home -> Lainnya -> 10 Agen Rahasia Paling Terkenal Sepanjang Sejarah
24 April 2017 02:43

10 Agen Rahasia Paling Terkenal Sepanjang Sejarah

Oleh reagan dalam Lainnya pada October 12, 2016

Seberapa banyak film bertemakan agen rahasia yang pernah kalian tonton? Setidaknya ada 2 atau 3 film agen rahasia yang pernah kalian saksikan. Kalian tentunya sudah mendapatkan gambaran tentang apa saja sih tugas serta kemampuan yang dimiliki oleh seorang agen rahasia. Di jaman dulu, seorang agen rahasia atau mata-mata biasanya disewa atau ditunjuk dengan satu tujuan yakni mencari tahu informasi tentang negara lawan. Dari sekian banyak mata-mata yang ada di dunia, hanya ada 10 orang yang namanya benar-benar terkenal sepanjang sejarah dunia mata-mata. Siapa sajakah kesepuluh mata-mata tersebut?

10. George Blake, Belanda

George Blake

George Blake adalah mata-mata berdarah Belanda yang lahir pada tahun 1922. Blake memulai karirnya sebagai mata-mata untuk negara Inggris pada masa Perang Dunia II. Nasib sial dialami Blake, aksinya ketauan dan dirinya ditangkap oleh tentara Korea Utara. Oleh pemerintah Korea Utara, Blake ditahan selama 3 tahun. Selama menjalani masa kurungan tersebut, Blake kemudian berubah haluan menjadi orang komunis.

Di tahun 1953 Blake kembali ke tanah Inggris dengan dianggap sebagai pahlawan. Namun pemerintah Inggris tidak tahu bahwa Blake berstatus agen ganda. Blake membocorkan sebanyak 40 lebih anggota MI6 pada Uni Soviet. Jelas saja aksi Blake ini menghancurkan jaringan MI6 di Eropa Timur. Aksi mata-mata Blake akhirnya terbongkar dan dijatuhi hukuman 42 tahun penjara. Lima tahun kemudian, Blake berhasil kabur dan terbang ke Moskow. Di tahun 2007, Vladimir Putin memberikan penghargaan Order of Friendship untuk Blake.

9. Aldrich Ames, Amerika

Aldrich Ames

Lahir di Wisconsin, Amerika Serikat, Aldrich Ames berperan sebagai agen ganda yakni untuk Amerika dan Uni Soviet. Di Amerika, Ames bertugas sebagai salah satu agen dari badan keamanan yang disebut CIA. Bekerja sebagai agen di CIA membuat Ames bisa bebas mengakses sejumlah data personal sejumlah agen Amerika.

Demi mendapatkan hadiah uang yang besar, Ames menjual data para agen CIA tersebut pada Uni Soviet. Atas tindakannya, Uni Soviet memberikan imbalan uang sebesar 4,6 juta USD pada Ames. Uang tersebut dipakai oleh Ames untuk mendapatkan hidup yang layak dengan membeli perhiasan, rumah, dan mobil mewah. Aksi Ames tercium oleh FBI dan Ames dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara US Penitentiary, Pennsylvania.

8. The Cambridge Five, Inggris

The Cambridge Five

The Cambridge Five merupakan julukan yang diberikan untuk 5 orang Inggris yang ternyata berprofesi sebagai mata-mata untuk Uni Soviet. Kelima mata-mata tersebut adalah Kim Philby, Donald Duart Maclean, Guy Burgess, dan Anthony Blunt. Mata-mata kelima hingga saat ini indentitasnya masih belum diketahui. Alasan kenapa diberi nama The Cambridge Five dikarenakan keempat orang tersebut belajar tentang ajaran komunisme di Universitas Cambridge.

The Cambridge Five juga terkenal dengan sebutan Cambridge Spy Ring. Diakui oleh Anthony Blunt bahwa mereka direkrut menjadi mata-mata Uni Soviet ketika mereka menamatkan kuliah. Semasa Perang Dunia II, The Cambridge Five membocorkan sejumlah informasi penting pada Uni Soviet. Selain bertugas untuk membocorkan informasi untuk Uni Soviet, The Cambridge Five juga diberi tugas memberikan informasi palsu untuk Nazi.

7. Dusan Popov, Serbia

Dusan Popov

Apa kalian ingat dengan agen rahasia terkenal Inggris bernama James Bond? Dalam film tersebut ditampilkan James Bond sebagai mata-mata Inggris yang keren, tampan, jago berkelahi, menembak, dan juga playboy. Bisa dikatakan bahwa karakter James Bond tersebut terinspirasi oleh Dusan Popov. Dusan Popov sendiri merupakan mata-mata Inggris yang lahir di Serbia.

Semua sifat yang dimiliki oleh James Bond tersebut dimiliki juga oleh Dusan Popov. Popov adalah seorang mata-mata untuk MI6 dan aktif semasa Perang Dunia II. Serangan Jepang terhadap Pear Harbor sebelumnya telah diprediksi oleh Popov. Namun FBI tidak percaya dengan informasi yang dikatakan oleh Popov.

6. Sidney Reilly, Ukraina

Sidney Reilly

Kepopuleran nama Sidney Reilly sudah menyebar ke beberapa negara di dunia. Bersama dengan Dusan Popov, Sidney Reilly juga dikatakan adalah inspirasi dari tookoh James Bond. Terkenal di abad ke-20, Reilly adalah sosok mata-mata handal, berkharisma, penipu ulung, dan memiliki banyak akal. Karena keahliannya tersebut membuat Reilly mendapat julukan Ace of Spies.

Berprofesi sebagai mata-mata, Reilly pernah memata-matai sejumlah negara seperti Jepang, Jerman, dna Kanada. Reilly diketahui menjadi dalang dibalik aksi menggulingkan pemerintahan Uni Soviet pada tahun 1925. Sayangnya aksi tersebut tercium oleh pemerintah Uni Soviet. Reilly kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

5. Klaus Fuchs, Jerman

Klaus Fuchs

Tidak ada yang menyangka bawah Fuchs yang merupakan bekerja sebagai fisikawan ternyata merupakan seorang agen rahasia yang terkenal. Selama berada di Los Alamos, Fuchs memanfaatkan waktunya untuk belajar tentang bom atom. Sebagai agen rahasia, Fuchs adalah orang yang berperan besar dalam pembuatan senjata nuklir dan model bom hidrogen. Di Jerman, Fucsh diduga terlibat dalam partai komunis.

Sempat bekerja untuk pemerintahan Nazi, Fuchs terbang ke tanah Inggris untuk mempelajari fisika. Selama masa kerjanya untuk pemerintah Inggris, Fuchs justru membocorkan informasi pada Uni Soviet. Pada tahun 1946, Fuchs diinterogasi oleh pemerintah Inggris atas tuduhan telah memberikan informasi penting untuk Uni Soviet. Terbukti bersalah. Fuchs dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. Namun dia dibebaskan setelah menjalani 9 tahun hukuman dan langsung dikirim kembali ke Jerman.

4. Nathan Hale, Amerika

Nathan Hale

Pria inilah yang menjadi cikal bakal mata-mata di Amerika Serikat. Nathan Hale yang merupakan seorang kapten pasukan Continental ketika masa perang Revolusi Amerika pada tahun 1775 merupakan mata-mata terkenal pertama dari Negeri Paman Sam. Jika sebelumnya negara yang menunjuk orang menjadi mata-mata, justru Hale yang menawarkan sendiri untuk menjadi seorang mata-mata. Hale yang diterima menjadi mata-mata Amerika, ditugaskan untuk mengumpulkan sejumlah informasi di Inggris. Aksi mata-mata Hale berhasil diketahui Inggris dan akhirnya dihukum mati.

Untuk bisa mendapatkan informasi tentang pergerakan tentara Inggris, Hale menyamar sebagai guru bahasa Belanda. Hale ditangkap ketika sedang minum di sebuah kedai terbukti bersalah oleh pemerintah Inggris. Hale kemudian dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung. Hale dihukum gantung ketika umurnya berusia 21 tahun.

3. The Rosenbergs, Amerika

The Rosenbergs

Mata-mata terkenal berikutnya merupakan sepasang suami istri Julius dan Ethel Rosenberg. Julius dan Ethel Rosenberg merupakan warga negara Amerika yang menganut sistem komunis dan lebih memilih untuk mengabdi untuk Uni Soviet. The Rosenbergs tertangkap basah memberikan informasi nuklir yang dimiliki Amerika pada Uni Soviet.

Atas tindakan mereka yang sengaja membocorkan rahasia negara pada pihak lawan, tahun 1953 pasangan suami istri Rosenberg harus menjalani hukuman mati dengan duduk di kursi listrik. Hukuman mati tersebut dilaksanakan di dalam penjara Sing Sing. Hukuman mati yang dijalankan oleh The Rosenbergs dilangsungkan ketika berlangsungnya Perang Dingin antara Amerika dengan Uni Soviet

2. Richard Sorge, Azerbaijan

Richard Sorge

Begitu banyak mata-mata yang bekerja untuk Uni Soviet, namun hanya nama Richard Sorge yang paling terkenal. Richard Sorge merupakan mata-mata paling terkenal yang pernah dimiliki oleh Uni Soviet. Sorge diberikan tugas untuk memata-matai Jepang dan Perang Dunia II. Sorge lahir dan tumbuh di Azerbaijan.

Richard Sorge yang merupakan penganut komunis bertugas mematai-matai Jepang dengan menyamar menjadi seorang jurnalis. Jasa terbesar Sorge bagi Uni Soviet adalah dengan membangun jaringan mata-mata di Jepang. Jaringan mata-mata bentukan Sorgelah yang berhasil memberikan jaminan pada Uni Soviet bahwa Jepang tidak akan menyerang Uni Soviet. Atas informasi itulah yang membuat Uni Soviet bisa memfokuskan diri untuk melawan Jerman. Sorge ditangkap pada tahun 1941 dan dijatuhi hukuman gantung.

1. Mata Hari, Belanda

Mata Hari

Jangan pernah meremehkan wanita. Itulah pelajaran yang bisa kita ambil dari Mata Hari. Mata Hari merupakan seorang perempuan asal Belanda yang ternyata berprofesi sebagai agen rahasia. Mata Hari dikenal sebagai agen rahasia terkenal yang bekerja untuk Jerman. Latar belakang Mata Hari yang merupakan seorang penari seksi dan wanita penghibur di Paris sukses mengelabui banyak orang.

Memiliki nama asli Margaretha Geertruida Zelle, Mata Hari memulai karirnya sebagai mata-mata ketika dirinya bekerja sebagai wanita penghibur. Sebagai wanita penghibur, Mata Hari melayani sejumlah orang penting yang memiliki kedudukan di militer dan politik. Beruntung karena dirinya memiliki paspor Belanda jadi orang tidak mencurigai dirinya. Aksi Mata Hari mulai terbongkar pada Januari 1917 ketika seorang badan intelijen Perancis menyadap pembicaraan militer Jerman di radio. Diketahui ternyata Mata Hari merupakan mata-mata Jerman dengan kode nama H-21. Dengan cepat Mata Hari ditangkap ketika berada di sebuah hotel di kota Paris pada 13 Februari 1917. Mata Hari dihukum mati dengan ditembak pada 15 September 1917.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas