home -> Lainnya -> 10 Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Kita Tidur
18 Desember 2018 01:01

10 Hal Yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Kita Tidur

Oleh reagan dalam Lainnya pada August 25, 2016

Setiap manusia perlu yang namanya tidur. Dengan tidur, tubuh bisa beristirahat dan memulihkan sel-sel tubuh yang telah rusak. Ketika manusia tidur, tubuh tidak sepenuhnya istirahat, ada banyak hal yang tanpa kita sadari terjadi ketika kita sedang tertidur. Penasaran apa saja hal yang dilakukan tubuh ketika kita tidur? Berikut ini penjelasannya.

10. Otak Masih Tetap Bekerja

brain

Ketika tidur, semua bagian tubuh termasuk otot juga akan beristirahat. Namun ada beberapa bagian tubuh yang tidak beristirahat alias tetap bekerja, salah satu bagian tersebut adalah otak. Bahkan ketika tertidur lelap dan bermimpi, otak masih tetap bekerja. Lalu, apa yang dikerjakan otak selama kita tertidur?

Perlu diketahui bahwa ingatan manusia semuanya tersimpan di otak. Baik itu memori yang baik maupun sedih. Ketika kita tidur, otak akan tetap bekerja dan menyeleksi memori tersebut. Otak akan memilih memori mana yang pantas untuk disimpan dan mana yang tidak. Jika memori tersebut tidak penting, maka memori tersebut akan dibuang.

9. Mata Berkedut

berkedut

Ketika seseorang tidur, orang tersebut akan memasuki 5 tahap tidur dan tahap terakhir tersebut disebut dengan Rapid Eye Movement atau yang disingkat dengan REM. Fase REM biasanya terjadi sekitar 70 sampai 90 menit setelah kita tertidur. Dan sekitar 20% waktu tidur seseorang dihabiskan dalam fase REM.

Disaat fase REM, bagian mata kita akan bergerak dengan cepat, ke kiri, kanan, atas, dan juga bawah. Pergerakan mata ini tidak kita sadari sama sekali. Hanya memori mengenai mimpi yang akan kita ingat setelah kita bagun tidur.

8. Lumpuh

kaku

Lumpuh disini bukan berarti kalian benar-benar lumpuh dan tidak bisa bergerak selamanya. Lumpuh disini hanyalah lumpuh sementara dimana seseorang tidak bisa menggerakan otot tubuhnya secara normal. Biasanya lumpuhnya otot ini terjadi pada fase REM. Hanya otot mata saja yang masih bisa bergerak.

Kelumpuhan ini biasanya terjadi sekitar 20 menit. Setelah itu, semua otot akan kembali berfungsi secara normal kembali. Hal ini biasanya hanya terjadi ketika kita tertidur lelap dalam fase REM. Tapi jika seseorang bangun lebih cepat sebelum otot berfungsi secara normal, inilah yang sering dinamakan ketindihan.

7. Meningkatnya Produksi Kolagen

kolagen

Kolagen adalah protein penting yang berguna untuk mengencangkan pembuluh darah dan membuat kulit menjadi lebih elastis. Ketika kita tidur, hormon pertumbuhan akan bekerja dan memanggil kolagen. Jika seseorang kurang tidur, maka hormon pertumbuhan tidak akan mengeluarkan kolagen sehingga membuat wajah seseorang menjadi lebih pucat.

Karena produksi kolagen mengalami peningkatan disaat tidur, maka ada bagusnya sebelum tidur untuk mengoleskan pelembab pada kulit. Pelembap kulit yang mengandung retinol dan retinoid bisa merangsang produksi kolagen, melawan pigmen jahat, serta menghilangkan garis dan kerut yang ada pada wajah.

6. Lebih Sering Buang Gas

fart

Buang gas atau kentut adalah hal yang wajar. Kira-kira manusia normal akan kentut sebanyak 10 sampai 20 kali dalam sehari. Kentut ini adalah kelebihan gas yang terdapat dalam perut yang apabila tidak dibuang akan bisa menimbulkan masalah. Dan salah satu hal yang akan terjadi ketika kita tidur adalah kentut.

Ketika tidur, semua otot tubuh juga akan beristirahat. Dengan kata lain, otot yang bertugas menahan gas dalam perut ini juga akan mengendur. Akibatnya, 1 atau 2 gas akan keluar. Beruntungnya, daya penciuman orang akan menurun ketika tidur, jadi kita tidak akan mencium bau kentut tersebut.

5. Terangsang Secara Seksual

sexual aroused

Terangsang bisa terjadi kapanpun, baik itu ketika sadar ataupun ketika sedang tidur. Dan karena otak masih tetap aktif dalam keadaan tidur (REM), maka suatu saat tubuh bisa saja terangsang secara seksual.

Terangsang secara seksual umunya terjadi pada fase REM. Tidak hanya dialami oleh pria, wanita juga bisa mengalami hal yang sama. Dan ini tidak selalu berkaitan dengan apa yang kita impikan. Bukan karena membayang Brad Pitt atau Scarlett Johansson.

4. Tekanan Darah dan Detak Jantung Menurun

blood pressure

Tubuh akan benar-benar beristirahat ketika kita sedang tidur. Kita sudah tahu bahwa otak masih akan tetap bekerja meski kita tertidur. Selain otak, masih ada hal lain yang akan terjadi pada tubuh yakni menurunnya tekanan darah dan detak jantung. Apabila tekanan darah dan jantung berhenti berdetak, kita tahu apa yang akan terjadi selanjutnya yaitu meninggal.

Ketika dalam keadaan tidur, aliran darah dan detak jantung akan tetap bekerja memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Namun pekerjaan memompa darah ini tidaklah seberat ketika kita sedang sadar. Detak jantung dan tekanan tekanan darah akan menurun secara perlahan tapi tidak melupakan tugasnya. Oleh karena itu sangat penting bagi seseorang untuk mendapatkan istirahat cukup.

3. Meningkatnya Hormon Pertumbuhan

growth hormone

Dalam kondisi tidur, hormon pertumbuhan akan tetap bekerja. Tidak perduli apakah tinggi badan seseorang tersebut telah berhenti, horomn pertumbuhan akan tetap terus bekerja. Lalu apa yang akan dilakukan oleh hormon pertumbuhan tersebut?

Hormon pertumbuhan akan bekerja membangun dan memperbaiki sel-sel otot yang telah rusak setelah seharian beraktivitas. Tidak hanya memperbaiki sel otot, hormon pertumbuhan juga dapat membantu tulang untuk tumbuh dan regenerasi.

2. Berat Badan Turun

berat badan turun

Salah satu hal yang sering menjadi permasalahan setiap orang adalah berat badan. Berat badan yang berlebih menjadi alasan seseorang untuk berolahraga. Mereka berpikir hanya dengan olahraga dan diet maka berat badan bisa turun. Namun mereka bisa sedikit senang karena berat badan juga bisa turun ketika kita tidur.

Hal ini bisa dibuktikan dengan menimbang berat badan setelah bangun tidur. Tubuh manusia akan kehilangan massa air ketika bernapas. Tapi jika kamu hanya tidur selama 4 atau 5 jam, kecil kemungkinan berat badan akan turun. Untuk memaksimalkan turunnya berat badan, usahakan tidur cukup minimal 7 jam tiap malamnya.

1. Suhu Tubuh Menurun

suhu tubuh turun

Para ahli sering mengatakan untuk selalu menjaga suhu ruangan agar tetap dingin selama tidur. Tapi ini bukan hanya untuk mempermudah tidur melainkan untuk menyesuaikan suhu ruangan dengan suhu tubuh ketika tidur. Karena disaat tidur, suhu tubuh akan turun secara perlahan.

Ketika suhu tubuh sudah turun, ini akan memberikan sinyal pada otak untuk melepaskan melatonin. Melatonin inilah yang mempengaruhi waktu tidur. Menurut kata seorang psikologi sekaligus spesialis tidur di Scottsdale bernama Michael Breus, PhD, suhu tubuh akan berada di titik terendah sekitar jam 2:30 pagi.

Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
Kirim Artikel
Lihat artikel yang unik atau menarik? Bagikan artikel tersebut ke banyak orang dengan mengirimkannya ke Portal Tahupedia. Senangnya berbagi bersama. Kirim Sekarang
Follow Us
  • Most Popular
  • Most Commented
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
  1. 1
    oleh reagan dalam Lainnya
  2. 2
    oleh reagan dalam Lainnya
  3. 3
    oleh reagan dalam Lainnya
  4. 4
    oleh reagan dalam Lainnya
  5. 5
    oleh reagan dalam Lainnya
  6. 6
    oleh reagan dalam Lainnya
  7. 7
    oleh reagan dalam Lainnya
  8. 8
    oleh reagan dalam Lainnya
  9. 9
    oleh reagan dalam Lainnya
  10. 10
    oleh reagan dalam Lainnya
© 2013 TahuPedia.com. Designed by Civira
down kembali ke atas