untuk membuat sosis yang lezat, diperlukan bantuan dari fermentasi bakteri. Rasa pedas dari pepperoni pada pizza juga merupakan berkat bantuan dari bakteri. Karena fermentasi bakteri bisa membuat makanan menjadi lebih lezat, para peneliti akhirnya mencoba membuat sosis dengan menggunakan fermentasi bakteri.

Tentu saja para peneliti tidak sembarangan melakukan fermentasi bakteri. Jika hasil fermentasi bakteri yang mereka lakukan ternyata berbahaya bagi kesehatan, maka mereka tidak akan menggunakannya. Kali ini para peneliti mencoba membuat sosis dengan menggunakan bakteri yang berasal dari feses manusia, khususnya bayi. Para peneliti mengumpulkan sampel bakteri dari 43 feses bayi dan membuat 6 sosis babi. Setelah dicicipi, sosis yang dibuat dengan menggunakan bakteri dari feses manusia memiliki rasa yang lebih enak dari sosis pada umumnya.

8. Madu

Honey

Madu adalah makanan yang dihasilkan oleh lebah.Ada begitu banyak manfaat yang diperoleh jika kita mengkonsumsi madu. Baik itu anak sampai orang dewasa, semuanya diperbolehkan untuk mengkonsumsi madu. Nah, yang banyak orang tidak tahu adalah bagaimana caranya madu bisa terbentuk.

Lebah itu memiliki 2 perut, salah satunya digunakan untuk menyimpan nektar yang mereka hisap dari bunga. Setelah perutnya penuh, lebah akan kembali ke sarangnya. Lebah tersebut akan mengeluarkan dan memberikan nektar tersebut pada lebah pekerja dengan cara dimuntahkan ke dalam mulut lebah pekerja. Proses memuntahkan nektar tersebut akan terus berlangsung sampai nektar benar-benar siap untuk disimpan di sarang madu. Nantinya air akan menyebar ke nektar dan merubah substansinya menjadi madu yang kita semua konsumsi.

7. Kuchikami no Sake

Kuchikami no Sake

Ya, banyak dari kalian mungkin sudah bisa menebak darimana asal minuman satu ini berdasarkan namanya. Sake adalah minuman memabukan yang berasal dari Jepang, Kuchikami no Sake ini merupakan sake yang sering disebut dengan nama rice wine atau anggur nasi karena memang dibuat dari bahan dasar nasi yang difermentasi dengan Aspergillus Oryzae, semacam fungi yang bisa menghasilkan enzim untuk mengubah sari pati nasi menjadi gula.

Tapi ada satu bahan yang digunakan sebelum Aspergillus Oryzae ini ditemukan. Bahan tersebut air liur manusia. Cara pembuatan sake tersebut dimulai dengan mengunyah nasi, kastanye atau biji pohon ek untuk memulai fermentasi. Nama lain Kuchikami No Sake adalah Mouth-Chewed Sake atau sake yang dibuat dengan menggunakan mulut. Sampai sekarang, masih ada orang yang menggunakan cara ini untuk membuat sake.

6. Shellac

Shellac

Ambergris saja sudah terdengar asing di telinga, ini masih ada lagi yang namanya Shellac. Shellac ini merupakan bahan dasar yang digunakan untuk glaze, suatu zat yang dioleskan pada makanan, biasanya kue untuk memberikan tampilan licin dan berkilau. Shellac ini juga dapat ditemukan pada perman, cokelat, dan buah-buahan segar.

Shellac ini terbuat dari lac yang telah melalui proses khusus. Lac sendiri adalah zat hasil buangan dari serangga bernama Kerria Lacca, yang dibudidayakan di India, Thailand, dan Burma. Hasil sekresi tersebut bisa ditemukan pada ranting pohon. Sekresi tersebut kemudian dibersihkan dengan air dan dibersihkan lagi menggunakan sodium karbonat untuk menghilangkan racunnya.

5. Panda Dung Green Tea

Panda Dung Green Tea

Besar, berbulu, lucu, malas, dan berwarna hitam dan putih, itulah hewan khas Cina bernama Panda. Beruang lucu ini hanya memiliki satu menu makanan yakni bambu. Mereka jarang makan makanan lain kecuali bambu. Seperti hewan pada umumnya, panda juga akan mengeluarkan kotoran pada saatnya. Kotoran inilah yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan bahan teh hijau.

Sudah dijelaskan bahwa bambu adalah menu favorit panda, menurut salah satu pengusaha teh, panda hanya menyerap 30% nutrisi dari tanaman tersebut. Nah, kotoran yang dihasilkan panda ini dinilai masih kaya akan vitamin dan mineral dari bambu. Oleh An Yashi, seorang pengusaha teh sekaligus pengajar di Sinchuan University, dirinya membuat teh hijau dengan memanfaatkan kotoran dari panda..

4. Elephant Dung Beer

Elephant Dung Beer

Jika tadi ada teh hijau yang dibuat dari bahan dasar kotoran panda, selanjutnya ada sebuah bir yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar kotoran gajah. Bir ini dapat kalian temukan dan beli jika mau jika kalian pergi ke Jepang. Nama bir tersebut adalah Un, Kono Kuro. Un merupakan bagian dari kata Jepang Unko yang berarti kotoran.

Tapi kotoran gajah yang diambil bukan gajah sembarangan. Kotoran yang diambil merupakan kotoran dari gajah yang berasal dari Thailand’s Golden Triangle Elephant Foundation. Oh iya, ada satu bahan lagi yang terlupa dari bir ini yaitu kopi. Seperti Kopi Luwak yang akan dibahas nanti, biji kopi yang dimakan gajah nantinya akan dikeluarkan bersamaan dengan kotorannya. Dari 33 kg biji kopi yang dimakan, sebanyak 1 kg yang akan tersisa di kotoran gajah.

3. Elephant Dung Coffee

Elephant Dung Coffee

Di atas sudah disebutkan bahwa ada bir Jepang yang terbuat dari kotoran gajah yaitu Un, Kono Kuro. Bir tersebut merupakan bir yang dibuat dari dari biji kopi yang terdapat dari kotoran gajah. Jika biji kopi tersebut dibuat sebagai bahan dasar bir, kali ini, biji tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk membuat kopi.

Ya, sama seperti Kopi Luwak, kopi yang dibuat dari bahan dasar kopi dari kotoran gajah ini sangat laris manis. Rasanya sangat berbeda dari kopi pada umumnya karena biji kopinya diambil dari kotoran gajah. Satu gelas dari kopi gajah ini dijual dengan harga 50 USD.

2. Kopi Luwak

Kopi Luwak

Orang Indonesia pasti sudah tahu dengan yang namanya kopi luwak. Bagaimana tidak, kopi satu ini adalah kopi termahal dari 10 kopi termahal di dunia. Kenapa kopi ini bisa begitu mahal? Hal tersebut karena kopi luwak dibuat dari biji kopi pilihan yang ditemukan dalam kotoran hewan sejenis kucing bernama luwak.

Luwak adalah salah satu jenis hewan asli di Asia Tenggara. Hewan satu ini juga sangat kopi layaknya kita manusia. Luwak tidak sembarangan memakan kopi, hanya kopi pilihan yang mau ia makan. Biji kopi yang ditemukan pada kotorannya memiliki tingkat keasaman, protein, dan protein yang lebih rendah dari kopi biasa.

1. Korean Poo Wine

Korean Poo Wine

Dari sederet makanan dan minuman di atas yang terbuat dari kotoran hewan, tidak ada yang lebih menjijikan dari minuman satu ini. Dinamakan Korean Poo Wine atau Ttongsul, ini adalah wine atau anggur asal Korea Selatan yang dibuat dengan bahan dasar kotoran manusia. Ya, kotoran manusia sungguhan.

Ttongsul ini merupakan wine yang dibaut dari bahan nasi dan kotoran manusia yang sudah difermentasi. Kotoran yang dipakai bukanlah kotoran manusia dewasa melainkan anak kecil. Ttongsul ini dianggap sebagai obat yang bisa memberikan manfaat kesehatan bagi mereka yang meminumnya. Tingkat alkoholnya sendiri hanya berkisar 9%. Ada alasan kenapa mereka orang Korea menggunakan bahan dasar kotoran manusia dan hewan untuk alasan kesehatan. Pengobatan Korea kuno mengklaim bahwa kotoran manusia dan hewan bisa membantu mengobati memar, luka terpotong benda tajam, patah tulang, dan epilepsi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas