home -> Entertainment -> 10 Cover Album Musik Paling Kontroversial
22 Juni 2018 06:32

10 Cover Album Musik Paling Kontroversial

Oleh reagan dalam Entertainment pada October 18, 2016

Dalam mempromosikan sebuah album, diperlukan yang namanya cover album. Cover album bisa dianggap sebagai gambaran, pesan atau petunjuk mengenai isi lagu yang terdapat dalam album tersebut. Meski diklaim bahwa cover yang digunakan adalah bagian dari seni, tapi tetap tidak bisa dibantah bahwa cover album tersebut menggunakan gambar yang tidak pantas yang bisa memicu kontroversi. Akibat cover album yang terlalu kontroversial membuat sejumlah negara melarang dan menyita album tersebut. Nah, berikut ini akan kami sebutkan sejumlah cover album musik paling kontroversial yang pernah ada.

10. Electric Ladyland - The Jimi Hendrix Experience

electric ladyland

Seorang gitaris beraliran rock, penyanyi, sekaligus penulis lagu, Jimi Hendrix adalah musisi asal Amerika yang sangat terkenal. Di dunia musik, Jimi Hendrix diakui sebagai salah satu pemain gitar listrik terbaik sepanjang sejarah. Di abad ke-20, sulit rasanya mencari pemain gitar listrik yang sehandal dirinya.

Pernah suatu ketika, Jimi membuat sebuah kontroversi di tahun 1968. Kontroversi yang dibuat oleh Jimi dikarenakan dirinya membuat sebuah cover album yang sangat kontroversial. Perusahaan label tempat Jimi menggunakan foto sejumlah wanita tanpa busana sebagai cover albumnya. Cover albumnya tersebut menuai sejumlah protes di wilayah Inggris. Namun pihak Jimi mengatakan bahwa cover album tersebut murni seni bukan pornografi.

9. Unfinished Music No. 1: Two Virgins - John Lennon dan Yoko Ono

Unfinished Music No 1 Two Virgins

Tidak jauh berbeda dengan Jimi Hendrix. Kali ini giliran John Lennon beserta istrinya yang bernama Yoko Ono yang menuai kontroversi karena albumnya menggunakan cover yang tidak pantas. Album yang berjudul Unfinished Music No. 1: Two Virgins tersebut menampailkan foto John serta Yoko tanpa busana. Baik itu bagian depan dan bagian belakang tubuh mereka.

Jelas saja album ini menuai sejumlah protes di berbagai negara. Salah satunya negara bagian Amerika Serikat yakni New Jersey. Oleh pihak kepolisian Newark, cover album yang terlalu sensual tersebut tidak layak dijual di kota tersebut. Tercatat sebanyak 30.000 kopi album disita oleh pihak yang berwajib.

8. Blind Faith - Blind Faith

Blind Faith

Menggunakan cover album bergambar anak perempuan umur 11 tahun tanpa pakaian sambil memegang pesawat terbang mainan jelas saja membuat banyak orang memprotes album ciptaan band Blind Faith. Blind Faith merupakan grup band asal Inggris yang beraliran blues rock. Beranggotan Steve Winwood, Ginger Baker, Eric Clapton, dan Ric Grech.

Cover album berjudul Blind Faith tersebut dibuat oleh seorang fotografer terkenal Bob Seidemann. Seidemann merupakan teman dekat dari Eric Clapton. Cover album tersebut dinilai terlalu vulgar dan menjurus ke arah pornografi anak. Akibatnya, Blind Faith harus mengganti cover album tersebut dengan gambar yang lebih sopan.

7. Jesus Piece - The Game

jesus piece

Demi cover albumnya yang berjudul Jesus Piece, seorang rapper asal Amerika bernama Jayceon Terrell Taylor atau yang lebih terkenal dengan nama panggungnya yaitu The Game, dirinya nekat menggunakan gambar yang berhasil memancing amarah umat Kristiani di dunia. Bagaimana tidak marah? The Game menggambarkan Yesus dengan menggunakan tatto, bandana, dan kalung emas layaknya seperti seorang gangster.

The Game menjelaskan bahwa makna dibalik cover tersebut adalah supaya orang-orang bisa mencintai Tuhan dan menjadi seperti Tuhan, tapi masih bisa menikmati indahnya hidup dengan cara manusia. Gereja Katolik di Roma memprotes keras The Game dan juga perusahaan musik tempatnya bernaung. Tapi The Game sama sekali tidak merasa bersalah akan pilihannya tersebut.

6. Is This It? - The Strokes

Is This It

Meski menuai kontroversi, beruntungnya album berjudul Is This It? ciptaan The Strokes sukses di pasaran. The Strokes merupakan grup band beraliran rock ternama yang dibentuk di New York pada tahun 1998. Grup band tersebut beranggotakan 5 orang yaitu Julian Casablancas, Nick Valensi, Albert Hammond Jr, Nikolai Fraiture, dan Fabrizio Moretti.

Adalah ide fotografer Colin Lane yang membuat cover album tersebut menuai kecaman publik. Colin meminta kekasihnya untuk menggunakan saung tangan kulit dan mengambil foto dari berbagai posisi. Salah satu foto menarik menurut Colin adalah foto bagian bokong kekasihnya. Oleh pemerintah Amerika, gambar tersebut dinilai terlalu seksi. Tapi album tersebut akhirnya tetap dijual dan laku keras.

5. The Origin of Feces - Type O Negative

The Origin of Feces

Kita semua tahu apa artinya feses bukan? Ya, feses adalah sisa makanan yang telah dicerna oleh perut. Tidak perlu diperlihatkan gambarnya, kita sudah tahu seperti apa bentuknya. Sudah tahu bahwa feses adalah suatu hal yang jorok dan tidak sopan, ada sebuah grup band metal asal New York yang menggunakan feses sebagai cover album mereka.

Grup band tersebut meluncurkan sebuah album kontroversial dengan judul The Origin of Feses. Di covernya, mereka tidak hanya menampilkan gambar feses saja melainkan juga tempat dikeluarkan feses tersebut alias anus. Setelah melihat hasil dari cover album tersebut, perusahaan musik Roadrunner Records memutuskan untuk tidak memasarkan album dengan cover tersebut. Mereka akhirnya mengganti covernya dengan menggunakan kerangka manusia berwarna hijau.

4. Diamond Dogs - David Bowie

Diamond Dogs

David Bowie atau David Robert Jones dikenal sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, dan juga aktor asal Inggris. Selama 5 dekade, nama Bowie telah dikenal sebagai penyanyi dan juga kritikus musik di era 1970an. Di tahun 1974, Bowie menuai kontroversi dengan meluncurkan album dengan cover yang sangat tidak enak dilihat.

Di cover tersebut menggambarkan seekor anjing dengan kepala Bowie. Desain aneh tersebut dibuat oleh seniman asal Belgia bernama Guy Peelleart. Oleh RCA Records, cover album berjudul Diamond Dogs tersebut diminta untuk diperbaiki dengan menghilangkan bagian kelamin dari anjing. Tapi entah disengaja atau tidak, sejumlah album yang belum sempat diubah tersebut terjual di pasaran. Harganya pun mencapai 10.000 USD.

3. Appetite for Destruction - Guns n' Roses

Appetite for Destruction

Appetite for Destruction merupakan salah satu judul album yang diciptakan oleh grup band hard rock ternama asal Los Angeles, Guns n' Roses atau yang bisa disingkat menjadi GnR. Cover album tersebut dibuat oleh seorang seniman bernama Robert Williams. Sayangnya, bukan menuai pujian, cover album tersebut malah mendapat banyak kritikan dari masyarakat.

Cover album tersebut menuai banyak protes karena menggambarkan seorang wanita yang menjadi korban perkosaan. Geffen Records yang menyadari hal tersebut bisa menimbulkan masalah, menolak untuk menjual album tersebut. Mereka hanya akan menjual album Appetite for Destruction bila cover tersebut sudah diganti. Akhirnya cover tersebut diganti dengan menggunakan lambang salib dan tengkorak.

2. Yesterday and Today - The Beattles

Yesterday and Today

Siapa sangka grup band musik legendaris asal Inggris The Beatles pernah mendapat masalah gara-gara menggunakan cover album yang kontroversial. Dibentuk di Liverpool tahun 1960, anggota The Beatles saat itu terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr. Mereka berempatlah yang berpengaruh besar dalam musik rock jaman itu.

Tahun 1966, The Beatles meluncurkan sebuah album dengan judul Yesterday and Today. Album ke-11 tersebut menggunakan konsep pemotong daging dan dirilis hanya di wilayah Amerika dan Kanada. Di cover tersebut digambarkan para anggota The Beatles menggunakan pakaian serba putih disertai noda darah, dan disertai boneka bayi yang sudah terpotong-potong. Hampir sebanyak 1 juta kopi album sudah siap dijual di pasaran sehingga sulit rasanya untuk ditarik kembali. The Beatles kemudian dengan segera mencetak gambar baru yang lebih sopan untuk album berikutnya.

1. Virgin Killer - Scorpion

Virgin Killer

Sebelum diganti menjadi gambar anggota bandnya, cover album grup band Scorpion sebelumnya menggunakan gambar seorang anak gadis umur 10 tahun tanpa busana. Ide penggunaan cover album kontroversial tersebut adalah perusahaan musiknya sendiri, RCA Records. Para anggota Scorpion yang mendukung cover album tersebut mengatakan bahwa penggunaan gadis 10 tahun tersebut adalah sebagai simbol dari judul lagunya.

Karena diprotes oleh banyak pihak, akhirnya cover album Virgin Killer tersebut diganti dengan pose para anggota band Scorpion. Bekas gitaris Scorpion yang bernama Uli Roth mengatakan bahwa dirinya menyesal telah menggunakan cover album yang tidak pantas tersebut. Dirinya juga menyesali tindakannya yang dulu mendukung perusahaan musik tempat bandnya bernaung dulu.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh admin dalam Entertainment
  2. 2
    oleh raza dalam Entertainment
  3. 3
    oleh reagan dalam Entertainment
  4. 4
    oleh raza dalam Entertainment
  5. 5
    oleh raza dalam Entertainment
  6. 6
    oleh admin dalam Entertainment
  7. 7
    oleh admin dalam Entertainment
  8. 8
    oleh reagan dalam Entertainment
  9. 9
    oleh reagan dalam Entertainment
  10. 10
    oleh admin dalam Entertainment
  1. 1
    oleh raza dalam Entertainment
  2. 2
    oleh raza dalam Entertainment
  3. 3
    oleh admin dalam Entertainment
  4. 4
    oleh raza dalam Entertainment
  5. 5
    oleh admin dalam Entertainment
  6. 6
    oleh raza dalam Entertainment
  7. 7
    oleh admin dalam Entertainment
  8. 8
    oleh admin dalam Entertainment
  9. 9
    oleh admin dalam Entertainment
  10. 10
    oleh raza dalam Entertainment
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas